Kamis, Maret 31

Market Brief: Reli Global Dorong Manuver IHSG di Zona Hijau

Ipotnews - Memasuki akhir Maret, bursa saham Asia, pagi ini dibuka ceria, dengan membukukan kenaikan pada semua indeks saham acuan, melanjutkan reli di bursa saham global sepanjang hari kemarin menyambut pernyataan pimpinan Federal Reseve, Janet Yellen.

Perdagangan saham global hari ini diawali dengan lonjakan indeks ASX 200, Australia sebesar 1,66 persen didorong kenaikan harga saham di sektor keuangan, energi dan bahan baku. Indeks ASX 200 melaju 1,64% (82,33 poin) ke level 5.092,60 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225 Jepang, yang kemarin terbenam di zona merah tertekan penguatan yen, melaju 0,75% (126,45 poin) ke level 17.005,41, setelah dibuka menguat 0,47 persen. Harga saham-saham eksportir di bidang otomotf kembali menguat kendati pelemahan dolar AS masih berlanjut.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,1 persen, namun berlanjut melemah 0,11% di posisi 2.000,2. Indeks Hang Seng, Hongkong naik tipis 0,04% ke posisi 20.811,46.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diharapkan akan mampu melanjutkan manuvernya di zona hijau, ditopang sentimen positif tren kenaikan indeks di bursa saham global, setelah kemarin berjaya di teritori positif. Analis memperkirakan indeks akan melanjutkan penguatan setelah mendapatkan sentimen positif dari bursa saham global dan rilis Paket Kebijakan Ekonomi Tahap XI.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan membukukan kenaikan pada semua indeks saham utama, melanjutkan tren kenaikan indeks saham global sepanjang hari kemarin menyambut pernyataan pimpinan The Fed. Laporan data ketenagakerjaan di sektor swasta AS yang positif, menimbulkan harapan akan membaiknya data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis, Jumat (1/4). Kenaikan indeks dimotori oleh menguatnya harga saham di sektor teknologi, konsumer, dan keuangan.

Dow Jones Industrial Average naik 0,47% (83.55 poin) menjadi 17.716,66.
S&P 500 menguat 0,44% (8.94 poin) ke level 2.063,95.
Nasdaq Composite bertambah 0,47% (22.67 poin) ke posisi 4.869,29.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 1,52% menjadi US$23,35.

Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir dengan membukukan kenaikan tajam, melanjutkan tren kenaikan di bursa saham Asia, menaymbut pernyataan pimpinan The Fed untuk berhati-hati dalam menerapkan rencana kenaikan suku bunga. Kenaikan indeks diperkuat oleh kenaikan harga minyak dan sejumlah komoditas hasil tambang logam.

FTSE 100 London melesat 1,59% (97,27 poin) ke level 6.203,17.
DAX 30 Frankfurt meloncat 1,60% (158,67 poin) ke posisi 10.046,61.
CAC 40 Paris melambung 1,8% ((77,75 poin) menjadi 4.444,42.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar di pasar uang New York, pagi tadi ditutup dengan melanjutkan depresiasi terhadap sejumlah mata uang dunia, seteelah pernyataan pipinan The Fed untuk behati-hati menaikkan suku bunga. Pelemahan dolar tertahan oleh rilis data laporan ketenagakerjaan di sektor swasta AS yang naik 200.000, melebihi ekspektasi ekonom sebesar 194.000 pekerjaan. Indeks Dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang mitra dagang AS turun 0,3 persen menjadi 94,857.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1335

-0.0003

-0.03%

7:02 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.4376

-0.0002

-0.01%

7:02 PM

Yen (USD-JPY)

112.46

0.03

+0.03%

6:59 PM

Yuan (USD-CNY)

6.4683

-0.0395

-0.61%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,256.00

-139.00

-1.04%

3/25/2016

Sumber : Bloomberg.com, 30/3/2016 (ET)

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) di bursa komoditas New York pagi tadi berakhir dengan mencatatkan kenaikan tipis, terdorong oleh rilis data persediaan minyak mentah AS menunjukkan kenaikan sebesar 2,3 juta barel akhir pekan lalu. Jumlah tersebut lebih rendah dari perkiraan analis sekitar 3,3 juta barel. Harga minyak mentah Brent North Sea di bursa London juga naik, terangkat oleh pelemahan dolar AS selama duaa hari terakhir.

Harga minyak WTI untuk penyerahan Mei, naik 4 sen menjadi US$38,32 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Mei, naik 12 sen menjadi US$39,26 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi melemah karena para trader menantikan laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang akan dirilis Jumat. Sementara itu, rilis laporan data ketenagakerjaan AS di sektor swasta menujukkan adanya peningkatan pekerjaan pada periode Maret. Harga emas juga tertekan oleh reli di bursa saham global.

Harga emas untuk pengiriman Juni turun US$8,9 (-0,72%) menjadi US$1.228,60 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 1,32% menjadi US$1.225,29 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar