Jumat, April 1

Market Brief: Pelemahan Global Bayangi Pergerakan IHSG

Ipotnews - Jelang akhir pekan, di awal April ini (1/4), bursa saham Asia dibuka suram dengan mencatatkan penurunan sejumlah indeks saham acuan, melanjutkan pelemahan di bursa global. Pasar menunggu rilis data tenagakerja AS dan PMI China, Jumat ini.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kejatuhan indeks ASX 200 Australia, sebesar 1,46 persen pada awal perdagangan. Indeks tertekan oleh merosotnya harga saham perbankan, energi dan pertambangan. Pelemahan ASX 200 berlanjut, menjadi -1,45% (-73,79 poin) ke level 5.009,00 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama, indeks Nikkei 225 Jepang terpuruk 1,93% (-323,53 poin) di posisi 16.435,14 setelah dibuka anjlok 1,31 persen. Kemerosotan indeks terpengaruh oleh hasil survei sentimen bisnis perusahaan besar Jepang yang turun ke level terendah dalam tiga tahun. Penguatan yen menekan harga saham-saham eksportir.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,60%, berlanjut turun 0,49% di posisi 1.986,06. Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,05% di level 20.786,18. Indeks Shanghai Composite, China melorot 0,23% menjadi 2.997,09

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini akan berada dalam tekanan pelemahan bursa saham global, meskipun kemarin berhasil keluar dari tekanan jual dengan mendarat di zona hijau. Sejumlah analis memperkirakan, indeks hari ini akan melanjutkan pola penguatan menguji target resisten terdekat, didorong sentimen positif penurunan harga BBM dan stabilitas inflasi.

Tim Riset Premier berpendapat sentimen pelemahan mayoritas bursa saham global dan Asia pagi ini, di tengah penguatan IHSG kemarin dan nilai tukar rupiah, serta positifnya rilis data manufaktur China pagi ini berpotensi membuat IHSG bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.815 dan resistance 4.870.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: BBCA [BBCA 13,275 -25 (-0,2%)] (Spec Buy, TP: Rp13.400, Support: Rp13.200), AALI [AALI 18,175 -25 (-0,1%)] (Spec Buy TP: Rp19.025, Support: Rp17.025), EXCL [EXCL 3,980 -20 (-0,5%)] (Spec Buy TP: Rp4.055, Support: Rp3.930), SMGR [SMGR 10,100 -75 (-0,7%)] (Spec Buy TP: Rp10.325, Support: Rp10.000).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa  Wall Street pagi tadi, ditutup melemah dengan hanya menyisakan indeks Nasdaq di teritori positif, mengantisipasi laporan ketenagakerjaan AS untuk periode Maret. Analis mengekspektasikan akan ada penambahan sekitar 200.000 pekerjaan pada Maret ini. Namun secara keseluruhan, indeks saham AS mencatatkan kenaikan sepanjang kuartal ini, dengan hanya mencatatkan penurunan di indeks Nasdaq sebesar 2,79%, Dow Jones melaju 1,49%, dan S&P naik 0,77%.

Dow Jones Industrial melemah 0,18% (-31,57 poin) menjadi 17.685,09.
S&P 500 turun 0,20% (-4,21 poin) ke posisi 2.059,74.
Nasdaq Composite naik tipis 0,01% (0,55 poin) di posisi 4.869,85.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange, naik 0,90% menjadi US$23,56.

Bursa saham utama Eropa, tadi malam berakhir suram dengan mencatatkan penurunan tajam pada semua indeks saham utama, mengakhiri reli saham global yang dipicu oleh sikap hati-hati The Fed akan kebijakan moneternya. Harga saham perbankan dan telekomunikasi menjadi pemimpin kejatuhan indeks. Rilis data inflasi zona euro menunjukkan berlanjutnya deflasi pada Maret sebesar -0,1 persen (yoy), sedikit lebih baik dibadnning Februari lalu, -0,2%. Kenaikan harga minyak dan sejumlah komoditas logam, tak mampu mendorong indeks ke teritori positif.

FTSE 100 London, melorot 0,46% (-28,27 poin) menjadi 6.174,90.
DAX 30 Frankfurt anjlok 0,81% (-81,10 poin) ke posisi 9.965,51.
CAC 40 Paris terperosok 1,34% (-59,36 poin) di level 4.385,06.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasr uang New York, pagi tadi ditutup melemah ke level terendah dalam lima bulan terakhir, di tengah penantian investor akan laporan data ketenagakerjaan non-pertanian AS yang akan dirilis hari ini. Data tersebut dinilai sebagai petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan moneter AS di masa mendatang.

Sementara itu, rilis data terbaru klaim pengangguran AS hingga akhir pekan lalu menunjukkan adanya peningkatan sebesar 11.000 menjadi 276.000. Indeks Dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang mitra dagang AS turun 0,35 persen menjadi 94,525.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1379

-0.0001

-0.01%

7:05 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.4366

0.0006

+0.04%

7:05 PM

Yen (USD-JPY)

112.53

-0.04

-0.04%

6:57 PM

Yuan (USD-CNY)

6.4536

-0.0147

-0.23%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,239.00

-17.00

-0.13%

3/25/2016

Sumber : Bloomberg.com, 31/3/2016 (ET)

Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di bursa komoditas New York, dan Brent North Sea di London, hingga pagi hari tadi bergerak menguat, merespon pelemahan kurs dolar AS. Kendati demikian, analis masih mengkhawatirkan berlimpahnya pasokan minyak dunia yang dapat menjatuhkan kembalii harga minyak dunia.

Data stok minyak AS di pelabuhan pengiriman Cushing, Oklahoma, hingga 29 Maret, memperlihatkan penurunan sebesar 807.496 barel. Produksi minyak OPEC sepanjang Maret naik 32,47 juta bael perhari, dari 32,37 pada Februari lalu. Total stok minyak mentah AS hingga pekan lalu, naik 2,3 juta barel menjadi 534,8 juta barel.

Harga minyak WTI untuk penyerahan Mei naik 2 sen menjadi US$38,34 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Mei naik 34 sen menjadi US$39,60 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange hingga pagi tadi mencatatkan kenaikan terdorong pelemahan dolar AS, dan terpengaruh oleh kenaikan klaim pengangguran AS yang lebih buruk dari perkiraan, sebesar 11.000. Laju kenaikan harga emas terthan oleh rilis indeks barometer bisnis Chicago yang meningkat enam poin menjadi 53,6, lebihh baik dari ekspektasi.

Harga emas untuk pengiriman Juni menguat US$7 (0,57%) menjadi US$1.235,60 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,35% menjadi US$1.232,90 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar