Market Wrap
Bursa
saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat dipimpin
oleh saham sektor utilitas karena investor menunggu hasil keputusan
pemilihan presiden AS. Dow Jones ditutup menguat 73 poin (+0,40%) di level 18.333, sedangkan Nasdaq menguat 27 poin (+0,53%) pada level 5.193.
Dari Regional, indeks Nikkei dibuka menguat 136 poin (+0,79%) pada
level 17.307. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 13
poin (+0,10%) di level Rp13.071.
Technical Ideas
Menguatnya
bursa saham Global dan Regional serta harga komoditas lainnya dan
pelaku pasar menanti hasil keputusan pemilihan umum presiden AS
diprediksi menjadi sentimen positif indeks hari ini. IHSG diprediksi bergerak menguat dengan support di level 5.415 sedangkan resist pada level 5.520. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
· INDF (Spec Buy, TP: Rp8.550, Support: Rp8.200)
· MPPA (Spec Buy, TP: Rp1.780, Support: Rp1.700)
· SMBR (Spec Buy, TP: Rp2.090, Support: Rp1.990)
· UNVR (Spec Buy, TP: Rp44.650, Support: Rp44.100)
News Highlight
PT PP Properti Tbk (PPRO) masih
memiliki sisa belanja modal yang tak sedikit. Awal 2016, PPRO telah
menganggarkan capex sebesar Rp800 miliar. Hingga saat ini, perseroan
baru memakai setengah dari belanja modal tersebut yaitu sebesar Rp400
miliar. Di kuartal IV, PPRO berencana memakai belanja modal tersebut
untuk pembelian lahan perusahaan. PPRO akan menambah landbank seluas 20 ha – 30 ha dengan lokasi yang masih dirahasiakan. Saat ini, total landbank perusahaan sekitar 65 ha.
PT Aneka tambang Persero Tbk (ANTM) akan
gencar melakukan eksplorasi tambang baru pasca bekerja sama dengan
Newcrest Mining Limited. Ada beberapa wilayah yang akan dibidik untuk
mencari cadangan emas baru dibeberapa provinsi Indonesia. Kerja sama
eksplorasi bersama perusahaan asal Australia ini nantinya akan
dikembangkan dalam investasi bersama, baik penambangan maupun pengolahan
emas. Dengan adanya aksi eksplorasi ini diharapkan bisa menambah
pendapatan Antam melalui bisnis Geomin. Unit Geomin adalah salah satu
unit operasi Antam yang melakukan pengembangan pencarian sumber daya
mineral baru.
PT Sekar Laut Tbk (SKLT) akan melakukan pembelian kembali saham dengan jumlah tidak melebihi 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor. Biaya buyback
saham diperkirakan sebesar Rp78 juta. Maksimal saham yang dibeli
sebanyak 69.074.500 saham dengan harga beli maksimal Rp360 per lembar. Buyback
akan dilakukan pada 16 Desember 2016-15 Desember 2017 atau hingga
tercapainya jumlah saham yang direncanakan untuk dibeli kembali.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) restrukturisasi
utang emiten ditentukan hari Rabu, 9 November 2016. Perseroan tengah
dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Batas waktu
PKPU diperpanjang menjadi 9-10 November dari 27 Oktober 2016. Jumlah
kreditur yang mengajukan tagihan sebanyak 207 pihak dengan nilai
Rp135,78 triliun. Perseroan juga telah sepakat untuk melakukan rencana right issue paling lambat 30 Juni 2017.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar