Kamis, November 10

Morning_Update 20161110

Market Wrap

Bursa saham Wall Street pada perdagangan hari Kamis ditutup menguat dipimpin oleh saham sektor keuangan dan kesehatan setelah kandidat dari Partai Republik Donald Trump memenangkan pemilihan umum presiden Amerika Serikat. Dow Jones ditutup menguat 257 poin (+1,40%) di level 18.589, sedangkan Nasdaq menguat 57 poin (+1,11%) pada level 5.251. Dari Regional, indeks Nikkei dibuka menguat 968 poin (+5,96%) pada level 17.220. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 8 poin (+0,06%) di level Rp13.119.
                                                                                                                                                                                                              
Technical Ideas

Menguatnya bursa saham Global dan Regional serta harga minyak mentah pasca terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS diprediksi menjadi sentimen positif indeks hari ini. IHSG diprediksi bergerak menguat dengan support di level 5.360 sedangkan resist pada level 5.460. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          BJBR (Spec Buy, TP: Rp1.635, Support: Rp1.550)
·          KAEF (SoS, Resist: Rp2.570, Support: Rp2.430)
·          JPFA (SELL, Resist: Rp1.915, Support: Rp1.805)
·          AKRA (SELL, Resist: Rp7.050, Support: Rp6.850)

News Highlight

PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) memberikan sinyal pencapaian kontrak barunya hingga akhir tahun nanti akan melampaui target. Ini terlihat dari penerimaan kontrak baru perseroan hingga akhir Oktober lalu yang diproyeksi mencapai Rp27,38 triliun. Angka ini setara dengan 88,32% dari total target kontrak baru. Adapun pencapaian kontrak baru hingga periode tersebut terdiri dari kontrak baru induk, yaitu PTPP sebesar Rp23,08 triliun dan anak perusahaan sebesar Rp4,3 triliun. 

PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) menargetkan meraup dana sebesar Rp1 triliun pada right issue yang akan dilakukan pada pertengahan November 2016. Setelah right issue ini, kepemilikan JPMCB Cathay Life Insurance Co Ltd, perusahaan asuransi Taiwan, akan relatif tetap yaitu sebesar 40%. Hal ini karena sesuai dengan PBI mengenai kepemilikan saham bank umum yang mengatur batas maksimal kepemilikan bank. Selain itu, PT Mayapada Karunia berpotensi mengalami penambahan kepemilikan menjadi 21,85% dari sebelumnya 19,45%. Dana right issue ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan penyaluran kredit.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
PT United Tractors Tbk (UNTR) membidik penjualan kendaraan alat berat sebanyak 2.500 unit pada 2017. Pada tahun depan, perseroan lebih optimistis seiring terus membaiknya harga komoditas batu bara. Perseroan memperkirakan anggaran belanja modal pada 2017 akan naik 15%-20%. Peningkatan anggaran belanja modal itu seiring dengan positifnya kinerja sektor pertambangan. UNTR akan mengalokasikan dana belanja modal untuk menyokong kinerja PT Pamapersada Nusantara hingga 80%. Pama akan menyerap belanja modal untuk pengadaan alat-alat berat pertambangan batu bara.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) merilis pernyataan resmi setelah mencapai perdamaian dengan kreditur terkait restrukturisasi utang Rp135,78 triliun. Manajemen Bumi Resources optimistis kinerja perseroan akan melejit setelah mendapat persetujuan kreditur atas restrukturisasi utang. Manajemen BUMI menunggu laporan resmi dari tim kuasa hukum atas hasil positif dari pengadilan untuk dilaporkan kepada otoritas bursa. Keputusan resmi itu menugaskan manajemen BUMI untuk memulai pelaksanaan rencana restrukturisasi utang melalui tukar guling menjadi saham setelah direstui kreditor.
                                   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar