Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200 Australia sebesar 0,14 persen didorong oleh kenaikan harga saham-saham sektor energi dan pertambangan logam dasar. Penguatan indeks berlanjut menjadi 0,23% (11,95 poin) ke level 5.304,00 pada pukul 8:15 WIB.
Pada jam yang sama indeks saham Nikkei 225 Jepang naik 0,73% (118,22 poin) ke posisi 16.224,94, setelah dibuka melaju 0,99 persen. Kenaikan indeks didukung oleh penguatan nilai tukar yen terhadap dolar AS yang mendongkrak harga saham-saham manufaktur.
Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,1 persen, dan berlanjut turun 0,24% menjadi 1.971,89. Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melesat 0,85% ke level 20.279,90. Indeks Shanghai Composite melorot 0,59% menjadi 2.896,16.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diharapkan akan kembali melaju, setelah berhasil menembus zona hijau sebelum libur panjang jelang akhir pekan lalu. Analis memperkirakan, indeks berpotensi melanjutkan tren kenaikan, menembus target resisten terdekat. Namun peluang terjadinya perubahan sentimen dapat membatasi laju penguatan indeks.
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup dengan membukukan penguatan moderat didorong reli harga saham-saham sektor industri dan teknologi, serta kenaikan harga minyak. Laju penguatan indeks tertekan oleh kejatuhan harga saham-saham sektor farmasi tertekan oleh pelemahan harga obat. Indeks juga terganjal oleh rilis data pekerjaan non-pertanian AS yang hanya naik 160 ribu pada periode April, jauh di bawah rata-rata 6 bulan terakhir sebesar 242 ribu per bulan. Secara keseluruhan indeks melemah sepanjang pekan lalu.
Dow Jones Industrial Average melaju 0,45% (79,92 poin) ke posisi 17.740,63, turun 0,19% sepanjang pekan.
S&P 500 menguat 0,32% (6,51 poin) ke level 2.057,14, turun 0,40% sepanjang pekan.
Nasdaq Composite naik 0,40% (19,06 poin) berakhir di level 4.736,16, anjlok 0,82% sepanjang pekan.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 0,40% menjadi US$22,40.
Bursa saham utama akhir pekan lalu Eropa ditutup bervariasi cenderung menguat, terpengaruh oleh rilis data pekerjaan di AS yang lebih rendah dari ekspektasi, ikut menekan pergerakan indeks. Investor mengkhawatirkan oleh melemahnya perrtumbuhan ekonomi global dan pendapatan korporasi yang juga menghantui pergerakan indeks saham Asia sepanjang pekan lalu. Tekanan pelemahan indeks tertahan oleh kenaikan harga minyak.
FTSE 100 London menguat tipis 0,14% (8,45 poin) menjadi 6.125,70.
DAX 30 Frankfurt naik 0,18% (18,09 poin) ke level 9.869,9.
CAC 40 Paris turun 0,42% (-18,22 poin) di posisi 4.301,24.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, akhir pekan lalu ditutup menguat di tengah rilis data pekerjaan non-pertanian AS periode April yang meningkat 160.000, di bawah ekspektasi 207.000, dan terendah dalam 7 bulan terakhir. Tingkat pengangguran tetap tidak berubah dari Maret pada tingkat lima persen dan pendapatan rata-rata per jam untuk semua karyawan meningkat delapan sen menjadi 25,53 dolar AS. Indeks dolar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang mitra dagang AS naik 0,1 persen menjadi 93,899.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
|
Currency |
Value |
Change |
% Change |
|
Euro (EUR-USD) |
1.1404 |
-0.0001 |
-0.01% |
|
Poundsterling (GBP-USD) |
1.4427 |
-0.0058 |
-0.40% |
|
Yen (USD-JPY) |
107.12 |
-0.14 |
-0.13% |
|
Rupiah (USD-IDR) |
13,347.50 |
5.50 |
+0.04% |
|
Yuan (USD-CNY) |
6.4960 |
-0.0142 |
-0.22% |
Komoditas
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent North Sea di bursa komoditas New York dan London, akhir pekan lalu ditutup menguat sejalan dengan produksi minyak Kanada yang menurun akibat kebakaran ladang minyak di Fort McMurray, Alberta. Analis memperkirakan lebih dari 720.000 barel, dari sekitar 4 juta barel per hari, produksi minyak Kanada terhenti karena kebakaran tersebut. Harga minyak WTI turun hampir 3 persen dan minyak Brent turun lebih dari 4 persen sepanjang pekan lalu. Pasar juga memperhatikan dampak serangan kelompok militan terhadap ladang minyak lepas pantai Chevron di Nigeria, negara penghasil minyak terbesar Afrika. Baker Hughes melaporkan jumlah rig yang beroperasi di ladang-ladang minyak AS hingga akhir pekan lalu berkurang 4 unit dibanding pekan sebelumnya, menjadi 328 rig,
Harga minyak WTI naik 34 sen menjadi US$44,66 per barel.
Harga minyak Brent naik 36 sen menjadi US$45,37 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange akhir pekan lalu, ditutup dengan membukukan kenaikan tajam, dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan AS yang kurang memuaskan. Harga emas berjangka naik sekitar 0,27 persen sepanjang pekan lalu, namun lebih rendah dibanding pekan sebelmnya yang mencapai 4,92 persen.
Harga emas untuk pengiriman Juni naik US$21,7 (1,71%) menjadi US$1.294,00 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,8% menjadi US$1.287,92 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar