Market Wrap
Bursa
saham Wall Street pada perdagangan hari Selasa ditutup sebagian melemah
selama pelaku pasar mengevaluasi kebijakan dari US juga melihat laporan
keuangan kuartal perusahaan. Dow Jones ditutup melemah 107 poin
(-0,54%) di level 19.864, Nasdaq ditutup naik 1 poin (+0,02%) pada level
5.614. Dari regional, indeks Nikkei dibuka menguat 7 poin (+0,04%) di
level 19.048. Nilai tukar rupiah pada hari ini dibuka menguat 22 poin
(+0,16%) menjadi 13.347.
Technical Ideas
Melemahnya
bursa saham Wall Street serta adanya data ekonomi inflasi yang akan
dirilis hari ini diprediksi akan membuat pelaku pasar cenderung untuk
melakukan aksi wait and see, di sisi lain musim laporan keuangan
emiten yang mulai rilis diprediksi menjadi katalis positif. IHSG
diprediksi bergerak melemah terbatas dengan kisaran support di level 5.270 sedangkan resist pada level 5.320. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
· PTPP (Spec Buy, TP: Rp3.650, Support: Rp3.530)
· JPFA (SoS, TP: Rp1.800, Support: Rp1.710)
· BSDE (BoW, TP: Rp1.840, Support: Rp1.810)
· BDMN (SELL, Resist: Rp4.280, Support: Rp4.040)
News Highlight
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menyiapkan
belanja modal sebesar US$200 juta hingga US$250 juta pada tahun ini.
Belanja modal itu digunakan untuk menjaga produksi yang ditargetkan di
kisaran 52 juta ton hingga 54 juta ton. Tahun ini , ADRO menargetkan
nisbah kupas gabungan sebesar 4,85 kali. Sementara itu, target EBITDA
operasional sebesar US$900 juta hingga US$1,1 miliar. Tahun lalu, ADRO
juga merampungkan proses akuisisi terhadap tujuh PKP2B dari BHP
Billiton, termasuk satu tambang yang telah beroperasi yaitu tambang
Haju, beserta infrastruktur terkait di Kalimantan Tengah dan Timur.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencetak
penjualan bersih sebesar Rp9,11 triliun. Angka penjualan ini masih
turun dibandingkan penjualan audit tahun 2015 yang sebesar Rp10,5
triliun. Sebagai upaya pengembangan pasar ekspor emas, perseroan juga
tengah melakukan penjajakan ke beberapa pasar di Asia dan Afrika. Belum
lama ini, ANTM menyelesaikan PLTU batubara berkapasitas 2X30 MW yang
merupakan bagian dari proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa.
Pembangunan PLTU ini dituukan untuk memenuhi kebutuhan listrik fasilitas
pendukung pabrik feronikel. Dengan adanya PLTU itu, ANTM bisa
menurunkan tingkat biaya tunai pabrik feronikel di Pomalaa.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menyiapkan
belanja modal sebesar US$500 juta. Dana ini rencananya akan digunakan
untuk kegiatan-kegiatan pengembangan jaringan pipa gas distribusi dan
transmisi. Sebagian anggaran capex juga akan dialokasikan untuk
kegiatan-kegiatan downstream, midstream, upstream dan kegiatan-kegiatan
supporting lainnya yang akan dilaksanakan bersama dengan anak perusahaan
PGN. Namun dalam pelaksanaannya akan selalu memperhatikan availability
asset dan kondisi perekonomian.
PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) membukukan
penurunan pendapatan pada sembilan bulan yang terakhir Desember 2016.
Meskipun demikian, laba bruto yang berhasil dikumpulkan meningkat
dibanding periode sama tahun 2015. Hal ini dikarenakan beban pokok
penghasilan mengalami penurunan. Rincian pendapatan yaitu dari hasil
penjualan dan penyewaan alat berat sebesar US$98,1 juta di kuartal III
2016, naik dibandingkan penjualan dan penyewaan alat berat pada periode
sama tahun 2015 yaitu US$91,9 juta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar