Market Wrap
Bursa
saham Wall Street pada perdagangan hari Kamis ditutup menguat dipimpin
oleh saham sektor keuangan dan kesehatan setelah kandidat dari Partai
Republik Donald Trump memenangkan pemilihan umum presiden Amerika
Serikat. Dow Jones ditutup menguat 257 poin (+1,40%) di level 18.589, sedangkan Nasdaq menguat 57 poin (+1,11%) pada level 5.251.
Dari Regional, indeks Nikkei dibuka menguat 968 poin (+5,96%) pada
level 17.220. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 8
poin (+0,06%) di level Rp13.119.
Technical Ideas
Menguatnya
bursa saham Global dan Regional serta harga minyak mentah pasca
terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS diprediksi menjadi sentimen
positif indeks hari ini. IHSG diprediksi bergerak menguat dengan support di level 5.360 sedangkan resist pada level 5.460. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
· BJBR (Spec Buy, TP: Rp1.635, Support: Rp1.550)
· KAEF (SoS, Resist: Rp2.570, Support: Rp2.430)
· JPFA (SELL, Resist: Rp1.915, Support: Rp1.805)
· AKRA (SELL, Resist: Rp7.050, Support: Rp6.850)
News Highlight
PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) memberikan
sinyal pencapaian kontrak barunya hingga akhir tahun nanti akan
melampaui target. Ini terlihat dari penerimaan kontrak baru perseroan
hingga akhir Oktober lalu yang diproyeksi mencapai Rp27,38 triliun.
Angka ini setara dengan 88,32% dari total target kontrak baru. Adapun
pencapaian kontrak baru hingga periode tersebut terdiri dari kontrak
baru induk, yaitu PTPP sebesar Rp23,08 triliun dan anak perusahaan
sebesar Rp4,3 triliun.
PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) menargetkan meraup dana sebesar Rp1 triliun pada right issue yang akan dilakukan pada pertengahan November 2016. Setelah right issue
ini, kepemilikan JPMCB Cathay Life Insurance Co Ltd, perusahaan
asuransi Taiwan, akan relatif tetap yaitu sebesar 40%. Hal ini karena
sesuai dengan PBI mengenai kepemilikan saham bank umum yang mengatur
batas maksimal kepemilikan bank. Selain itu, PT Mayapada Karunia
berpotensi mengalami penambahan kepemilikan menjadi 21,85% dari
sebelumnya 19,45%. Dana right issue ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan penyaluran kredit.
PT United Tractors Tbk (UNTR) membidik
penjualan kendaraan alat berat sebanyak 2.500 unit pada 2017. Pada
tahun depan, perseroan lebih optimistis seiring terus membaiknya harga
komoditas batu bara. Perseroan memperkirakan anggaran belanja modal pada
2017 akan naik 15%-20%. Peningkatan anggaran belanja modal itu seiring
dengan positifnya kinerja sektor pertambangan. UNTR akan mengalokasikan
dana belanja modal untuk menyokong kinerja PT Pamapersada Nusantara
hingga 80%. Pama akan menyerap belanja modal untuk pengadaan alat-alat
berat pertambangan batu bara.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) merilis
pernyataan resmi setelah mencapai perdamaian dengan kreditur terkait
restrukturisasi utang Rp135,78 triliun. Manajemen Bumi Resources
optimistis kinerja perseroan akan melejit setelah mendapat persetujuan
kreditur atas restrukturisasi utang. Manajemen BUMI menunggu laporan
resmi dari tim kuasa hukum atas hasil positif dari pengadilan untuk
dilaporkan kepada otoritas bursa. Keputusan resmi itu menugaskan
manajemen BUMI untuk memulai pelaksanaan rencana restrukturisasi utang
melalui tukar guling menjadi saham setelah direstui kreditor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar