Global Market Wrap
Indeks
di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup bervariasi dengan Dow
Jones menguat 51 poin (+0,28%)
di level 18.042 sementara Nasdaq
melemah 25 poin (-0,51%)
di level 4.863.
Bervariasinya pergerakan indeks merespon rilisnya pertemuan
the Fed yang tidak menaikkan suku bunga acuan mereka, harga minyak mentah yang
menguat dan buruknya performa emiten – emiten di sektor teknologi. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei
dibuka menguat sebesar 149 poin (+0,86%)
di level 17.439. Nilai tukar Rupiah
terhadap USD pagi ini dibuka menguat 18
poin (+0,13%) menjadi Rp13.184.
Technical Ideas
Seiring
bervariasinya pergerakan bursa saham global, menguatnya harga minyak mentah dan
rilisnya data kinerja emiten. IHSG berpotensi untuk bergerak menguat. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.805
dan resistance 4.880. Pergerakan aliran dana
investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap
IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa
saham yang bisa dicermati antara lain:
·
TLKM (Spec
Buy, TP: Rp3.745,
Support: Rp3.640)
·
BBCA
(Spec Buy, TP: Rp13.150,
Support: Rp12.950)
·
HMSP
(Spec Buy, TP: Rp99.825,
Support: Rp94.450)
·
WTON
(Spec Buy, TP: Rp975,
Support: Rp945)
News Highlight
PT
Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) akan membagikan dividen
tunai sebesar Rp2.225 per saham atau total Rp10.352.308.844.100 pada 27 Mei. Menurut
keterangan Kamis, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 4-9 Mei
2016 dan di pasar tunai 11-12 Mei 2016 dengan DPS hingga 11 Mei 2016. Perusahaan
ini juga menyetujui rencana pemecahan nominal saham dengan perbandingan 1:25
dalam rapat tersebut sehingga jumlah saham yang beredar menjadi 116.318.100.000
saham.
PT Bank Central Asia Tbk
(BBCA) meraih kenaikan laba bersih 11,1 persen di triwulan
pertama 2016 menjadi Rp4,5T
dibandingkan laba periode sama tahun sebelumnya yang Rp4,1T Sementara
pendapatan operasional tumbuh 17,0 persen menjadi Rp12,8T
dari pendapatan triwulan pertama 2015 menjadi Rp11,0T.
PT
Adhi Karya Tbk (ADHI) Rapat Umum Pemegang
Saham untuk kedua kalinya kembali tak quorum yang
dijadwalkan membahas tentang penetapan saham seri A Dwiwarna dan perubahan
anggaran dasar perseroan. Pemegang saham yang hadir
hanya 58% dari kuota forum (kuorum) 60%.
PT
Bukit Asam Tbk (PTBA) meraih laba sebesar Rp332,57M
per Maret 2016 turun 2% dibandingkan laba
Rp340,33M periode sama tahun
sebelumnya. Laporan keuangan Kamis menyebutkan
penjualan padahal naik jadi Rp3,54T
dari penjualan triwulan tahun lalu yang Rp3,27T
dan laba kotor naik jadi Rp813,77M
dari laba kotor Rp770,93M triwulan tahun lalu.
PT
Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) meraih kenaikan pendapatan
Rp732,53M hingga Maret 2016, naik
41,6% dibandingkan pendapatan periode sama tahun sebelumnya yang Rp427,56M. Laporan
keuangan perseroan Kamis menyebutkan beban pokok penjualan naik jadi Rp641,56M
dari beban pokok penjualan tahun sebelumnya Rp393,48M.
PT
Kino Indonesia Tbk (KINO) alami
kenaikan tajam laba sebesar 73,94 persen di triwulan I 2016 menjadi Rp71,70
miliar atau Rp50 per saham jika dibandingkan dengan laba bersih periode sama
tahun sebelumnya yang Rp41,22 miliar atau Rp34 per saham.
PT Hero Supermarket Tbk
(HERO) meraih pendapatan bersih Rp3,36 triliun pada periode
tiga bulan pertama tahun ini turun 2,3% dari
pendapatan bersih Rp3,44 triliun periode sama tahun sebelumnya. Laporan
keuangan Rabu menyebutkan beban pokok turun jadi Rp2,56 triliun dari beban
pokok tahun sebelumnya yang Rp2,66 triliun dan laba kotor naik jadi Rp805,51
miliar naik dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp782,92 miliar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar