Senin, April 25

Morning Update 25 April 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup bervariasi dengan Dow Jones menguat 21 poin (+0,12%) di level 18.004 sementara Nasdaq melemah 40 poin (-0,80%) di level 4.906. Bervariasinya pergerakan indeks merespon rilisnya data kinerja emiten yang juga bervariasi dan fluktuasi harga minyak dunia. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat sebesar 42 poin (+0,24%) di level 17.614. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 41 poin (-0,31%) menjadi Rp13.235.


Technical Ideas

Seiring bervariasinya pergerakan bursa saham global, penguatan pada IHSG akhir pekan lalu ditengah bervariasinya bursa saham asia membuat IHSG berpotensi untuk bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.885 dan resistance 4.940. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          BMRI (Buy, TP: Rp10.150, Support: Rp9.800)
·          SIMP (BoW, TP: Rp520, Support: Rp475)
·          UNTR (BoW, TP: Rp17.050, Support: Rp16.400)
·          UNVR (SoS, TP: Rp47.800, Support: Rp45.775)
 
News Highlight

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dalam RUPST telah menyetujui untuk pembagian total dividen sebesar Rp9,29T, atau sebanyak 60% dari total laba bersih tahun buku 2015 yang mencapai Rp15,49T. untuk dividen tunai sebesar 50% atau setara Rp7,74T, sedangkan dividen spesial sebesar Rp1,55T atau setara 10% laba bersih tahun buku 2015.

PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui dua anak usahanya yakni PT Pamaersada Nusantara dan PT Danusa Tambang Nusantara, telah mendirikan perusahaan baru yang bertanama PT Persada Tambang Mulia (PTM). PTM bergerak di bidang perdagangan, jasa, pengangkutan darat, perindustrian dan pertambangan. Tujuan dari pendirian PTM sebagai bentuk ekspansi dan diversifikasi seluruh kegiatan usaha grup perseroan khususnya pertambangan mineral.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mendapatkan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) senilai Rp1T dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Fasilitas KMK ini akan digunakan untuk keperluan operasional perusahaan.

PT PP Properti Tbk (PPRO) meraih kenaikan laba bersih sebesar 12,84% per Maret 2016 menjadi Rp90,63M dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp80,32M. Pendapatan usaha naik jadi Rp533,70M dibandingkan pendapatan usaha tahun sebelumnya yang Rp387,89M. PPRO akan segera merampungkan pembangunan tower pertama dari proyek Grand Sungkono Lagoon (GSL), yang ditandai dengan seremonial topping off Venetian Tower dan topping off Proyek Apartemen Pavilion Permata 2.

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) dengan PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan infrastruktur gas akan makin kuat jika pemerintah membeli kembali (buyback) saham PGN yang dikuasai publik. buyback saham PGN oleh pemerintah yang bisa juga melalui Pertamina tujuannya untuk membangun PGN. Dengan penguasaan penuh Pertamina terhadap PGN, maka Pertamina yang mempunyai anak usaha yang bergerak di sektor yang sama, yakni PT Pertamina Gas (Pertagas) bisa melakukan sinergi.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang terkenda sanksi denda karena diduga terlibat kartel daging yakni PT santori dan Austasia Stockfeed, akan mengajukan keberatan atau banding. keberatan akan diajukan ke Pengadilan Negeri karena putusan KPPU belum berkekuatan hukum tetap dan mengingkat.

PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) alami penurunan laba di periode triwulan I 2016 menjadi Ro76,62M dibandingkan laba pada periode triwulan I 2015 yang Rp83,83M. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan pendapatan usaha turun menjadi Rp135,95M dari pendapatan usaha triwulan I tahun 2015 yang Rp162,20M.

Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/e/3c12u2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar