Kamis, November 17

Morning Update 17 November 2016

Market Wrap

Bursa saham Wall Street pada perdagangan hari Kamis ditutup bervariasi setelah kenaikan karena pemilu presiden AS mulai melambat. Sektor keuangan melemah lebih dari satu persen. Dow Jones ditutup melemah 55 poin (-0,29%) di level 18.868, sedangkan Nasdaq naik 19 poin (+0,36%) pada level 5.284. Dari Regional, indeks Nikkei dibuka melemah 83 poin (-0,47%) pada level 17.779. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka melemah 46 poin (-0,34%) di level Rp13.391.
                                                                                                                                                                                                              
Technical Ideas

Bervariasinya bursa saham Wall Street dan harga minyak mentah yang turun di prediksi menjadi sentimen negatif indeks hari ini. Namun, adanya potensi technical rebound diperkirakan menjadi katalis positif. Hari ini pelaku pasar juga menunggu rilis data suku bunga BI. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 5.130 sedangkan resist pada level 5.265. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          BBRI (Spec Buy, TP: Rp11.800, Support: Rp11.250)
·          TLKM (Spec Buy, TP: Rp4.100, Support: Rp3.900)
·          ICBP (Spec Buy, TP: Rp9.000, Support: Rp8.650)
·          PWON (Spec Buy, TP: Rp705, Support: Rp685)

News Highlight

PT Timah Tbk (TINS) kinerja perusahaan tampak cerah seiring dengan kenaikan harga jual timah yang cukup tinggi. Beberapa analis sepakat, harga jual timah global akan terus meningkat seiring pasokan timah yang menipis. Harga timah kontrak tiga bulanan di London Market Exchange sebesar US$20.300 per metrik ton. Pekan lalu, harga timah juga sudah menyentuh level tertingginya pada tahun ini di US$21.845 per metrik ton.

PT Indosat Tbk (ISAT) memangkas utang yang berdenominasi dollar Amerika Serikat (AS). Utang dalam bentuk dollar itu kini hanya mencapai 12% dari total utang Indosat yang mencapai Rp19,9 triliun. Penurunan utang dalam dollar AS ini membuat ISAT mencetak laba bersih sebesar Rp845,4 miliar pada kuartal III 2016. Pada tahun lalu, ISAT masih membukukan rugi bersih Rp1,1 triliun karena ada rugi kurs yang tinggi. Utang dari pinjaman bank dan obligasi tercatat turun 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp22,6 triliun.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menekan perjanjian kerja sama dengan BP Global Investments Limited. Perjanjian ini dibentuk melalui anak usaha AKRA, PT Anugrah Krida Retailindo. Keduanya akan mendirikan perusahaan joint venture untuk membangun dan mengembangkan jaringan ritel Bahan Bakar Minyak (BBM) dan memasok BBM kualitas premium. Kerjasama ini bisa mendorong pendapatan perseroan dalam jangka panjang lantaran permintaan BBM ritel di Indonesia makin berkembang. Sehingga, prospek bisnis ini masih besar.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menyerap hampir seluruh fasilitas pinjaman US$208,5 juta. Penarikan terbaru dilakukan pada pertengahan pekan ini. Nilainya US$20 juta yang berasal dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia (Indonesia Eximbank). Penarikan dilakukan untuk mendukung pembangunan smelter di tambang emas yang kami miliki. PSAB sedang dalam agenda meningkatkan produktivitasnya. Apalagi, saat ini isu kenaikan harga emas yang merupakan safe haven kembali muncul. Sayang, hal ini belum mendongkrak performa PSAB secara signifikan.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
Akses full report di : http://ipot.id/?g=r/e/3c186a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar