Global Market Wrap
Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat, dengan Dow Jones menguat 165 poin (+0,94%) di level 17.721 dan Nasdaq menguat 39 poin (+0,80%) di level 4.872. Penguatan didorong oleh kenaikan harga saham-saham produsen minyak dan bank-bank besar merespon kenaikan cukup signifikan pada harga minyak dunia. Penguatan terjadi ditengah suramnya proyeksi ekonomi yang dikeluarkan oleh IMF. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat sebesar 214 poin (+1,34%). Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 21 poin (+0,16%) menjadi Rp13.094.
Technical Ideas
Seiring penguatan bursa saham global dan penguatan cukup signifikan pada IHSG kemarin serta penguatan pada nilai tukar rupiah dan bursa saham asia pagi ini membuat IHSG berpotensi bergerak melanjutkan penguatan. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.785 dan resistance 4.875. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
- PGAS (Spec Buy, TP: Rp2.765, Support: Rp2.675)
- LSIP (Spec Buy, TP: Rp1.780, Support: Rp1.690)
- ASII (Spec Buy, TP: Rp7.400, Support: Rp7.100)
- CPIN (SoS, TP: Rp3.770, Support: Rp3.660)
News Highlight
PT Bank Negara Indonesia (Perero) Tbk (BBNI) meraih laba bersih sebesar Rp2,97T di kuartal I 2016 naik 5,5% dibandingkan laba periode sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba bersih ini ditopang antara lain oleh kinerja fungsi intermediasi BNI yang tetap solid dalam menyalurkan pembiayaan meskipun bergerak disaat kondisi perekonomian dunia dan Indonesia yang cukup menantang. BNI pun mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang lebih baik dari yang diharapkan. Pendapatan Bunga Bersih (NII) yang naik 13,3% dari Rp 6,09T pada Kuartal I 2015 menjadi Rp 6,91T pada Kuartal I 2016. Pendapatan Non- Bunga Kuartal I 2016 yang naik 16,4%, dari Rp 1,90T pada Kuartal I 2015 menjadi Rp 2,22T pada Kuartal I 2016.
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melakukan Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dengan menerbitkan saham sebanyak-banyaknya 450.000.000 saham. Harga nominal saham baru tersebut Rp500 dengan harga pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian. Setiap pemegang 4 saham pada 8 April 2016 berhak atas 1 HMETD untuk membeli 1 saham baru. Pembeli siaga dari PUT I ini adalah PT Astra Internasional Tbk. Cum dan ex di pasar reguler/negosiasi 30-31 Mei 2016 dan di pasar tunai 2-3 Juni 2016 dengan periode perdagangan 6-10 Juni 2016.
PT Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp34,95 per lembar saham pada 12 Mei 2016. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 19-20 April 2016 dan di pasar tunai 22-25 April 2016 dengan DPS 22 APril 2016. Dividen yang dibagikan sebesar 20% dari laba tahun 2015 yakni Rp370M. Seperti diketahui perseroan meraih laba Rp1,85T di tahun 2015 lalu.
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) sebesar Rp9 per saham akan dibagikan pada 13 Mei 2016 mendatang. cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 18-19 April 2016 dan di pasar tunai 21-22 April 2016 dengan DPS hingga 21 April 2016. Dividen 25% dari laba 2015 yakni sebesar Rp88,53M dari laba 2015 yang mencapai Rp354,18M.
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) melakukan inovasi produk jasa depositori logam mulia atau yang dikenal dengan Brankas untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan. Tujuan utama layanan Brankas adalah agar masyarakat dapat menyisihkan sebagian penghasilannya untuk tujuan keuangan di masa depan dengan cara menyimpan emas. ANTM juga melanjutkan ekspansi bisnis logam mulia atau emas melalui kerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) untuk meningkatkan kinerja produksi dan penjualan.
PT Timah (Persero) Tbk (TINS) melakukan kegiatan eksplorasi di laut pada bulan Maret 2016 berupa kegiatan pemboran prospeksi & pemboran rinci di perairan Bangka dan perairan P Sukun Belitung Timur menggunakan empat unit kapal bor. Biaya yang dikeluarkan di darat dan di laut sampai dengan bulan Maret mencapai Rp25.577.834.770 dimana sebesar Rp19.574.834.770 untuk biaya operasional dan Rp6.002.800.000 untuk biaya investasi.
Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/e/3c12qq
DISCLAIMER: This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendation contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein to make markets, or have positions in the securities recommended herein. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar