Selasa, April 26

Morning Update IPOT 26 April 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup melemah dengan Dow Jones melemah 27 poin (-0,15%) di level 17.977 sementara Nasdaq melemah 10 poin (-0,21%) di level 4.895. Melemahnya pergerakan indeks merespon rilisnya data kinerja emiten yang kurang baik dan menunggu pertemuan the Fed selanjutnya di minggu ini serta fluktuasi harga minyak dunia. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah sebesar 80 poin (-0,46%) di level 17.439. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 10 poin (-0,08%) menjadi Rp13.210.


Technical Ideas

Seiring melemahnya pergerakan bursa saham global, pelemahan yang cukup signifikan pada IHSG kemarin lalu ditengah melemahnya bursa saham asia membuat IHSG berpotensi untuk bergerak melemah. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.835 dan resistance 4.915. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          WIKA (Sell, TP: 2.650 Rp, Resist: Rp2.735)
·          ICBP (Spec Buy, TP: Rp15.300, Support: Rp14.900)
·          KRAS (Spec Buy, TP: Rp645, Support: Rp605)
·          BBRI (SELL, TP: Rp10.200, Resist: Rp10.850)
 
News Highlight

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan kinerja negatif sepanjang kuartal I 201. Laba bersih emiten konsumer ini terkoreksi 1,2% secara tahunan (year on year/yoy). Bedasarkan laporan keuangan yang dirilis UNVR, Senin (25/4), perseroan hanya berhasil mengantongi laba bersih kuartal I 2016 sebesar Rp 1,57T. Ini turun 1,2% dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat senilai Rp 1,59T. Alhasil laba bersih per saham turun dari Rp 209 menjadi Rp 206.

PT United Tractors Tbk (UNTR) akan segera menyebar dividen tunai sebesar Rp 2,6T atau Rp 691 per saham. Dividen tunai itu sudah termasuk dividen interim yang sudah dibagikan pada 16 Oktober 2015 lalu sebesar Rp 251 per saham. Sementara sisa dividen sebesar Rp 440 per saham akan dibayarkan pada 23 Mei mendatang.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatat laba Rp 491M di kuartal I-2016. Laba perseroan ini tumbuh 22% dibanding periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 402M . Perolehan laba bersih bank BUMN ini berada di atas rata-rata industri yang pada umumnya tumbuh secara melambat. Bank berkode BBTN itu memperoleh net interest income sebesar Rp 1,8T dengan fee based income Rp 262M.

PT Bank Permata Tbk (BNLI) menderita rugi sebesar Rp376,25M secara konsolidasi per Maret 2016 dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang diraih Rp567,48M. Beban operasional selain bunga bersih tercatat Rp2,07T naik dari beban tahun sebelumnya yang Rp780,74M terutama karena kerugian penurunan nilai aset kredit menjadi Rp1,82T dari Rp226M. Total aset Bank Permata Tbk mencapai Rp174,44T per Maret 2016 turun dari jumlah aset per Desember 2015 yang Rp182,41T.

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) alami penurunan laba bersih per Maret 2016 menjadi Rp43,55M dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp47,51M. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan penjualan bersih naik jadi Rp620,01M dari penjualan bersih tahun sebelumnya yang Rp459,44M dan laba bruto naik jadi Rp163,47M dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp155,97M. Jumlah aset per Maret 2016 turun jadi Rp1,68T dibandingkan jumlah aset per Desember 2015 yang Rp1,81T.

PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) Membagikan Dividen tunai sebesar Rp165 per saham akan dibagikan pada 27 Mei 2016 mendatang. Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi 2-3 Mei 2016 dan di pasar tunai pada 9-10 Mei 2016 dengan DPS 9 Mei 2016.


Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/e/3c12uc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar