Selasa, Mei 3

Morning Update 3 Mei 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat dengan Dow Jones menguat 118 poin (+0,66%) di level 17.891 sementara Nasdaq menguat 42 poin (+0,88%) di level 4.817. Penguatan ini merespon pelemahan nilai tukar USD dan didorong kenaikan saham sektor keuangan. Dari regional, Pagi ini indeks Asia dibuka melemah. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 35 poin (+0,26%) menjadi Rp13.129.


Technical Ideas

Seiring menguatnya pergerakan bursa saham global dan menguatnya nilai tukar rupiah. IHSG berpotensi untuk bergerak menguat. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.785 dan resistance 4.835. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          BBCA (BoW, TP: Rp13.050-12.975, Resist: Rp13.175)
·          SILO (Spec Buy, TP: Rp8.900, Support: 8.550)
·          SCMA (SoS, TP: Rp3.370-3.450, Support:Rp3.200)
·          TLKM (BoW, TP: Rp3.400-3.360, Resist: Rp3.500)
 
News Highlight

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) meraih penurunan tipis penjualan bersih menjadi Rp3,26T per Maret 2016 dari penjualan bersih triwulan pertama tahun sebelumnya yang Rp3,34T. Laporan keuangan perseroan menyebutkan beban pokok naik jadi Rp2,81T dari beban pokok tahun sebelumnya yang Rp2,75T dan laba bruto turun jadi Rp458,89M dari laba bruto triwulan tahun sebelumnya yang Rp597,39M.

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk mulai membangun jaringan gas (jargas) untuk 24.000 sambungan rumah tangga di Kota Surabaya, Jatim dengan nilai investasi Rp285,2M. Sambungan 24 ribu terbagi dalam tiga klaster yakni Surabaya bagian timur meliputi empat kelurahan untuk 7.514 sambungan rumah tangga, Surabaya bagian tengah dengan lima kelurahan sebanyak 8.763 sambungan, dan Surabaya selatan dengan empat kelurahan sebanyak 7.721 sambungan.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) berhasil mencatatatkan pertumbuhan pendapatan berulang atau recurring income kuartal I 2016. Meski total pendapatan perseroan hanya tumbuh tipis, namun recurring income pengembang Kota Kasablanka ini mampu tumbuh 13,4% selama tiga bulan pertama tahun ini. Perseroan berhasil mengantongi laba bersih Rp 543,22M selama tiga bulan pertama tahun ini, melonjak 65% dibandingkan Rp328,62M pada periode yang sama tahun lalu.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengalami perlambatan di kuartal I 2016. Laba bersih perseroan merosot tajam hingga 67,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Mengutip laporan keuangan yang dirilis BSDE, perseroan hanya mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 258,74M selama tiga bulan pertama tahun ini. Ini melorot 67,4% dari Rp 795,40M pada periode yang sama tahun lalu. Alhasil, laba per saham turun dari Rp43,29 menjadi Rp13,60.

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengumumkan bahwa rencana pembagian dividen yang sebesar Rp 592 miliar atau sekitar 50% dari laba bersih yang dihasilkan perusahaan di sepanjang tahun 2015, sudah disetujui pemegang saham MNCN dalam RUPST.Pembagian dividen final sebesar Rp 42 per saham dari perolehan laba bersihnya di sepanjang tahun 2015.

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) alami penurunan laba yang didistribusikan ke entitas induk per Maret 2016 menjadi US$2,97 juta usai meraih laba periode sama tahun sebelumnya yang US$12,20 juta. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan pendapatan turun tipis menjadi US$33,13 juta dari pendapatan di triwulan tahun sebelumnya yang US$33,95 juta.

Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/e/3c13fq

Tidak ada komentar:

Posting Komentar