Kamis, April 28

Morning Update 28 April 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup bervariasi dengan Dow Jones menguat 51 poin (+0,28%) di level 18.042 sementara Nasdaq melemah 25 poin (-0,51%) di level 4.863. Bervariasinya pergerakan indeks merespon rilisnya pertemuan the Fed yang tidak menaikkan suku bunga acuan mereka, harga minyak mentah yang menguat dan buruknya performa emiten – emiten di sektor teknologi. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat sebesar 149 poin (+0,86%) di level 17.439. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 18 poin (+0,13%) menjadi Rp13.184.


Technical Ideas

Seiring bervariasinya pergerakan bursa saham global, menguatnya harga minyak mentah dan rilisnya data kinerja emiten. IHSG berpotensi untuk bergerak menguat. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.805 dan resistance 4.880. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          TLKM (Spec Buy, TP: Rp3.745, Support: Rp3.640)
·          BBCA (Spec Buy, TP: Rp13.150, Support: Rp12.950)
·          HMSP (Spec Buy, TP: Rp99.825, Support: Rp94.450)
·          WTON (Spec Buy, TP: Rp975, Support: Rp945)
 
News Highlight

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp2.225 per saham atau total Rp10.352.308.844.100 pada 27 Mei. Menurut keterangan Kamis, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 4-9 Mei 2016 dan di pasar tunai 11-12 Mei 2016 dengan DPS hingga 11 Mei 2016. Perusahaan ini juga menyetujui rencana pemecahan nominal saham dengan perbandingan 1:25 dalam rapat tersebut sehingga jumlah saham yang beredar menjadi 116.318.100.000 saham.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meraih kenaikan laba bersih 11,1 persen di triwulan pertama 2016 menjadi Rp4,5T dibandingkan laba periode sama tahun sebelumnya yang Rp4,1T Sementara pendapatan operasional tumbuh 17,0 persen menjadi Rp12,8T dari pendapatan triwulan pertama 2015 menjadi Rp11,0T.

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) Rapat Umum Pemegang Saham untuk kedua kalinya kembali tak quorum yang dijadwalkan membahas tentang penetapan saham seri A Dwiwarna dan perubahan anggaran dasar perseroan. Pemegang saham yang hadir hanya 58% dari kuota forum (kuorum) 60%.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meraih laba sebesar Rp332,57M per Maret 2016 turun 2% dibandingkan laba Rp340,33M periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan Kamis menyebutkan penjualan padahal naik jadi Rp3,54T dari penjualan triwulan tahun lalu yang Rp3,27T dan laba kotor naik jadi Rp813,77M dari laba kotor Rp770,93M triwulan tahun lalu.

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) meraih kenaikan pendapatan Rp732,53M hingga Maret 2016, naik 41,6% dibandingkan pendapatan periode sama tahun sebelumnya yang Rp427,56M. Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan beban pokok penjualan naik jadi Rp641,56M dari beban pokok penjualan tahun sebelumnya Rp393,48M.

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) alami kenaikan tajam laba sebesar 73,94 persen di triwulan I 2016 menjadi Rp71,70 miliar atau Rp50 per saham jika dibandingkan dengan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp41,22 miliar atau Rp34 per saham.

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) meraih pendapatan bersih Rp3,36 triliun pada periode tiga bulan pertama tahun ini turun 2,3% dari pendapatan bersih Rp3,44 triliun periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan Rabu menyebutkan beban pokok turun jadi Rp2,56 triliun dari beban pokok tahun sebelumnya yang Rp2,66 triliun dan laba kotor naik jadi Rp805,51 miliar naik dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp782,92 miliar.

Akses full report dihttp://ipot.id/?g=r/e/3c12uw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar