Global Market Wrap
Indeks
di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup
melemah, dengan Dow Jones melemah 21
poin (-0,12%) di level 17.556 dan Nasdaq melemah 17 poin (-0,36%) di
level 4.833. Pelemahan indeks tertekan adanya ekspektasi laporan kinerja emiten
yang melemah. Dari regional, Pagi ini indeks
Nikkei dibuka melemah sebesar 32 poin (-0,20%).
Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 8 poin
(+0,06%) menjadi Rp13.126.
Technical Ideas
Seiring
pelemahan mayoritas bursa saham global dan pelemahan cukup signifikan pada IHSG
kemarin, ditengah penguatan tipis pada nilai tukar rupiah dan beberapa bursa
saham asia pagi ini membuat IHSG berpotensi bergerak bervariasi dengan kecenderungan
melemah. IHSG akan bergerak pada rentang
support 4.740 dan resistance 4.825. Pergerakan
aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang
berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi
pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
·
KAEF (Spec Buy, TP:
Rp1.355, Support: Rp1.310)
·
TLKM (BoW, TP: Rp3.410,
Support: Rp3.345)
·
GIAA (SoS, TP: Rp545,
Support: Rp490)
·
MEDC (Sell, TP: Rp1.650,
Support: Rp1.375)
News Highlight
PT
Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan membagikan dividen
tunai senilai Rp91,32 per saham akan dibagikan pada 12 Mei 2016. Cum dan
ex dividen di pasar regu;er.negosiasi pada 15 dan 18 April 2016 sedangkan di pasar
tunai pada 20 dan 21 April 2016 dengan DPS hingga 20 April 2016.
PT Astra Agro Lestari Tbk
(AALI) memprediksi industri sawit akan mengalami perlambatan
pada 2016 karena produksinya masih terkena imbas dari kekeringan yang terjadi
selama kurang lebih empat bulan pada 2015. Dampak musim kering pada tahun 2015
akan terasa di tahun 2016. Di awal 2016 ini produksi kami masih megalami
kesulitan. Tahun ini AALI menganggarkan belanja modal atau capital expenditure
(capex) sebesar Rp2,5T pada tahun 2016. Angka ini relatif sama dengan capex
yang dianggarkan pada tahun 2015 lalu.
PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyatakan bahwa
pihaknya akan menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp11,5T bagi pelaku
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada tahun ini. Sejak Januari 2016 PT
BNI Tbk. telah menyalurkan KUR dengan bunga single sebesar 9%.
PT
Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), bakal membagikan dividen
kepada pemegang saham tercatat sebesar 25% dari laba bersih tahun buku 2015.
Ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang
digelar perseroan hari ini. Perseroan bakal menyebar dividen senilai Rp88,53M
dari total raihan laba bersih 2015 yang mencapai Rp354,18M. Tahun ini SMBR
menargetkan volume penjualan sebesar 1,75 juta ton, tumbuh 13,64 persen
dibanding volume penjualan tahun 2015 sebesar 1,54 juta ton.
PT
Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mendapatkan gugatan
malpraktik dimana perkara gugatan tersebut didaftarkan dengan nomor perkara
385/Pdt.G/2015/PN.JK.UT. Nilai gugatan kepada perseroan termasuk sangat besar
yakni Rp300M. Gugatan itu terdiri dari Rp100M untuk ganti rugi dan Rp200M untuk
kerugian immateriil.
PT
Vale Indonesia Tbk (INCO) melaporkan kegiatan eksplorasi untuk
bulan Maret 2016 yang masih berlanjut pada daerah-daerah di dalam Kontrak
Karya. Daerah eksplorasi berada di blok Soroako Petea di Kabupaten Luwu Timur
serta blok Bahodopi di Kabupaten Morowali. Biaya yang dikeluarkan mencapai US$362.494,69.
Eksplorasi dilakukan oleh PT Vale Indonesia bersama dengan pihak ketiga yang
melibatkan tiga kontraktor.
PT Jasuindo Tiga Perkasa
Tbk (JTPE) meraih kenaikan laba bersih per Desember 2015 menjadi
Rp62,78M dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp54,19M.
Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan penjualan meningkat menjadi
Rp984,50M dari penjualan periode sama tahun sebelumnya yang Rp834,02M.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar