Market Wrap
Bursa
saham Wall Street pada perdagangan akhir pekan ditutup mendatar dengan
saham sektor keuangan yang mencatatkan penurunan sekitar satu persen,
karena investor bersiap untuk referendum Italia selama pelaku pasar
mencermati data tenaga kerja yang di luar ekspektasi. Dow Jones ditutup melemah 21 poin (-0,11%) di level 19.170, sedangkan Nasdaq naik 4 poin (+0,09%) pada level 5.255.
Dari Regional, indeks Nikkei dibuka melemah 89 poin (-0,49%) pada level
18.336. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 2 poin
(-0,01%) di level Rp13.514.
Technical Ideas
Menguatnya
harga minyak mentah serta masih adanya sentimen positif pasca aksi
damai pekan lalu diprediksi menjadi sentimen positif indeks. IHSG diprediksi bergerak menguat dengan target support di level 5.205 sedangkan resist pada level 5.290. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
· WIKA (Spec Buy, TP: Rp2.500, Support: Rp2.400)
· ICBP (Spec Buy, TP: Rp8.900, Support: Rp8.600)
· JSMR (Spec Buy, TP: Rp4.350, Support: Rp4.170)
· BSDE (Spec Buy, TP: Rp1.845, Support: Rp1.775)
News Highlight
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menuntaskan
penjualan senagian saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui pasar
reguler. Harga penjualan saham ada di rentang Rp1.615 hingga Rp1.695 per
saham. Dari hasil penjualan saham itu, SRTG mengantongi dana sebesar
Rp34,5 miliar. Kini, kepemilikan saham ADRO setelahg transaksi mencapai
16,15%. Hingga kuartal III 2016, SRTG mencetak kenaikan pendapatan 36%
menjadi Rp18,5 triliun. Salah satu pendorong kenaikan pendapatan ini
adalah adanya perkembangan sektor komoditas dan konsumer.
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan
melaksanakan Penambahan Modal hasil Penyertaan Modal Negara Tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMN HMETD). Saham baru tersebut akan
diterbitkan dan didistribusikan per tanggal 8 Desember 2016 yang akan
datang, disusul dengan pencatatan saham baru di bursa per tanggal 9
Desember mendatang. Dengan ini artinya mereka akan mendapat tambahan
permodalan hingga Rp8,4 miliar. Kepemilikan Pemerintah atas saham Garuda
bertambah dari 60,509% menjadi 60,536%.
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) akan
gencar menggarap proyek pembangkit listrik tenaga uap tahun depan. Ada
beberapa proyek listrik yang sudah diincar perseroan. Salah satunya
adalah proyek Jawa Bali 4 Peaker dengan potensi nilai proyek mencapai
US$500 juta hingga US$550 juta. Perseroan akan bekerja sama dengan
rekanan konsorsium untuk pemenang lelang.
PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) menganggarkan
Rp370 miliar sebagai belanja modal di tahun 2017. Anggaran akan
dipergunakan untuk pembangunan proyek baru dan meningkatkan landbank.
Dana belanja modal tersebut berasal dari kas internal dan pinjaman
bank. GPRA berencana mengakuisisi lahan sekitar 20 hektar di wilayah
Sentul. Mereka telah menganggarkan sekitar Rp120 miliar hingga Rp130
miliar. Saat ini, GPRA memiliki sekitar 80 ha landbank yang bisa digarap
hingga 10 tahun ke depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar