Market Wrap
Pada
perdagangan akhir pekan lalu indeks di bursa Wall street ditutup
bervariasi, Dow Jones terkoreksi 39,73 poin (-0,17%) pada level
23.422,21. Intel dan Merck menjadi penyumbang terbesar terhadap
pelemahan tersebut. S&P 500 terkoreksi tipis 2,32 poin (-0,09%)
pada level 2.582,30 disumbang oleh pelemahan saham sektor kesehatan dan
energi. Sementara itu Nasdaq berhasil mencatatkan kenaikan 0,83 poin
(0,01%) pada level 6.750,9. Pagi ini bursa Asia dibuka melemah, dan nilai tukar rupiah dibuka terkoreksi 54 poin (-0,40%) di level 13.597.
Technical Ideas
Terkoreksinya
indeks bursa global dan regional, penurunan harga komoditas serta
melemahnya nilai tukar rupiah diprediksi akan memberikan sentimen
negatif bagi pergerakan indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan rentang support di level 5.995 dan resistance di 6.045. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
· WSKT (Spec Buy, Support: Rp2.140, Resist: Rp2.210)
· RALS (SELL, Support: Rp880, Resist: Rp970)
· BBTN (Spec Buy, Support: Rp2.870, Resist: Rp2.950)
· MAPI (Spec Buy, Support: Rp6.475, Resist: Rp6.625)
News Highlight
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berupaya
meningkatkan pendapatan dari lini bisnis penjualan sapi. Lewat anak
usaha, PT Agro Menara Rachmat yang berlokasi di Kalimantan Tengah, AALI
akan mendatangkan ribuan sapi dari Australia. Emiten
Grup Astra ini sudah menyiapkan pendanaan hingga Rp 100 miliar.
Sapi-sapi yang didatangkan tersebut ditujukan untuk pembibitan.
Manajemen berharap, bisnis penjualan sapi akan mendorong program
kedaulan pangan di masa mendatang. Sampai
akhir tahun nanti, perusahaan menargetkan bisa melakukan pembibitan
sebanyak 6.500 ekor sapi. Sedangkan untuk penggemukan, Santosa
menyatakan sudah menjual sebanyak 1.525 ekor. Hingga akhir Oktober,
kini masih ada 2.473 ekor sapi.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) terus
berinovasi guna memperluas penetrasi penggunaan gas skala kecil
menengah. Dalam waktu dekat, emiten pelat merah tersebut bakal
meluncurkan produk gas bumi yang dikemas dalam tabung, alias compressed natural gas (CNG) guna menggantikan liquified petroleum gas (LPG). Direktur
Utama PGN, Jobi Triananda Hasjim mengatakan, produk CNG tersebut
nantinya akan ditujukan untuk pelanggan komersial dan industri kecil
menengah (IKM). Sebab harganya diyakini akan lebih murah dari harga LPG
non subsidi seperti 12 kg dan 50 kg. Menurut
Jobi jika para pelanggan komersial dan IKM bisa beralih menggunakan CNG
maka ketergantungan impor akan LPG akan berkurang.
PT Timah Tbk (TINS) Menurut
Jobi jika para pelanggan komersial dan IKM bisa beralih menggunakan CNG
maka ketergantungan impor akan LPG akan berkurang. Kegiatan
eksplorasi eksplorasi di laut dilakukan dengan pengeboran prospektif
dan pengeboran rinci di perairan Bangka, menggunakan 5 unit kapal bor. Total
biaya yang dikeluarkan TINS untuk eksplorasi darat dan laut di Bagka
dan Belitung sampai dengan Oktober 2017 adalah sebesar Rp 144,14
miliar. Biaya ini terdiri atas biaya operasional sebesar Rp 101,50
miliar dan biaya investasi sebesar Rp 42,64 miliar.
PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) membukukan kontrak baru Rp3,25 triliun sampai akhir Oktober 2017. Sekretaris
Perusahaan Total Bangun Persada Mahmilan Sugiyo Warsana memaparkan
realisasi kontrak baru tersebut mencapai 81% dari target Rp4 triliun
sampai akhir 2017. Dari
target kontrak baru sepanjang tahun itu, perusahaan menargetkan
pendapatan usaha Rp3,1 triliun serta laba bersih sekitar Rp250 miliar
pada 2017. Perusahaan ini banyak menggarap pekerjaan konstruksi
bangunan tinggi. Sampai
30 September 2017, perusahaan membukukan laba bersih yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp191,45 miliar atau
naik 19% dibandingkan dengan Rp160,5 miliar sampai 30 September 2016. Pada
2017, perusahaan menargetkan belanja modal (capex) sebesar Rp100
miliar. Pada 2018, capex emiten berkode saham TOTL itu ditargetkan
sekitar Rp50 miliar. Capex itu akan digunakan untuk pembelian peralatan
proyek, renovasi gedung, peralatan teknologi informasi, perangkat lunak
dan sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar