Global Market Wrap
Indeks
di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup melemah
dengan Dow Jones melemah 211
poin (-1,17%) di level 17.831
sementara
Nasdaq melemah 58 poin (-1,19%)
di level 4.805.
Melemahnya pergerakan indeks
merespon rilisnya data PDB Amerika Serikat yang dibawah
ekspektasi dan pelemahan yang cukup signifikan dari saham Apple. Dari regional, Pagi ini indeks Asia
dibuka melemah menyusul pengumuman hasil pertemuan BOJ yang tidak mengeluarkan
stimulus apapun untuk membantu perekonomian Jepang.
Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat
14
poin (+0,10%) menjadi Rp13.175.
Technical Ideas
Seiring
melemahnya
pergerakan bursa saham global rilisnya data kinerja
emiten dalam negeri. IHSG berpotensi untuk
bergerak melemah.
IHSG akan bergerak pada rentang support 4.815
dan
resistance 4.885. Pergerakan aliran dana
investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap
IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa
saham yang bisa dicermati antara lain:
·
BMRI (SoS,
TP: Rp9.975-10.150, Support:
Rp9.650)
·
PTPP (BoW,
TP: Rp3.620-3.780, Resist:
Rp3.675)
·
PWON
(Spec Buy, TP: Rp545,
Support: Rp525)
·
SIMP (BoW,
TP: Rp495, Resist:
Rp535)
News Highlight
PT
Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan
kenaikan laba setelah taksiran pajak pada triwulan I/2016 sebesar 0,6 persen
menjadi Rp6,14T dibandingkan periode yang
sama 2015.
PT
Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) hingga 31 Maret 2016 membutuhkan penjualan
neto konsolidasi tumbuh 10 persen menjadi Rp16,52T dari penjualan
periode sama triwulan tahun sebelumnya yang Rp15,02T. Laba usaha naik 7,4
persen menjadi Rp1,88T
dari laba usaha tahun sebelumnya Rp1,75T dan laba periode berjalan yang
didistribusi ke entitas induk naik 24,8 persen menjadi Rp1,09T dari laba tahun
sebelumnya Rp870,1M.
PT
Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyatakan bahwa pihaknya akan
melakukan penerbitan saham baru atau right issue senilai Rp2T tahun
ini.
Nantinya,
right issue tersebut merupakan sebesar 9-10 persen saham yang digenggam
oleh pemerintah. Saat ini, pemerintah menguasai sebesar 65 persen saham di
Wika. Dengan adanya right issue, maka saham pemerintah akan menjadi
sebesar 55 persen.
PT
Lippo Cikarang Tbk (LPKR) alami penurunan laba sebesar 18% pada periode Maret 2016 menjadi Rp223,09M
turun dibandingkan laba periode sama triwulan tahun sebelumnya yang Rp275,03M. Laporan
keuangan Kamis menyebutkan pendapatan usaha turun jadi Rp546,11M
dari pendapatan usaha triwulan tahun sebelumnya yang Rp553,23M.
PT
Pakuwon Jati Tbk (PWON) meraih pendapatan bersih Rp1,24T
per triwulan I 2016 naik 6,8% dari pendapatan
bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp1,16T. Laporan
keuangan perseroan Kamis menyebutkan beban pokok naik jadi Rp496,51M
dari
beban pokok tahun sebelumnya yang Rp480,86M
dan laba bruto naik jadi Rp749,17M
dari laba bruto tahun sebelumnya Rp686,70M.
PT
Agung Podomoro Land Tbk (APLN) meraih kenaikan
7,8%
laba triwulan I 2016 menjadi Rp109,81M
dibandingkan laba pada periode sama tahun sebelumnya yang Rp101.84M. Laporan
keuangan perseroan menyebutkan pendapatan naik jadi Rp1,18T
dari pendapatan triwulan 2015 yang Rp995,19M
dan laba kotor naik menjadi Rp621,95M
dari laba kotor tahun sebelumnya Rp539,25M.
PT
Elnusa (ELSA) membagikan dividen
tahun 2015 sebesar Rp75M dari laba bersih tahun
2015 yang sebesar Rp375M. Menurut
keterangan perseroan Jumat, Adapun jumlah yang dibagikan tersebut mencapai 20
persen dari laba bersih tahun 2015 atau Rp10,2 per saham yang akan dibagikan
paling lambat awal Juni 2016.
PT
Ace Hardware Tbk (ACES) meraih kenaikan 10,23% pada laba triwulan I
2016 menjadi Rp139,81M
dibandingkan laba periode sama tahun sebelumnya yang Rp126,908M. Laporan keuangan
perseroan Jumat menyebutkan penjualan naik tipis menjadi Rp1,148T dari penjualan
periode sama tahun sebelumnya yang Rp1,09T dan laba kotor diraih Rp556,10M naik dari laba
kotor tahun sebelumnya Rp528,56M.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar