Rabu, Mei 11

Morning Update IPOT 11 Mei 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat dengan Dow Jones dengan kenaikan 222 poin (+1,26%) di level 17.928 sementara Nasdaq bertambah 60 poin (+1,26%) di level 4.810. Kembali naiknya harga minyak mentah dan pelemahan nilai tukar yen terhadap dollar AS  menjadi sentimen positif di pasar. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat 227 poin (+1,37%) pada level 16.792. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 46 poin (-0,35%) menjadi Rp13.286.


Technical Ideas

Naiknya harga minyak mentah diprediksi akan memberikan sentimen positif di pasar, disisi lain posisi indeks yang sudah mengalami jenuh jual sehingga berpotensi mengalami teknikal rebound. IHSG diprediksi akan bergerak reli dengan kecenderungan melemah  pada rentang support 4.735 dan resistance 4.785. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          BIRD (Spec Buy, TP: Rp4.850-5.175, Support: Rp4.220-4.100)
·          BBCA (SoS, TP: Rp13.300-13.459, Support: Rp13.050-12.950)
·          AKRA (Spec Buy, TP: Rp6.725-7.075, Support:Rp6.150-5.900)
·          HMSP (BoW, TP: Rp98.775, Support: Rp95.600)


News Highlight

PT MNC Investama Tbk (BHIT) akan menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Perseroan akan menerbitkan maksimal 8,55 miliar saham baru atau 16,67% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Nilai nominal saham itu Rp 100 per saham. Perseroan mematok harga saham right issue sebesar Rp 185 per saham. Sehingga, total nilai transaksi ini sebanyak-banyaknya mencapai Rp 1,58 triliun. Harga saham right itu lebih tinggi dari harga saham BHIT saat ini Rp 154 per saham.

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback). Rencananya, pembelian saham ini akan dilakukan usai mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 16 Juni 2016 mendatang. SRTG akan membeli kembali sahamnya sampai dengan periode 15 Februari 2017. Untuk aksi buyback saham itu, perseroan menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp 6 miliar. Rencananya, jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal 1,5 juta saham atau 0,055% dari modal disetor perseroan.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menyerap belanja modal sebesar Rp 425,92 miliar sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Jumlah tersebut setara 30,4% dari anggaran capex yang dipatok perseroan tahun ini yakni Rp 1,4 triliun.

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan pembagian dividen sebesar Rp 415 per saham atau total senilai Rp 1,52 triliun. Dividen yang dibagikan setara 25% dari laba bersih perseroan pada tahun lalu.

PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL), membentuk usaha patungan dengan modal dasar Rp 10 miliar, modal ditempatkan Rp 2,5 miliar dan modal disetor Rp 2,5 miliar.

Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/e/3c13hy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar