Market Wrap
Bursa
saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat pasca
pemilu, selama investor melihat data ekonomi dan menunggu pertemuan dua
bank sentral. Dow Jones ditutup menguat 35 poin (+0,18%) di level 19.252, sedangkan Nasdaq naik 24 poin (+0,45%) pada level 5.333.
Dari Regional, indeks Nikkei dibuka menguat 136 poin (+0,74%) pada
level 18.497. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 25
poin (+0,19%) di level Rp13.350.
Technical Ideas
Menguatnya
bursa saham Wall Street serta harga komoditas diprediksi menjadi
sentimen positif indeks, di sisi lain melemahnya harga minyak mentah
diperkirakan menjadi katalis negatif. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 5.240 sedangkan resist pada level 5.300. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
· UNTR (SELL, Resist: Rp23.875, Support: Rp22.500)
· KLBF (Spec Buy, TP: Rp1.595, Support: Rp1.545)
· WTON (SELL, Resist: Rp865, Support: Rp835)
· ELSA (SELL, TP: Rp448, Support: Rp472)
News Highlight
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) telah
menambah cadangan lahan di Subang seluas 486 hektar per September 2016.
Hingga tahun depan perseraon akan terus membebaskan tanah di Subang
untuk membuka kawsan industri baru pada 2018. Jumlah lahan yang
diakuisisi di Subang meningkat 38 hektar secara kuartalan. Sementara
itu, secara kumulatif, pembebasan lahan yang dilakukan emiten mencapai
87 hektar dalm sembilan bulan terakhir.
PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) berencana
melepas 61,79% saham kepada Highlands Strategic Holding Pte. Ltd. Jika
transaksi terealisasi, Toba Sejahtera memiliki hanya 9,99% saham dalam
TOBA dan Highlands Strategic menjadi pemegang saham mayoritas dalam
TOBA. Rencana transaksi sudah disepakati lewat penandatanganan pembelian
saham bersyarat pada 9 November 2016. Keduanya bukan pihak yang
terafiliasi.
PT Nirvana Development Tbk (NIRO) telah
memulai operasional mall baru di Baturaja. Mall bernama Citimall
Baturaja itu akan menjadi kontributor baru bagi pendapatan perseroan.
NIRO memang fokus ekspansi ke kota-kota lapis kedua karena dinilai punya
potensi menjanjikan di samping persaingan yang tidak seketat di
kota-kota utama. Kinerja pusat perbelanjaan di daerah masih sesuai
dengan ekspektasi. Tingkat keterisian atau okupansi masih di level 80%
dan hingga akhir tahun ditargetkan naik menjadi 85%.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar