Kamis, April 14

Morning Update IPOT 14 April 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat cukup signifikan, dengan Dow Jones menguat 187 poin (+1,06%) di level 17.908 dan Nasdaq menguat 75 poin (+1,55%) di level 4.947. Penguatan didorong oleh respon positif terhadap data ekonomi Tiongkok yang kuat dan laba kuartalan JP Morgan Case yang lebih baik dari ekspektasi. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat sebesar 249 poin (+1,52%). Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 75 poin (+0,57%) menjadi Rp13.233.


Technical Ideas

Seiring penguatan bursa saham global dan penguatan pada IHSG kemarin serta penguatan pada bursa saham asia pagi ini membuat IHSG berpotensi bergerak melanjutkan penguatan. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.825 dan resistance 4.880. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          BJBR (Buy, TP: Rp995, Support: Rp920)
·          LPKR (Spec Buy, TP: Rp7.200, Support: Rp6.850)
·          MNCN (Spec Buy, TP: Rp2.190, Support: Rp2.070)
·          INDF (Spec Buy, TP: Rp7.250, Support: Rp7.075)
 
News Highlight

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI masih mengkaji mengenai kemungkinan membuka kantor cabang di Thailand. Kajian itu dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menandatanagi kerja sama dengan otoritas bank Thailand. BRI siap melakukan seleksi ketat untuk memilih pasar mana yang memang memiliki peluang besar bagi aktivitas bisnis BRI. Dalam hal ini, BRI membidik para pengusaha yang berorientasi terhadap ekspor. 

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) baru menggunakan dana hasil IPO sebesar Rp186,97M hingga periode akhir Maret 2016.  Dari IPO yang digelar Desember 2015 lalu perusahaan ini meraih dana bersih Rp796,41M. Adapun dana tersebut baru digunakan sebesar Rp4,65M untuk belanja modal dan Rp182,32M untuk modal kerja. 

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) bakal membagikan sisa dividen tunai kepada pada pemegang saham sebesar Rp 139,8M atau Rp 26 per saham. Sebelumnya atau awal Desember 2015, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp 37,6M atau Rp 7 per saham. Artinya, total dividen tunai yang dibagikan ke pemegang saham Matahari Putra Prima adalah sebesar Rp 177,5 miliar atau Rp 33 per saham untuk tahun buku 2015. MPPA akan terus melakukan ekspansi secara nasional serta berada pada posisi yang baik untuk terus menggapai pangsa pasar. Untuk tahun ini, Matahari bakal membuka
32-45 gerai baru pada tahun ini.

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus melakukan penjajakan mencari kawasan tambang yang berlokasi di Kalimantan dan Sumatera. Untuk, perkiraan nilai akuisisi dan identitas perusahaan belum disebutkan oleh Perseroan. Sementara itu, perseroan optimistis dengan terbentuknya holding BUMN tambang yang direncanakan akhir tahun ini dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan dan pemegang saham.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) berniat melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan mengeluarkan saham baru sebanyak 1.020.292.500 lembar atau maksimal 10%. Menurut keterangan Rabu disebutkan bahwa perseroan akan mengeglar RUPS Luar Biasa pada 20 Mei mendatang untuk meminta persetujuan dari pemegang saham. Harga saham baru itu sekurang-kurangnya Rp4.105 per lembar saham sehingga dana yang diraih sebesar 4.188.300.712.500. 

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengeluarkan biaya pengeluaran preliminary untuk kegiatan eksplorasi Maret 2016 sebesar Rp972,14 juta. Menurut keterangan perseroan menyebutkan kegiatan eksplorasi Antam di Maret berfokus pada komoditas emas dan nikel.

Express Group menurunkan tarif Taksi Express Tbk (TAXI) menyesuaikan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Di samping itu, TAXI Express juga menurunkan tarif minimum dari Rp 40.000 ke Rp 15.000. Tarif minimum berlaku untuk setiap pemesanan TAXI via Contact Center. Penurunan tarif ini berlaku sejak 8 April 2016.

Akses full report di:  http://ipot.id/?g=r/e/3c12r0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar