Selasa, April 12

Morning Update IPOT 12 April 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup melemah, dengan Dow Jones melemah 21 poin (-0,12%) di level 17.556 dan Nasdaq melemah 17 poin (-0,36%) di level 4.833. Pelemahan indeks tertekan adanya ekspektasi laporan kinerja emiten yang melemah. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah sebesar 32 poin (-0,20%). Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 8 poin (+0,06%) menjadi Rp13.126.


Technical Ideas

Seiring pelemahan mayoritas bursa saham global dan pelemahan cukup signifikan pada IHSG kemarin, ditengah penguatan tipis pada nilai tukar rupiah dan beberapa bursa saham asia pagi ini membuat IHSG berpotensi bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.740 dan resistance 4.825. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          KAEF (Spec Buy, TP: Rp1.355, Support: Rp1.310)
·          TLKM (BoW, TP: Rp3.410, Support: Rp3.345)
·          GIAA (SoS, TP: Rp545, Support: Rp490)
·          MEDC (Sell, TP: Rp1.650, Support: Rp1.375)
  
News Highlight

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan membagikan dividen tunai senilai Rp91,32 per saham akan dibagikan pada 12 Mei 2016. Cum dan ex dividen di pasar regu;er.negosiasi pada 15 dan 18 April 2016 sedangkan di pasar tunai pada 20 dan 21 April 2016 dengan DPS hingga 20 April 2016.

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memprediksi industri sawit akan mengalami perlambatan pada 2016 karena produksinya masih terkena imbas dari kekeringan yang terjadi selama kurang lebih empat bulan pada 2015. Dampak musim kering pada tahun 2015 akan terasa di tahun 2016. Di awal 2016 ini produksi kami masih megalami kesulitan. Tahun ini AALI menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp2,5T pada tahun 2016. Angka ini relatif sama dengan capex yang dianggarkan pada tahun 2015 lalu.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyatakan bahwa pihaknya akan menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp11,5T bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada tahun ini. Sejak Januari 2016 PT BNI Tbk. telah menyalurkan KUR dengan bunga single sebesar 9%.

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), bakal membagikan dividen kepada pemegang saham tercatat sebesar 25% dari laba bersih tahun buku 2015. Ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar perseroan hari ini. Perseroan bakal menyebar dividen senilai Rp88,53M dari total raihan laba bersih 2015 yang mencapai Rp354,18M. Tahun ini SMBR menargetkan volume penjualan sebesar 1,75 juta ton, tumbuh 13,64 persen dibanding volume penjualan tahun 2015 sebesar 1,54 juta ton.

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mendapatkan gugatan malpraktik dimana perkara gugatan tersebut didaftarkan dengan nomor perkara 385/Pdt.G/2015/PN.JK.UT. Nilai gugatan kepada perseroan termasuk sangat besar yakni Rp300M. Gugatan itu terdiri dari Rp100M untuk ganti rugi dan Rp200M untuk kerugian immateriil. 

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melaporkan kegiatan eksplorasi untuk bulan Maret 2016 yang masih berlanjut pada daerah-daerah di dalam Kontrak Karya. Daerah eksplorasi berada di blok Soroako Petea di Kabupaten Luwu Timur serta blok Bahodopi di Kabupaten Morowali. Biaya yang dikeluarkan mencapai US$362.494,69. Eksplorasi dilakukan oleh PT Vale Indonesia bersama dengan pihak ketiga yang melibatkan tiga kontraktor.

PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) meraih kenaikan laba bersih per Desember 2015 menjadi Rp62,78M dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp54,19M. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan penjualan meningkat menjadi Rp984,50M dari penjualan periode sama tahun sebelumnya yang Rp834,02M.


Akses full report di:  http://ipot.id/?g=r/e/3c12qg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar