Senin, Oktober 31

Morning_Update 20161031

Market Wrap

Bursa saham Wall Street pada perdagangan akhir pekan di tutup melemah setelah Federal Bureau of Investigation mengatakan akan memeriksa lebih lanjut email kandidat Hillary Clinton. Dow Jones ditutup melemah 8 poin (-0,05%) di level 18.161, sedangkan Nasdaq turun 26 poin (-0,50%) pada level 5.190. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah 69 poin (-0,40%) pada level 17.377. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 10 poin (-0,08%) di level Rp13.061.
                                                                                                                                                                                                              
Technical Ideas

Melemahnya bursa saham Wall Street serta turunnya harga minyak mentah diprediksi menjadi sentimen negatif indeks, di sisi lain masih berlanjutnya rilis kinerja laporan keuangan diperkirakan menjadi katalis positif hari ini. IHSG diprediksi bergerak cenderung menguat terbatas dengan support di level 5.385 sedangkan resist pada level 5.435. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          WTON (Spec Buy, TP: Rp930, Support: Rp880)
·          WSKT (Spec Buy, TP: Rp2.650, Support: Rp2.590)
·          LPPF (Spec Buy, TP: Rp18.350, Support: Rp17.850)
·          BBCA (Spec Buy, TP: Rp15.675, Support: Rp15.525)

News Highlight

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan kinerja yang positif di kuartal ketiga tahun 201, dengan pencapaian penjualan yang naik 4,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara, laba bersih emiten per kuartal III naik 8% menjadi Rp352 miliar. Untuk mempertahankan kinerja yang positif ini, SIDO akan terus memperkuat pasad dalam negeri. Strategi ini diambil sebab peluang pasar dalam negeri masih sangat besar.

PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar Rp1,29 triliun atau naik 51% dari periode yang sama tahun lalu. ACST juga membukukan laba bersih meningkat sebesar 210% menjadi Rp40,29 miliar dari perolehan tahun sebelumnya  yaitu Rp12,98 miliar. Secara keseluruhan, perolehan pendapatan tersebut paling banyak berasal dari sektor konstruksi, yaitu 71% dari total pendapatan.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencatat pertumbuhan pendapatan 14% yoy Rp3,97 triliun sehingga perseroan mencetak laba bersih Rp173,82 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, angka ini mengalami kenaikan sekitar 6%. Kenaikan laba bersih tersebut terlihat hanya mengalami kenaikan tipis. Namun, prospek KAEF ke depan akan dipoles oleh sentimen efisiensi.

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) hingga kuartal III 2016 naik 58% menjadi Rp283 miliar dari perolehan Rp179 miliar pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pendapatan bersih AUTO hingga September 2016 naik 10% menjadi Rp9,55 triliun dari pendapatan bersih periode sebelumnya sebesar Rp8,67 triliun.
                                                                                                                                                                                                                                                                                          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar