Kamis, April 7

Morning Update 7 April 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat, dengan Dow Jones menguat 113 poin (+0,64%) di level 17.716 dan Nasdaq menguat 77 poin (+1,59%) di level 4.921. Penguatan merespon rilis risalah pertemuan terakhir federal reserve yang menunjukkan bahwa banyak pembuat kebijakan bank sentral masih megkhawatirkan perlambatan ekonomi global. Pergerakan juga ditopang oleh penguatan signifikan pada harga minyak dunia. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat sebesar 24 poin (+0,15%). Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 51 poin (+0,39%) menjadi Rp13.187.


Technical Ideas

Seiring penguatan bursa saham global, penguatan pada IHSG yang disertai aliran masuk dana investor asing kemarin dan penguatan pada bursa saham asia pagi ini membuat IHSG berpotensi untuk bergerak melanjutkan penguatan. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.840 dan resistance 4.900. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          BWPT (Buy, TP: Rp303, Support: Rp269)
·          BJBR (Spec Buy, TP: Rp935, Support: Rp895)
·          KLBF (Spec Buy, TP: Rp1.430, Support: Rp1.400)
·          GGRM (Sell, TP: Rp68.000, Support: Rp65.875)

News Highlight

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) berencana untuk memecah nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25. Berdasarkan pengumuman yang dikutip Bisnis, Rabu (6/4/2016), perseroan akan memecah nilai nominal saham dari Rp100 per saham menjadi Rp4 per saham. Rencana right issue tersebut akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 27 April 2016. 

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri memberikan fasilitas perbankan dengan skema commercial line kontra garansi senilai Rp2,7T kepada Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Fasilitas ini digunakan untuk mendukung Jasindo dalam memberikan penjaminan proyek.

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar 20% untuk Tahun Buku 2015 atau sekitar Rp49,8M dari total laba bersih yang didistribusikan. Tahun ini KAEF menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 950-980M pada tahun 2016. KAEF menargetkan laba bersih yang dicapai dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2016 sebesar Rp260M atau lebih tinggi dari target sebelumnya pada 2015 sebesar Rp241,6M.

PT Indofarma Tbk (INAF) optimis kinerjanya bakal lebih baik lagi pada tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Laba bersih diharapkan dapat tumbuh signifikan pada tahun ini menjadi sebesar Rp 30M. Padahal ditahun 2015, emiten farmasi berhasil mencatat laba sebesar Rp 6,56M.

PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) pada 4 April 2016 telah menandatangani kontrak pembelian 2 unit kapal container baru dengan Lianyungang Wuzhou Shipping Industry Co Ltd. ilai pembelian mencapai total RMB 47.600.000. Lianyungang Wuzhou bukan merupakan perusahaan terafiliasi perseroan. Tujuan dari pembelian 2 unit kapal baru ini menurut Vigita, dalam rangka melanjutkan program peremajaan armada milik perseroan dan meningkatkan kapasitas usaha perseroan.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menaikkan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), dari yang sebelumnya Rp 36 juta per tahun menjadi Rp 54 juta per tahun. Restu dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun telah dikantongi pemerintah. Dengan kenaikan tersebut, maka artinya setiap orang yang gajinya tidak lebih dari Rp 4,5 juta per bulan akan terbebas dari pajak penghasilan (PPh). Berikut perkiraan rincian kenaikan PTKP:
  • Lajang tanpa tanggungan Rp 54 juta per tahun
  • Lajang dengan 1 tanggungan Rp 58,5 juta per tahun
  • Lajang dengan 2 tanggungan Rp 63 juta per tahun
  • Lajang dengan 3 tanggungan Rp 67,5 juta per tahun
  • Menikah tanpa tanggungan Rp 58,5 juta per tahun
  • Menikah dengan 1 tanggungan Rp 63 juta per tahun
  • Menikah dengan 2 tanggungan Rp 67,5 juta per tahun


Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/e/3c12p2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar