Global Market Wrap
Indeks
di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin
ditutup melemah karena kekhawatiran kenaikan suku
bunga Bank Central Amerika akan membebani ekonomi global. Dow
Jones
melemah
91 poin (-0,52%)
di level 17.435 sementara Nasdaq melemah
27
poin
(+0,56%)
di level 4.713. Dari
regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah
6
poin
(-0,04%)
pada level 16.641. Nilai tukar Rupiah
terhadap USD pagi ini dibuka melemah 166
poin (-1,23%)
menjadi Rp13.550.
Technical Ideas
Kekhawatiran
kenaikkan suku bunga Bank Indonesia dibulan Juni yang menekan nilai tukar
rupiah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar di sisi lain Bank
Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuannya. IHSG
diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan
menguat terbatas di
rentang support 4.670 dan resistance 4.730.
Pergerakan aliran dana investor asing menjadi poin penting yang berpengaruh
terhadap IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
·
ITMG (BoW,
TP: Rp8.100-7.950, Resist:
Rp8.325)
·
ICBP (SELL,
TP: Rp15.475, Resist:
Rp16.375)
·
SMRA (Spec
Buy, TP: Rp1.580,
Support:Rp1.480)
·
GGRM (BoW,
TP: Rp71.950, Support:
Rp70.075)
News Highlight
PT
Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP),
perusahaan
holding distribusi untuk bahan bangunan dan furnitur mengumumkan masuknya
investor baru asal Singapura yakni Albizia Capital, melalui Albizia ASEAN
Opportunities Fund (Albizia). Albizia per 17 Mei 2016
telah menambah porsi kepemilikan saham di CSAP sebesar 280.000.000 saham atau
setara 9,7% saham perseroan yang tercatat di bursa. Dengan demikian, Albizia
kini memiliki 14,61% saham di CSAP.
PT Bumi Serpong
Damai Tbk (BSDE)
siap mengguyur Dividen untuk buku tahun 2015. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) perseroan menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp 96,23 miliar
atau Rp 5 per saham. Jumlah dividen yang akan
dibagikan tersebut setara 4,4% dari laba bersih tahun 2015 yang tercatat
sebesar Rp 2,13 triliun. Ini mengalami penurunan dari dividen untuk buku tahun
2014 yang mencapai Rp 288 miliar (Rp 15 per saham) atau setara 7,56% dari laba
bersihnya.
PT
XL Axiata Tbk. (EXCL) menerbitkan 2,13 miliar saham baru melalui
mekanisme rights issue dengan target perolehan dana seluruhnya Rp6,73
triliun. Berdasarkan
prospektus yang dipublikasikan perseroan, disebutkan penawaran umum terbatas
(PUT) II itu dilakukan dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
Perseroan menerbitkan 20% saham baru dari total modal ditempatkan dan disetor
penuh.
PT Nippon Indosari
Corpindo Tbk akan membagikan dividen tunai sebesar
Rp53,69 miliar atau sekitar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2015. Pada
tahun ini, perseroan menargetkan kenaikan laba sebesar 10 persen dibandingkan
pencapaian tahun 2015 lalu yang sebanyak Rp270,53 miliar. Sementara penjualan
ditargetkan naik 20 persen dari pencapaian tahun 2015 yang sebesar Rp2,17
triliun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar