Global Market Wrap
Indeks
di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin
ditutup menguat dibantu oleh melonjaknya harga
minyak dan kenaikan saham Apple. Dow
Jones
menguat
175 poin
(+1,00%)
di level 17.710 sementara Nasdaq menguat
58
poin
(+1,22%)
di level 4.776. Dari
regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat
162
poin (+0,98%)
pada level 16.628. Nilai tukar Rupiah terhadap
USD pagi ini dibuka menguat 15
poin (+0,11%)
menjadi Rp13.310.
Technical Ideas
Sentimen
positif dari bursa global dan meningkatnya harga
minyak yang membuat indeks diprediksi bergerak menguat. IHSG
diprediksi bergerak di
rentang support 4.710 dan resistance 4.755.
Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting
yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi
pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
·
UNVR (BoW,
TP: Rp42.000, Support:
Rp44.100)
·
ELSA
(Spec Buy, TP: Rp510,
Support: Rp486)
·
KAEF (Spec
Buy, TP: Rp1.230,
Support:Rp1.195)
·
ADHI (Spec
Buy, TP: Rp2.550,
Support:
Rp2.450)
News Highlight
PT Waskita Karya (Persero)
Tbk (WSKT) serius menggarap bisnis jalan tol. Melalui anak
usahanya, PT PT Waskita Tollroad (WTR), perseroan menambah kepemilikan saham PT
Sriwijaya Makmore Persada (SRIMP). WSKT juga berhasil mengantongi
laba bersih sebesar Rp 127,3 miliar pada kuartal I 2016, melesat 1026%
dibanding Rp 11,3 miliar pada kuartal I 2015. Demikian pula laba per saham yang
naik dari Rp 1,23 menjadi Rp 9,24.
PT Sumber Alfaria
Trijaya Tbk (AMRT) mulai pudar. Bottom line
perseroan kembali pada teritori positif. Mengutip laporan keuangan perseroan,
laba bersihnya tercatat Rp 66, 58 miliar pada kuartal I-2016. bandingkan dengan
periode yang sama tahun sebelumnya ketika AMRT masih mencatat rugi bersih Rp 38,62
miliar.
Pt Unilever Indonesia
Tbk (UNVR) terus mempertahankan
penetrasi bisnisnya. Lewat Pt Unilever Indonesia
Tbk (UNVR), perusahaan produk konsumen tersebut akan menginvestasikan modal US$
500 juta demi memuluskan rencananya itu. UNVR
selalu menjaga level return on equity (ROE) dan return on asset
(ROA) masing-masing pada level minimal 100% dan 40%.
Pt Wijaya Karya Tbk
(WIKA) terus
membidik proyek-proyek baru guna mengejar target tahun ini. Perseroan optimis
hingga akhir Mei 2016 bisa mengantongi kontrak baru minimal Rp 11,6 triliun
karena saat ini WIKA tengah mengikuti tender sejumlah proyek yang telah
dinyatakan sebagai penawar terendah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar