Selasa, April 19

Morning Update IPOT 19 April 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan akhir pekan lalu dengan ditutup menguat, dengan Dow Jones menguat 107 poin (+0,60%) di level 18.004 dan Nasdaq menguat 22 poin (+0,44%) di level 4.960. Penguatan ditopang oleh reboundnya harga minyak mentah dari level terendahnya hari itu pasca pertemuan di doha yang menemui jalan buntu. Saham-saham sektor energi juga ikut mengalami rebound yang cukup signifikan. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat sebesar 307 poin (+1,87%). Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 2 poin (+0,02%) menjadi Rp13.168.


Technical Ideas

Seiring penguatan bursa saham global, penguatan pada IHSG kemarin dan penguatan pada bursa saham asia serta nilai tukar rupiah terhadap USD pagi ini membuat IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatan. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.820 dan resistance 4.900. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          WSKT (Spec Buy, TP: Rp2.230, Support: Rp2.160)
·          BBNI (Spec Buy, TP: Rp5.150, Support: Rp4.890)
·          AKRA (Spec Buy, TP: Rp6.950, Support: Rp6.675)
·          BMRI (Spec Buy, TP: Rp10.000, Support: Rp9.350)
 
News Highlight

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Sebagai salah satu perusahaan yang turut membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Batang, Jawa Tengah menyatakan bahwa, proyek tersebut masih berjalan sesuai rencana. Selain itu, DRO ini juga memastikan penyelesaian pendanaan (financial closing) tersebut akan rampung pada 6 Juni 2016 mendatang, meski mundur dua bulan dari target yang telah dicanangkan sebelumnya.

PT Bank Mega Tbk (MEGA) akan membagikan dividen tunainya sebesar Rp75,58 per saham pada 19 Mei mendatang kepada pemegang sahamnya. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22-25 April 2016 dan di pasar tunai 27-28 April 2016 dengan DPS hingga 27 April 2016. Seperti diketahui dalam RUPS Tahunan pada 15 April akhir pekan lalu, RUPS Tahunan menetapkan nilai pembagian dividen sebesar Rp526.350.000.000 yang akan dibagikan kepada 6.963.775.206 saham perseroan.

PT Link Net Tbk (LINK) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp42 per saham pada 19 Mei mendatang, demikian keterangan perseroan Selasa. Adapun cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22-25 April 2016 dan di pasar tunai 27-28 April 2016 dengan DPS hingga 27 April 2016.

PT Siantar Top Tbk (STTP) berencana melakukan private placement atau Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Menurut keterangan Selasa disebutkan bahwa saham baru yang akan dikeluarkan sebanyak 113.757.970 saham atau maksimal 10% saham. Harga pelaksanaan saham baru tersebut sekurang-kurangnya Rp8.352 per saham sehingga dana yang diterima perusahaan ini mencapai Rp950.106.563.770.

Pemerintah memasang target bisa menambah pasokan listrik hingga 35.000 MW dalam 5 tahun, artinya ada tambahan 7.000 MW setiap tahun. Proyek listrik 35.000 MW dibuat supaya Indonesia tidak mengalami krisis listrik di masa mendatang. Tapi sampai hari ini, realisasi proyek 35.000 MW baru 100 MW alias 0,28% saja. Baru satu pembangkit listrik dari proyek 35.000 MW yang sudah selesai dibangun dan mulai beroperasi (Commercial Operation Date/COD), yaitu PLTG Gorontalo 4x25 MW. Kementerian ESDM mengakui bahwa realisasi dari proyek 35.000 MW memang masih kecil sekali. Alasannya, proyek ini baru diluncurkan Mei 2015 lalu, belum genap setahun.

Presiden Joko Widodo menghadiri bisnis forum di Berlin, Jerman, yang dihadiri sekitar 200 pengusaha Jerman. Dalam kesempatan itu Jokowi mengundang para pengusaha Jerman untuk investasi di Indonesia. Dalam kunjungan Jokowi ke Jerman ini juga diikuti dengan penandatanganan nota kesepahaman rencana kerja sama investasi Jerman di Indonesia senilai US$ 875 juta atau setara Rp 11,4 triliun (kurs Rp 13.000 per dolar AS). Dari nilai tersebut, US$ 800 juta merupakan penandatangan nota kesepahaman antara Ferrostahl Cronimet-ANTAM, US$ 40 juta Myer Werft-PELNI kemudian APRIL-Inava sebesar US$ 35 juta.

Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/e/3c12se

Tidak ada komentar:

Posting Komentar