Kamis, November 24

Morning Update 24 November 2016

Market Wrap

Bursa saham Wall Street pada perdagangan hari Kamis ditutup bervariasi karena investor mendalami data ekonomi, termasuk hasil notulensi pertemuan The Federal Reserve bulan November. Dow Jones ditutup menguat 59 poin (+0,31%) di level 19.083, sedangkan Nasdaq turun 5 poin (-0,11%) pada level 5.380. Dari Regional, indeks Nikkei dibuka menguat 158 poin (+0,87%) pada level 18.321. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 61 poin (-0,45%) di level Rp13.551.
                                                                                                                                                                                                              
Technical Ideas

Bervariasinya bursa saham Wall Street dan terus melemahnya nilai tukar rupiah diprediksi menjadi sentimen negatif indeks. Di sisi lain masih menguatnya harga minyak mentah diperkirakan menjadi katalis positif indeks. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 5.175 sedangkan resist pada level 5.240. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          KLBF (Spec Buy, TP: Rp1.540, Support: Rp1.465)
·          UNTR (Spec Buy, TP: Rp22.325, Support: Rp21.475)
·          CTRA (Spec Buy, TP: Rp1.455, Support: Rp1.415)
·          INCO (Spec Buy, TP: Rp3.520, Support: Rp3.220)

News Highlight

PT Ultrajaya Milk Tbk (ULTJ) sukses menggelar private placement senilai total Rp1,22 triliun. Aksi ini dilakukan di harga Rp4.500 per saham dengan nilai transaksi Rp427,5 miliar. Pada Agustus 2016, pemegang saham pendiri menjual kepemilikan 6,84% saham. Nilai transaksinya mencapai Rp791,9 miliar. Saham ULTJ ditawarkan ke investor institusi lokal dan investor asing yang berasal dari Singapura, Hong Kong, Amerika Serikat dan Eropa. Para investor melirik ULTJ lantaran emiten ini masih terus ekspansi.

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan meluncurkan klaster baru di proyek Summarecon Bandung pada akhir November 2016 guna mengejar sisa target prapenjualan sebanyak Rp1,1 triliun. Hingga Oktober 2016, perseroan telah meraup prapenjualan sebanyak Rp2,4 triliun atau 68,5% dari target. Summarecon telah merevisi target prapenjualan menjadi Rp3,5 triliun dari sebelumnya Rp4,5 triliun menyusul penjualan yang masih lesu hingga kuartal III 2016.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan kembali menambah kapasitas produksinya. Perseroan akan memperluas kapasitas pabrik polyethylene. Ekspansi pabrik ini diharapkan menambah kapasitas 400.000 ton per tahun. Saat ini, total kapasitas polyethylene perseroan sekitar 336.000 ton per tahun. Perseroan akan menggunakan 30%-40% dana kas internal untuk membiayai proyek tersebut. Setelah perluasan pabrik ini, perseroan bisa memanfaatkan kelebihan produksi ethylene sekitar 430.000 ton per tahun untuk penggunaan internal.

PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP) berencana menambah segmen residensial pada 2017 untuk menambah sumber pendapatan baru. Tahun depan perseroan berniat merilis proyek apartemen di Batam. Pendapatan dari penjualan properti akan menjadi sumber pendapatan baru karena basis pendapatan perserian saat ini seluruhnya dari properti investasi. Per September 2016, pendapatan INPP mencapai Rp391,63 miliar, turun 1% secara tahunan. Sementara itu, sepanjang tahun ini INPP membidik pertumbuhan pendapatan 20% atau Rp704,5 miliar.
                                                                                                                                                                                                                                                                                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar