Kamis, Mei 19

Morning Update 19 Mei 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup  bervariasi setelah Fed minutes menunjukkan bahwa bank central akan menaikkan suku bunga di bulan Juni jika data-data ekonomi mendukung. Harga minyak juga mengalami penurunan tipis dipicu karena penguatan nilai tukar dollar. Dow Jones melemah 3 poin (-0,02%) di level 17.526 sementara Nasdaq menguat 23 poin (+0,50%) di level 4.739. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat 113 poin (+0,68%) pada level 16.770. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 62 poin (+0,46%) menjadi Rp13.442.

Technical Ideas

Hampir pastinya Bank Central Amerika akan menaikan suku bunganya dibulan Juni yang menekan nilai tukar rupiah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar di sisi lain investor juga masih menunggu perkembangan tax amnesty di DPR dan hasil rapat Bank Indonesia yang akan menetapkan suku bunga acuan. IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat terbatas di rentang support 4.710 dan resistance 4.760. Pergerakan aliran dana investor asing dan pengaruh suku bunga Bank Indonesia menjadi poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
  • TLKM (BoW, TP: 710-3.690, Resist: Rp3.760)
  • SSIA (Spec Buy, TP: Rp650, Support: Rp615)
  • BSDE (Spec Buy, TP:805, Support:Rp1.745)
  • CPIN (Spec Buy, TP: Rp250, Support: Rp3.050)

News Highlight

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA
anak usahanya  PT Wijaya Karya Realty emiten konstruksi pelat merah menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) senilai Rp 250 miliar.
PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) telah berhasil memperoleh tiga proyek selama empat bulan pertama tahun ini. Ketiga proyek tersebut menyumbang kontrka baru sebesar Rp 600 miliar.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, laba bersih pada kuartal I/2016 meningkat 82% menjadi Rp746,67 miliar dari kuartal I tahun lalu.
PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), membagi dividen final sebesar Rp28 miliar per saham atas kinerja 2015.  Dari total dividen itu, dividen kas interim yang sudah dibayar pada Desember 2015 sebesar Rp55 per saham.  Perseroan menggelontorkan Rp804,17 miliar untuk pembayaran dividen kas interim tersebut.  

Akses full report di:  http://ipot.id/?g=r/e/3c13k6


-----------------------------------
ipotindonesia , ipotplan , ipotfund

DISCLAIMER: This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness.  Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendation contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.  PT. Indo Premier Securities or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein to make markets, or have positions in the securities recommended herein. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar