Jumat, Mei 20

Morning Update IPOT 20 Mei 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup  melemah karena kekhawatiran kenaikan suku bunga Bank Central Amerika akan membebani ekonomi global. Dow Jones melemah 91 poin (-0,52%) di level 17.435 sementara Nasdaq melemah 27 poin (+0,56%) di level 4.713. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah 6 poin (-0,04%) pada level 16.641. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 166 poin (-1,23%) menjadi Rp13.550.


Technical Ideas

Kekhawatiran kenaikkan suku bunga Bank Indonesia dibulan Juni yang menekan nilai tukar rupiah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar di sisi lain Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuannya. IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat terbatas di rentang support 4.670 dan resistance 4.730. Pergerakan aliran dana investor asing menjadi poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          ITMG (BoW, TP: Rp8.100-7.950, Resist: Rp8.325)
·          ICBP (SELL, TP: Rp15.475, Resist: Rp16.375)
·          SMRA (Spec Buy, TP: Rp1.580, Support:Rp1.480)
·          GGRM (BoW, TP: Rp71.950, Support: Rp70.075)


News Highlight

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), perusahaan holding distribusi untuk bahan bangunan dan furnitur mengumumkan masuknya investor baru asal Singapura yakni Albizia Capital, melalui Albizia ASEAN Opportunities Fund (Albizia). Albizia per 17 Mei 2016 telah menambah porsi kepemilikan saham di CSAP sebesar 280.000.000 saham atau setara 9,7% saham perseroan yang tercatat di bursa. Dengan demikian, Albizia kini memiliki 14,61% saham di CSAP.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) siap mengguyur Dividen untuk buku tahun 2015. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp 96,23 miliar atau Rp 5 per saham. Jumlah dividen yang akan dibagikan tersebut setara 4,4% dari laba bersih tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp 2,13 triliun. Ini mengalami penurunan dari dividen untuk buku tahun 2014 yang mencapai Rp 288 miliar (Rp 15 per saham) atau setara 7,56% dari laba bersihnya.

PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menerbitkan 2,13 miliar saham baru melalui mekanisme rights issue dengan target perolehan dana seluruhnya Rp6,73 triliun. Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan perseroan, disebutkan penawaran umum terbatas (PUT) II itu dilakukan dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Perseroan menerbitkan 20% saham baru dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk akan membagikan dividen tunai sebesar Rp53,69 miliar atau sekitar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2015. Pada tahun ini, perseroan menargetkan kenaikan laba sebesar 10 persen dibandingkan pencapaian tahun 2015 lalu yang sebanyak Rp270,53 miliar. Sementara penjualan ditargetkan naik 20 persen dari pencapaian tahun 2015 yang sebesar Rp2,17 triliun.

Akses full report di:   http://ipot.id/?g=r/e/3c13kg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar