Selasa, Oktober 18

Morning Update IPOT 18 Oktober 2016

Market Wrap

Bursa saham Wall Street pada perdagangan awal pekan ditutup melemah ditengah penurunan harga minyak mentah serta pelaku pasar yang masih mencermati kinerja laporan keuangan, data ekonomi, dan pernyataan dari pejabat the Fed. Dow Jones ditutup melemah 52 poin (-0,29%) di level 18.086, S&P 500 turun 6 poin (-0,30%) di level 2.126 sedangkan Nasdaq terkoreksi 14 poin (-0.28%) pada level 5.200. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka naik 5 poin (+0,03%) pada level 16.905. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 24 poin (+0,18%) di level Rp13.045.
                                                                                                                                                                             
Technical Ideas

Menguatnya bursa saham Wall Street serta melemahnya haminyak mentah diprekdiksi memberikan sentimen negatif indeks, di sisi lain pelaku pasar yang masih mencermati kinerja laporan keuangan emiten diperkirakan menjadi katalis positif hari ini. IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan target support di level 5.380 sedangkan resist pada level 5.440. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          TLKM (Spec Buy, TP: Rp4.290, Support: Rp4.200)
·          JPFA (Spec Buy, TP: Rp1.775, Support: Rp1.705)
·          RALS (Spec Buy, TP: Rp1.215, Support: Rp1.175)
·          BBCA (Spec Buy, TP: Rp16.000, Support: Rp15.800)

News Highlight

PT Bank BRI Agro Tbk (AGRO) telah menetapkan harga pelaksanaan right issue. Rentang harga yang ditawarkan adalah Rp130 – Rp175 per saham. Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 3,84 miliar saham baru. Dana segar yang diperoleh melalui right issue ini sekitar Rp499,75. Rasio right issue yang digunakan adalah, setiap pemilik 6.698 saham lama akan memperoleh 2.244 saham baru. Right issue ini memiliki efek dilusi sebesar 25,33%.
                                                                                                                                                                                                                                           
PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) mencatat laba bersih sebanyak Rp1,71 miliar per Juni 2016, turun 85% secara tahunan. Laba terkoreksi didorong oleh penurunan pendapatan. Pendapatan bersih perseroan mencapai Rp143,18 miliar, turun 12,36%. Pendapatan tersebut turun disebabkan koreksi di segmen jasa konsultan minyak dan properti. Berdasarkan pelanggan ConocoPhillips Indonesia Inc. Ltd masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar bagi perseroan dengan porsi 32,72% per Juni 2016.
                                                                                                                                                                                                                          
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan menyelesaikan proses transaksi penjualan saham entitas anak usahanya, China Minzhong Food Corporation Limited (CMZ) kepada perusahaan yang dimiliki Anthoni Salim, Marvellous Glory Holdings Limited. Nantinya, perseroan akan menerima surat utang yang bisa ditukar dengan saham alias exchangeable bonds. Nilai pokok obligasi tukar yang akan diperoleh INDF itu mencapai S$ 235,49 juta. Tidak ada jaminan atas penerbitan exchangeable bonds tersebut.
                                                                                                                                                
PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) masih belum memaksimalkan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana yang diperolehnya tahun 2013 lalu. Perseroan masih menyisakan dana sebesar Rp427,65 miliar, dari perolehan Rp1,25 triliun. Sisa dana ini diperoleh lantaran perseroan belum memaksimalkan alokasi pengembangan tokonya. Perseroan lebih melakukan ekspansi secara terbatas. Penambahan jumlah gerai dilakukan dengan lebih selektif di kota yang dinilai potensial.
                                 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar