Market Wrap
Bursa
saham Wall Street pada perdagangan awal pekan ditutup melemah ditengah
penurunan harga minyak mentah serta pelaku pasar yang masih mencermati
kinerja laporan keuangan, data ekonomi, dan pernyataan dari pejabat the
Fed. Dow Jones ditutup melemah 52 poin (-0,29%) di level 18.086, S&P 500 turun 6 poin (-0,30%) di level 2.126 sedangkan Nasdaq terkoreksi 14 poin (-0.28%) pada level 5.200. Dari regional, Pagi ini indeks Nikkei dibuka naik 5 poin (+0,03%) pada level 16.905. Nilai tukar Rupiah terhadap USD pagi ini dibuka menguat 24 poin (+0,18%) di level Rp13.045.
Technical Ideas
Menguatnya bursa saham
Wall Street serta melemahnya haminyak mentah diprekdiksi memberikan
sentimen negatif indeks, di sisi lain pelaku pasar yang masih mencermati
kinerja laporan keuangan emiten diperkirakan menjadi katalis positif
hari ini. IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan target support di level 5.380 sedangkan resist pada level 5.440. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:
· TLKM (Spec Buy, TP: Rp4.290, Support: Rp4.200)
· JPFA (Spec Buy, TP: Rp1.775, Support: Rp1.705)
· RALS (Spec Buy, TP: Rp1.215, Support: Rp1.175)
· BBCA (Spec Buy, TP: Rp16.000, Support: Rp15.800)
News Highlight
PT Bank BRI Agro Tbk (AGRO) telah menetapkan harga pelaksanaan right issue.
Rentang harga yang ditawarkan adalah Rp130 – Rp175 per saham. Perseroan
akan melepas sebanyak-banyaknya 3,84 miliar saham baru. Dana segar yang
diperoleh melalui right issue ini sekitar Rp499,75. Rasio right issue yang digunakan adalah, setiap pemilik 6.698 saham lama akan memperoleh 2.244 saham baru. Right issue ini memiliki efek dilusi sebesar 25,33%.
PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) mencatat
laba bersih sebanyak Rp1,71 miliar per Juni 2016, turun 85% secara
tahunan. Laba terkoreksi didorong oleh penurunan pendapatan. Pendapatan
bersih perseroan mencapai Rp143,18 miliar, turun 12,36%. Pendapatan
tersebut turun disebabkan koreksi di segmen jasa konsultan minyak dan
properti. Berdasarkan pelanggan ConocoPhillips Indonesia Inc. Ltd masih
menjadi penyumbang pendapatan terbesar bagi perseroan dengan porsi
32,72% per Juni 2016.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan
menyelesaikan proses transaksi penjualan saham entitas anak usahanya,
China Minzhong Food Corporation Limited (CMZ) kepada perusahaan yang
dimiliki Anthoni Salim, Marvellous Glory Holdings Limited. Nantinya,
perseroan akan menerima surat utang yang bisa ditukar dengan saham alias
exchangeable bonds. Nilai pokok obligasi tukar yang akan diperoleh INDF itu mencapai S$ 235,49 juta. Tidak ada jaminan atas penerbitan exchangeable bonds tersebut.
PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) masih
belum memaksimalkan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana yang
diperolehnya tahun 2013 lalu. Perseroan masih menyisakan dana sebesar
Rp427,65 miliar, dari perolehan Rp1,25 triliun. Sisa dana ini diperoleh
lantaran perseroan belum memaksimalkan alokasi pengembangan tokonya.
Perseroan lebih melakukan ekspansi secara terbatas. Penambahan jumlah
gerai dilakukan dengan lebih selektif di kota yang dinilai potensial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar