Kamis, Maret 31

Morning Update 31 Maret 2016

Global Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat, dengan Dow Jones menguat 84 poin (+0,47%) di level 17.717 dan Nasdaq menguat 23 poin (+0,47%) di level 4.869 sedangkan S&P 500 mencatatkan kenaikan 9 poin (+0,44%) pada level 2.064. Penguatan tersebut terutama ditopang oleh saham sektor teknologi seiring dengan masih berlanjutnya sentimen positif dari pernyataan Janet Yellen kemarin. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka menguat sebesar 108 poin (+0,62%). Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 1 poin (+0,01%) menjadi Rp13.255.


Technical Ideas

Masih berlanjutnya sentimen positif dari pernyataan gubernur bank sentral Amerika yang memudarkan peluang naiknya suku bunga acuan di bulan April dan menguatnya nilai tukar rupiah diprediksi akan mendorong penguatan indeks. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.785 dan resistance 4.845. Pergerakan aliran dana investor asing tetap menjadi salah satu poin penting yang berpengaruh terhadap IHSG, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          BBRI (Spec Buy, TP: Rp11.325, Support: Rp10.975)
·          AKRA (Spec Buy TP: Rp7.275, Support: Rp6.900)
·          MNCN (Spec Buy TP: Rp2.225, Support: Rp2.065)
·          ASII (Buy on Weakness TP: Rp7.200, Support: Rp7.025)
 
Research Desk

PT Kino Indonesia Tbk (KINO IJ; Rp5.600; Buy). KINO melaporkan laba bersih tahun 2016 sebesar Rp263M (+152,8% yoy), raihan ini berada 19% diatas estimasi konsensus. Dengan menggunakan metode DCF target harga kami mengimplikasikan P/E 2017F sebesar 20,6x dan EV/EBITDA sebesar 18,0x. Kami mengekspektasikan pendapatan/EBIT tumbuh di 19%/20% CAGR di tahun 2015-2017F. Kami mempertahankan rating buy untuk KINO.

News Highlight

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencapai laba sebesar Rp5,85T per Desember 2015 turun tipis dari laba sebesar Rp5,92T yang diraih periode sama tahun 2014. penjualan bersih naik menjadi Rp36,48T dari penjualan bersih tahun sebelumnya yang Rp34,51T.

PT Nippon Sari Roti Tbk (ROTI) alami kenaikan laba bersih 43,40% hingga Desember 2015 menjadi Rp270,54M dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp188,65M. Penjualan naik jadi Rp2,17T dari penjualan tahun sebelumnya yang Rp1,88T dan beban pokok naik jadi Rp1,02T dari beban pokok tahun sebelumnya Rp978,84M. 

PT Sido Muncul Tbk (SIDO) alami kenaikan tipis laba bersih hingga Desember 2015 menjadi Rp437,47M dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang Rp417,51M. Penjualan juga naik tipis jadi Rp2,21T dari penjualan tahun 2014 yang Rp2,19T.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan membagikan dividen pada pemegang saham sebesar Rp 293,27M, atau 20% dari laba bersih yang sebesar Rp 1,46T. Nilai tersebut setara dengan Rp 43,13 per lembar saham.

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) bakal membagikan dividen senilai Rp52,19M (dengan dividen per share sebesar Rp6,26 per saham) kepada para pemegang saham tercatat. Keputusan tersebut diperoleh setelah perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). dividen yang dibagikan ini sekitar 30% dari total laba bersih yang dibukukan perseroan pada tahun 2015 laku yang sebesar Rp172M.  

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan menjajaki pinjaman perbankan sekitar 6T untuk mendanai ekpansinya tahun ini. Penjajakan pinjaman perbankan tersebut dilakukan untuk mengejar target pertumbuhan aset sebesar Rp 13T atau tumbuh 43% menjadi Rp 43,3T.

Akses full report di: http://ipot.id/?g=r/t/3c123z

Tidak ada komentar:

Posting Komentar