Selasa, Desember 13

Morning Update 13 Desember 2016

Market Wrap

Bursa saham Wall Street pada perdagangan awal pekan ditutup melemah meskipun harga minyak menguat dengan treasury yield menjelang pertemuan Federal Reserve. Dow Jones ditutup menguat 39 poin (+0,20%) di level 19.796, sedangkan Nasdaq turun 32 poin (-0,59%) pada level 5.412. Dari Regional, indeks Nikkei dibuka melemah 13 poin (-0,07%) pada level 19.141. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 44 poin (+0,33%) di level Rp13.287.
                                                                                                                                                                                                              
Technical Ideas

Melemahnya bursa saham Wall Street menjelang pertemuan The Fed diprediksi menjadi sentimen negatif indeks, di sisi lain menguatnya harga minyak mentah diperkirakan menjadi katalis positif indeks. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 5.270 sedangkan resist pada level 5.330. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          UNTR (Spec Buy, TP: Rp23.325, Support: Rp22.275)
·          CTRP (Spec Buy, TP: Rp730, Support: Rp700)
·          LPCK (SELL, Resist: Rp5.825, Support: Rp5.525)
·          BBNI (SELL, Resist: Rp5.550, Support: Rp5.425)

News Highlight

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian saham kembali. Pembelian saham kembali dilakukan pada 13 Desember 2016 sampai 18 bulan kemudian. Harum Energy mengalokasikan dana sebesar US$27 juta. Ini untuk mengurangi dampak negatif terhadap tekanan jual pada perdagangan saham HRUM. Hal ini dipicu sentimen negatif dari kondisi pasar global selama beberapa tahun terakhir. Aksi pembelian kembali HRUM yang dilakukan sejak tahun lalu terlihat cukup efektif membuat saham HRUM meningkat.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mampu membukukan laba bersih sebesar US$73 juta. Kinerja perusahaan lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu rugi senilai US$627,9 juta. Namun, laba bersih BUMI bukan diperoleh dari peningkatan penjualan. Laba bersih BUMI berasal dari turunnya beban bunga keuangan dan adanya pendapatan lain-lain. Restrukturisasi BUMI yang berhasil dilakukan pada November lalu, turut dibukukan sebagai penghasilan lain-lain.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menambah investasi di sektor rumah sakit selama tiga bulan terakhir tahun ini. Induk usaha Group Emtek itu menambah investasi di Rumah Sakit Usada Insani menjadi 67% dari sebelumnya 66,67% per 30 September 2016. Manajemen perseroan dalam materi paparan publik menyatakan penambahan investasi menjadi 67% tersebut bertujuan mempermudah perbaikan dan konsolidasi di masa yang akan datang. EMTK menjajal bisnis rumah sakit sejak 2013,sebuah lini bisnis baru dalam portofolio perseroan setelah bertahun-tahun perseroan fokus menggarap bisnis jasa teknologi, media, dan komunikasi.
                                                                                                                                                                                                                                                                            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar