Mengawali perdagangan saham hari ini indeks ASX 200 Australia melaju 0,54% di dorong oleh kenaikan harga saham emiten komoditas dan perbankan. Penguatan indeks ASX 200 berlanjut, naik 0,51% (25,75 poin) ke level 5.080,40 pada pukul 8:15 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225 Jepang melambung 1,85% (303,31 poin) ke level 16.684,53,setelah dibuka dengan mencatatkan lonjakan indeks sebesar 1,74 persen. Pelemahan nilai tukar yen terhadap dolar AS, mengangkat harga saham-saham emiten eksportir di sektor otomotif dan elektronika.
Indeks Kospi, Korea Selatan naik, 1,36% ke level 2.008,24, setelah dibuka melesat 1,34 persen. Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melesat 1,41% menjadi 21.456,61. Indeks Shanghai Composite, China naik 0,44% ke posisi 3.080,09.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diharapkan akan kembali melanjutkan reli ditopang oleh sentimen positif kenaikan indeks di bursa saham global, setelah kemarin berjaya di zona hijau. Analis memperkirakan indeks akan melanjutkan reli dalam pola uptrend jangka pendek menuju target resisten terdekat.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, penguatan bursa saham global dan IHSG kemarin, serta bursa saham Asia pagi ini, berpotensi membuat IHSG bergerak melanjutkan penguatan. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.825 dan resistance 4.880.
Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: BJBR [BJBR 955
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup dengan membukukan kenaikan signifikan didorong laporan kinerja keuangan salah satu bank raksasa AS, JPMorgan Chase, yang mendongkrak harga saham bank besar lainnya, di tengah suramnya data makro ekonomi AS. Kenaikan indeks juga didukung laju haga saham perusahaan China di Wall Street yang didukung oleh perbaikan data perdagangan China.
Dow Jones Industrial Average melesat 1,06% (187,03 poin) ke level 17.908,28.
S&P 500 melaju 1,00% (20,70 poin) menjadi 2.082,42.
Nasdaq Composite melonjak 1,55% (75,33 poin) menjadi 4.947,42.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 0,30% menjadi US$23,74.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup dengan membukukan kenaikan tajam pada semua indeks saham acuan didorong oleh reli harga saham pertambangan dan perbankan, melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham Asia yang ditopang perbaikan data perdagangan China.
FTSE 100 London, melompat 1,93% (120,50 poin) menjadi 6.362,89.
DAX 30 Frankfurt melambung 2,71% (264,63 poin) ke level 10.026,10.
CAC 40 Paris membubung 3,32% (144,40 poin) di posisi 4.490,31.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, di pasar New York pagi tadi berakhir mengaut, terpengaruh rilis data ekspor China periode Maret yang meningkat 18,7 persen (yoy) dan impor turun 1,7 persen. Membaiknya ekonomi China menumbuhkan harapan perbaikan ekonomi global, mendorong investor untuk keluar mata uang safe haven yang berbunga rendah ke aset lain yang lebih berisiko, dan memunculkan kembali ekspektasi akan kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Indeks Dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang mitra dagang AS, naik 0,89 persen menjadi 94,80.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
| Currency | Value | Change | % Change | Time (ET) |
| Euro (EUR-USD) | 1.1279 | 0.0005 | +0.04% | 6:53 PM |
| Poundsterling (GBP-USD) | 1.4201 | -0.0003 | -0.02% | 6:53 PM |
| Yen (USD-JPY) | 109.33 | -0.01 | -0.01% | 6:48 PM |
| Yuan (USD-CNY) | 6.4784 | 0.0139 | +0.22% | 11:29 AM |
| Rupiah (USD-IDR) | 13,157.50 | 43.00 | +0.33% | 4:55 AM |
Komoditas
Harga minyak West Texa Intermediate dan Brent North Sea di bura New York dan London, hiingga pagi tadi bergerak melemah dan ditutup dengan mencatatkan penurunan, namun masih bertahan di atas USS$41 per barel. Harga minyak melemah setelah Departemen Energi AS mengumumkan kenaikan cadangan minyak mentah AS naik 6,6 juta barel menjadi 536,5 juta barel pada akhir pekan lalu. Namun persediaan BBM turun 4,2 juta menjadi 239,76 juta barel, jauh lebih baik dari perkiraan pasar. Pasar masih dipengaruhi sentimen positif rencana pembatasan produksi para produsen minyak dunia, namun analis memperingatkan harga minak saat ini tidak didukung dengan fundamental yang memadai.
Harga minyak WTI untuk penyerahan Mei turun 41 sen menjadi US$41,76 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Juni turun 51 sen menjadi US$44,18 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange, pagi tadi ditutup melemah tertekan oleh kenaikan nilai tukar dolar dan pasar ekuitas AS meningkat, kendati sejumlah data ekonomi AS memburuk. Laporan yang dirilis Badan Sensus AS menunjukkan penjualan ritel Maret turun lebih buruk dari perkiraan, penjualan mobil lemah, begitu pula dengan penjualan produk ritel negara itu. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan indeks harga produsen juga turun lebih buruk dari perkiraan
Harga emas untuk pengiriman Juni turun US$12,6 (-1%) menjadi US$1.248,30 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 1 persen menjadi US$1.242,91 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar