Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat cukup signifikan, Dow Jones menguat 238 poin (+1,38%) pada level 17.483, S&P naik 30 poin (+1,16%) pada level 2.053 dan Nasdaq ditutup menguat 57 poin (+1,16%) pada level 4.985. Saham-saham Wall Street berakhir menguat pada perdagangan kemarin mengikuti penguatan pada pasar equitas dunia lainnya. Penguatan di topang oleh saham-saham dari perusahaan sektor energi dan telekomunikasi. Serta ditopang juga oleh kenaikan pada harga minyak dunia dan beberapa komoditas lainnya. Dari Eropa, bursa saham mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat, DAX menguat 5 poin (+0,04%) pada level 10.713, sementara FTSE menguat 28 poin (+0,45%) pada level 6.146. Penguatan pada bursa saham eropa mengakhiri pelemahan yang terjadi di hampir sepanjang pekan lalu dan pada awal pekan ini. Namun, penguatan pada bursa saham eropa sedikit terhambat oleh pelemahan pada saham-saham sektor jasa perjalanan (Travel) merespon adanya serangan terror yang menelan korban sebanyank 132 orang di Paris.
Indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan kemarin langsung berada di teritori negatif. Sentimen negatif dari pelemahan pada bursa saham global dan pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (di tutup di level Rp13.749 per USD) turut menekan IHSG diawal perdagangan akhir pekan lalu. Aksi jual oleh investor asing turut mebnekan IHSG disepanjang perdagangan kemarin. IHSG akhirnya ditutup melemah sebesar 31 poin (-0,69%) pada level 4.442. Investor asing mencatatkan jual bersih (foreign net sell) sebesar 425,8M di pasar regular dan negosiasi. Seluruh sektor menutup perdagangan dizona merah, sektor industry dasar dan pertambangan yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 26 poin (-2,29%) dan 13 poin (-1,50%) menjadi pemberat utama pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.

News Highlights
PT Astra International Tbk (ASII) akan memperluas bisnisnya dengan masuk ke proyek pembangkit listrik seiring dengan kebijakan pemerintah yang akan membangun 35.000 mega watt (MW) dalam lima tahun ke depan. Pengembangan proyek untuk pembangkit listrik itu juga untuk mendiversifikasi anak usaha perseroan mengingat penjualan alat berat pada tahun ini sedang mengalami penurunan. Penjualan alat berat anak usaha PT United Tractor Tbk (UNTR) sedang menurun, tahun lalu penjualan alat berat bisa mencapai 8.000 unit, sementara pada tahun 2015 ini diperkirakan sekitar 5.500 unit, tetapi masih menjadi 'market leader' sebesar 37%. Namun ada peluang juga masuk ke 'power plant' seiring kebijakan pemerintah. Anak usaha UT (United Tractors) sudah ada yang masuk meski kecil 2x2,5 MW,
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) hingga akhir Oktober 2015 lalu telah berhasil mencapai kontrak baru sebesar Rp10,6T. Realisasi kontrak baru yang diraih oleh perseroan tersebut telah melampaui realisasi perolehan kontrak baru ADHI di sepanjang tahun 2014 yang hanya mencapai Rp9,2T. kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru hingga September 2015 masih didominasi oleh lini bisnis konstruksi, yakni sebesar 90%, sedang sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) akan menyambung 4.000 jaringan gas rumah tangga baru di Kota Batam Kepulauan Riau pada 2016, demi merealisasikan rencana Batam Kota Gas 2018. Penyambungan 4.000 jaringan gas di Batam merupakan penugasan pemerintah. Namun, PGN belum dapat memastikan lokasi pemasangan 4.000 jaringan gas rumah tangga baru itu.
PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) telah menandatangani Kontrak pembelian 1 unit kapal Container 2nd hand dengan Prosper World Marine Co Ltd, Liberia senilai US$5.500.000 pada 12 November 2015 dari Prosper World Marine Co Liberia yang bukan merupakan afiliasi terhadap perseroan. Perusahaan dalam keterangannya Senin menyebutkan tujuan dari pembelian 1 unit kapal 2nd hand ini adalah dalam rangka melanjutkan program peremajaan armada milik perseroan dan meningkatkan kapasitas usaha perseroan. Rencananya serah terima kapal ini akan dilaksanakan pada kuartal pertama tahun 2016. Adapun anggaran yang akan digunakan untuk pembelian kapal ini adalah berasal dari dana perseroan untuk investasi barang modal senilai Rp685 miliar yang mana telah disetujui dalam RUPS pada 26 Juni lalu.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan bahwa perseroan telah sepakat untuk bekerjasama dengan Newcrest Mining Limited dalam mengidentifikasi peluang dan pengembangan potensi pertambangan emas dan eksplorasi mineral pengikutnya pada beberapa area prospektif baru di Indonesia. Kerjasama antara Antam dan Newcrest mencakup area di Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara, Sulawesi Utara dan Kepulauan Halmahera dan Maluku.
PT Semen Baturaja Persero Tbk (SMBR) wilayah Sumatera Selatan selama 2015 hingga November telah memproduksi semen sebanyak 1,85 juta ton untuk memenuhi kebutuhan pasar. umlah produksi tersebut akan ditingkatkan lagi pada 2017 ditargetkan menjadi 3,85 juta ton semen yang dihasilkan dari pabrik II direncanakan akan dibangun di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) telah melakukan pelunasan dan pembayaran bunga ke-8 MTN I PT Wijaya Karya Beton Tahun 2013. jumlah pokok MTN sebesar Rp366.000.000.000 dan bunga gross Rp8.692.500.000 dengan bunga per tahun 9,5%. Pembayaran untuk bunga dilakukan pada 10 November 2015 dan pembayaran pokok pada 13 November 2015 dimana pembayaran dilakukan total sebesar Rp374.692.500.000.
-----------------------------------
ipotindonesia , ipotplan , ipotfund
DISCLAIMER: This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendation contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein to make markets, or have positions in the securities recommended herein. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar