Global Market Wrap
Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri
perdagangan akhir pekan lalu dengan ditutup menguat, dengan Dow Jones menguat
108 poin (+0,61%) di level 17.793 dan Nasdaq menguat 45 poin (+0,92%) di
level 4.915. Penguatan terjadi merespon
rilis data ekonomi yang kuat, termasuk data ketenagakerjaan untuk bulan maret.
Pergerakan juga di warnai dengan sentiment negative dari pelemahan harga minyak
dunia. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah sebesar 76
poin (-0,47%). Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 9
poin (+0,07%) menjadi Rp13.158.
Technical Ideas
Seiring penguatan pada bursa saham global, penguatan
pada nilai tukar rupiah dan mayoritas bursa saham asia pagi ini ditengah
pelemahan tipis IHSG akhir pekan lalu membuat IHSG berpotensi untuk bergerak
menguat. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.815 dan resistance 4.870.
Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting
yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi
pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
·
ICBP (Spec Buy, TP:
Rp15.500, Support: Rp15.100)
·
TLKM (BoW, TP: Rp3.380,
Support: Rp3.245)
·
BBRI (BoW, TP: Rp11.225,
Support: Rp10.650)
·
KIJA (BoW, TP: Rp262,
Support: Rp225)
News Highlight
PT
Vale Indonesia Tbk (INCO) hari ini telah menyelenggarakan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Di rapat tersebut, pemegang saham
menyetujui dan mengesahkan pengunduran diri Josimar Pires sebagai Direktur
Perseroan. Pemegang saham selanjutnya menyetujui penunjukan Lovro Paulic
sebagai Direktur Perseroan yang baru menggantikan Josimar Pires.
PT
Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melalui anak usahanya TBG
Global Pte Ltd akan menerbitkan notes senilai US$500 juta. notes ini akan dijamin
dengan jaminan perusahaan oleh perseroan. Notes ini hanya akan ditawarkan
secara terbatas kepada pembeli awal yang akan diumumkan pada surat kabar paling
lambat dua hari kerja setelah penyelesaian penerbitan notes. Notes akan
diterbitkan di Bursa Efek Singapura. Adapun nilai penerbitan dalam rupiah
dengan kurs 24 Maret 2016 sebesar Rp13.250 menjadi Rp6.625.000.000.000.
PT
Blue Bird Tbk (BIRD) meraih kenaikan laba bersih menjadi
Rp824,02M per Desember 2015 dibandingkan laba bersih periode sama tahun
sebelumnya yang Rp734,55M. Pendapatan meningkat menjadi Rp5,47T dari pendapatan
tahun 2014 yang Rp4,75T.
PT
Express Transindo Utama Tbk (TAXI) alami penurunan laba
bersih menjadi Rp32,25M per Desember 2015 usai meraih laba bersih Rp118,71M
periode sama tahun sebelumnya. Pendapatan meningkat menjadi Rp970,09M dari
pendapatan tahun sebelumnya yang Rp889,72M.
PT Harum Energy Tbk (HRUM) menderita
rugi sebesar US$19,24 juta hingga periode Desember 2015 dibandingkan laba sebesar
US$426,88 ribu. pendapatan turun tajam menjadi US$249,33 juta dibandingkan
pendapatan tahun sebelumnya yang US$477,64 juta.
PT Ace Hardware Tbk (ACES) meraih
kenaikan tipis laba bersih per Desember 2015 menjadi Rp588,32M dibandingkan
laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp562,32M. Penjualan naik tipis
menjadi Rp4,74T dari penjualan tahun sebelumnya yang Rp4,54T.
PT Bank Mega Tbk (MEGA) meraih
laba bersih Rp1,05T hingga periode Desember 2015 naik tajam dari laba bersih
tahun sebelumnya yang Rp568,06M di periode yang asma. Pendapatan bunga naik
jadi Rp6,45T dari pendapatan bunga tahun sebelumnya yang Rp5,97T. Pendapatan
operasional lainnya naik jadi Rp1,93Tdari pendapatan opoerasional tahun
sebelumnya Rp1,30T.
PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) alami penurunan tajam laba bersih menjadi Rp197,01M per
Desember 2015 dibandingkan laba bersih yang diraih Rp433,46M di tahun
sebelumnya. Pendapatan usaha turun jadi Rp5,33T dari pendapatan usaha tahun
sebelumnya yang Rp6,33T.
Bank Indonesia (BI) memperkirakan
penyaluran kredit perbankan akan meningkat pada triwulan II 2016, sehingga
mampu mendorong pertumbuhan fungsi intermediasi perbankan sesuai target tahun
ini di rentang 12-14%.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar