Jumat, Desember 2

Morning Update 02 Desember 2016

Market Wrap

Bursa saham Wall Street pada perdagangan hari Kamis ditutup melemah dengan penurunan terdalam saham sektor teknologi menutupi kenaikan saham sektor keuangan, sementara investor masih mencermati data ekonomi dan kenaikan harga minyak mentah. Dow Jones ditutup menguat 68 poin (+0,36%) di level 19.192, sedangkan Nasdaq turun 72 poin (-1,36%) pada level 5.251. Dari Regional, indeks Nikkei dibuka melemah 117 poin (-0,63%) pada level 18.395. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 41 poin (+0,30%) di level Rp13.524.
                                                                                                                                                                                                              
Technical Ideas

Melemahnya bursa saham Wall Street serta adanya aksi demo pada hari ini diperkirakan menjadi katalis negatif indeks, di sisi lain menguatnya harga minyak mkentah diperkirakan menjadi katalis positif hari ini. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 5.165 sedangkan resist pada level 5.230. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          AISA (Spec Buy, TP: Rp2.030, Support: Rp1.900)
·          MEDC (Spec Buy, TP: Rp1.425, Support: Rp1.285)
·          BBRI (Spec Buy, TP: Rp11.650, Support: Rp10.900)
·          SIMP (SELL, Resist: Rp515, Support: Rp494)

News Highlight

PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) semakin ekspansif mengembangkan bisnisnya di sektor energi. PTPP mengincar investasi di proyek pembangkit listrik atau Independent Power Producer (IPP). Tahun depan, PTPP menargetkan bisa mendapatkan proyek IPP sebesar 610 MW. Sementara baru-baru ini PTPP telah berhasil mendapatkan satu royek pembangkit listrik energi terbarukan berkapasitas 10 MW. Proyek tersebut saat ini sedang dalam proses engineering dan ditargetkan rampung tahun depan.

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) telah memenuhi target pembukaan gerainya tahun ini. Perseroan baru saja membuka gerai Matahari di Lippo Plaza Keboen Raya Bogor. LPPF memiliki target untuk membuka minimal delapan gerai Matahari setiap tahunnya. Nilai investasi atas pembangunan gerai bervariasi, antara Rp20 miliar hingga Rp30 miliar. Besaran nilai salah satunya tergantung dari luas gerai.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
PT Tower Bersama Infratsruktur Tbk (TBIG) membukukan laba bersih yang naik signifikan pada kuartal III. Selain naiknya kinerja operasional perseroan, keuntungan dari selisih kurs juga mendorong laba perusahaan. Selama sembilan bulan perseroan telah meningkatkan site teleomunikasi sebanyak 1.137 site dan 1.837 penyewaan. Tahun juga sudah menyampaikan tiga kuartal berturut pertumbuhan organic sehingga mencerminkan pengeluaran oleh pelanggan operator untuk penyebaran jaringan 3G dan 4G.

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) memproyeksikan bisnis tahun depan masih bisa tumbuh. Perusahaan menargetkan pendapatan dan laba tumbuh linier di 2017. Dengan proyeksi perekonomian nasional masih dapat tumbuh hingga 5,1%, serta belanja pemerintah yang juga akan meningkat. Sehingga meningkatkan pula konsumsi dari masyarakat. Untuk tahun depan, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 7% linier dengan tergert pertumbuhan laba yang dipatok 7%. Hal ini guna menjaga rasio profit margin yang di target tetap terjaga pada level 10%-11%.

                                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar