Global Market Wrap
Indeks
di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat
dengan Dow Jones dengan kenaikan 222
poin (+1,26%) di level 17.928
sementara
Nasdaq bertambah 60 poin (+1,26%)
di level 4.810.
Kembali naiknya harga minyak mentah dan
pelemahan nilai tukar yen terhadap dollar AS menjadi
sentimen positif di pasar. Dari regional,
Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat 227
poin (+1,37%)
pada level 16.792. Nilai tukar Rupiah
terhadap USD pagi ini dibuka menguat 46
poin (-0,35%)
menjadi Rp13.286.
Technical Ideas
Naiknya
harga minyak mentah diprediksi akan memberikan sentimen positif di
pasar, disisi lain posisi indeks yang sudah mengalami jenuh jual sehingga
berpotensi mengalami teknikal rebound. IHSG diprediksi akan bergerak reli
dengan kecenderungan melemah pada rentang support
4.735
dan
resistance 4.785. Pergerakan aliran dana
investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap
IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa
saham yang bisa dicermati antara lain:
·
BIRD (Spec
Buy, TP: Rp4.850-5.175,
Support:
Rp4.220-4.100)
·
BBCA (SoS,
TP: Rp13.300-13.459,
Support: Rp13.050-12.950)
·
AKRA (Spec
Buy, TP: Rp6.725-7.075,
Support:Rp6.150-5.900)
·
HMSP (BoW,
TP: Rp98.775, Support:
Rp95.600)
News Highlight
PT
MNC Investama Tbk (BHIT) akan menerbitkan saham
baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Perseroan akan
menerbitkan maksimal 8,55 miliar saham baru atau 16,67% dari modal ditempatkan
dan disetor penuh perseroan. Nilai nominal saham itu Rp 100 per saham.
Perseroan mematok harga saham right issue sebesar Rp 185 per saham.
Sehingga, total nilai transaksi ini sebanyak-banyaknya mencapai Rp 1,58
triliun. Harga saham right itu lebih tinggi dari harga saham BHIT saat ini Rp
154 per saham.
PT
Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)
berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback).
Rencananya, pembelian saham ini akan dilakukan usai mendapat persetujuan dari
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 16 Juni 2016 mendatang. SRTG
akan membeli kembali sahamnya sampai dengan periode 15 Februari 2017. Untuk
aksi buyback saham itu, perseroan menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp
6 miliar. Rencananya, jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal 1,5 juta
saham atau 0,055% dari modal disetor perseroan.
PT
Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah
menyerap belanja modal sebesar Rp 425,92 miliar sepanjang tiga bulan pertama
tahun ini. Jumlah tersebut setara 30,4% dari anggaran capex yang dipatok
perseroan tahun ini yakni Rp 1,4 triliun.
PT
Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan
pembagian dividen sebesar Rp 415 per saham atau total senilai Rp 1,52 triliun.
Dividen yang dibagikan setara 25% dari laba bersih perseroan pada tahun lalu.
PT
Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL), membentuk
usaha patungan dengan modal dasar Rp 10 miliar, modal ditempatkan Rp 2,5 miliar
dan modal disetor Rp 2,5 miliar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar