Selasa, Mei 17

Morning Update IPOT 17 Mei 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat dibantu oleh melonjaknya harga minyak dan kenaikan saham Apple. Dow Jones menguat 175 poin (+1,00%) di level 17.710 sementara Nasdaq menguat 58 poin (+1,22%) di level 4.776. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat 162 poin (+0,98%) pada level 16.628. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 15 poin (+0,11%) menjadi Rp13.310.



Technical Ideas

Sentimen positif dari  bursa global dan meningkatnya harga minyak yang membuat indeks diprediksi bergerak menguat. IHSG diprediksi bergerak di rentang support 4.710 dan resistance 4.755. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          UNVR (BoW, TP: Rp42.000, Support: Rp44.100)
·          ELSA (Spec Buy, TP: Rp510, Support: Rp486)
·          KAEF (Spec Buy, TP: Rp1.230, Support:Rp1.195)
·          ADHI (Spec Buy, TP: Rp2.550, Support: Rp2.450)


News Highlight

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) serius menggarap bisnis jalan tol. Melalui anak usahanya, PT PT Waskita Tollroad (WTR), perseroan menambah kepemilikan saham PT Sriwijaya Makmore Persada (SRIMP). WSKT juga berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp 127,3 miliar pada kuartal I 2016, melesat 1026% dibanding Rp 11,3 miliar pada kuartal I 2015. Demikian pula laba per saham yang naik dari Rp 1,23 menjadi Rp 9,24.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mulai pudar. Bottom line perseroan kembali pada teritori positif. Mengutip laporan keuangan perseroan, laba bersihnya tercatat Rp 66, 58 miliar pada kuartal I-2016. bandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya ketika AMRT masih mencatat rugi bersih Rp 38,62 miliar.

Pt Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terus mempertahankan penetrasi bisnisnya. Lewat Pt Unilever Indonesia Tbk (UNVR), perusahaan produk konsumen tersebut akan menginvestasikan modal US$ 500 juta demi memuluskan rencananya itu. UNVR selalu menjaga level return on equity (ROE) dan return on asset (ROA) masing-masing pada level minimal 100% dan 40%.

Pt Wijaya Karya Tbk (WIKA) terus membidik proyek-proyek baru guna mengejar target tahun ini. Perseroan optimis hingga akhir Mei 2016 bisa mengantongi kontrak baru minimal Rp 11,6 triliun karena saat ini WIKA tengah mengikuti tender sejumlah proyek yang telah dinyatakan sebagai penawar terendah.


Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/e/3c13jm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar