Kamis, Desember 8

Morning Update 08 Desember 2016

Market Wrap

Bursa saham Wall Street pada perdagangan hari Rabu ditutup menguat selama investor masih menunggu pengumuman kebijakan moneter dari Bank Sentral Eropa. Dow Jones ditutup menguat 298 poin (+1,55%) di level 19.549, sedangkan Nasdaq naik 61 poin (+1,14%) pada level 5.394. Dari Regional, indeks Nikkei dibuka menguat 193 poin (+1,04%) pada level 18.690. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 10 poin (+0,08%) di level Rp13.310.
                                                                                                                                                                                                              
Technical Ideas

Menguatnya bursa saham Wall Street serta masih menguatnya nilai tukar rupiah diprediksi menjadi sentimen positif indeks, di sisi lain melemahnya  harga minyak mentah dan komoditas lainnya diperkirakan menjadi katalis negatif indeks. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 5.245 sedangkan resist pada level 5.290. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          MAPI (Spec Buy, TP: Rp5.400, Support: Rp5.150)
·          GGRM (SELL, Resist: Rp67.000, Support: Rp63.900)
·          LPPF (Spec Buy, TP: Rp15.900, Support: Rp14.500)
·          LSIP (SELL, Resist: Rp1.890, Support: Rp1.780)

News Highlight

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) akan membagikan dividen interim sebesar Rp20 per saham. Dividen ini dibayarkan ke seluruh pemegang saham dari laba tahun buku 2016. Hingga kuartal III 2016, EMTK mencetak pendapatan sebesar Rp5,3 triliun, naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,7 triliun. Namun, laba bersihnya turun dari Rp1,4 triliun menjadi Rp331,16 miliar.

PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) baru saja mengantongi tender dari PetroChina International Jabung Ltd. Tender itu didapat melalui anak usahanya yaitu PT Suasa Benua Sukses. Kontrak akan berlangsung selama 451 hari dengan jumalh perkiraan nilai kontrak sebesar US$9,04 juta. Per kuartal III 2016, SHIP mencatatkan penurunan pendapatan menjadi US$11,7 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$12,9 juta. Laba pun ikut turun dari US$4,7 juta menjadi US$4,1 juta.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
PT Intraco Penta Tbk (INTA) memproyeksikan pendapatan dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Bengkulu dapat mencapai US$2,46 miliar setara Rp32,72 triliun. INTA juga akan menggelar aksi anorganik melalui akuisisi untuk memperbesar kepemilikan saham di dalam PLTU. Sektor kelistrikan ditargetkan akan memberikan kontribusi terhadap total pendapatan sebagai pendapatan berulang setelah beroperasi pada 2020. INTA membidik pendapatan dapat naik menjadi Rp1,4 triliun-Rp1,5 triliun di akhir tahun ini. Kontribusi penjualan alat berat sektor pertambangan ditargetkan meningkat tajam seiring dengan lonjakan harga batu bara.

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) masih mengincar proyek power plant senilai US$686 juta setara Rp9,12 triliun. Perseroan akan membentuk perusahaan patungan dengan dua investor Korea Selatan, yaitu Korea Midland Power dan Samsung Grup. Perseroan akan menggenggam kepemilikan 25%-30% dari total saham perusahaan patungan. Lini bisnis setrum yang baru pertama dirambah perseroan ini diproyeksi menyumbang 20% terhadap total pendapatan setelah beroperasi pada 2020. Saat ini, perseroan baru mengikuti tender proyek PLTG. Ke depan, Rukun Raharja masih mengincar power plant lain bila terbuka kesempatan dengan cara kongsi dan akuisisi.
                                                                                                                                                                                                                                                                                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar