Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di teritori positif setelah melandai pada jeda perdagangan siang tadi. IHSG menguat 0,6 persen (28,72 poin) ke posisi 4.845,37.
Indeks LQ45 naik 0,58% ke posisi 840,36 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,31% ke posisi 652,68 poin. Indeks IDX30 naik 0,54% ke level 444,89 poin. Indeks Sri Kehati menguat 0,52% ke level 286,37 poin. Indeks SM Infra 18 drop -0,54% ke level 322,60 poin.
Aksi beli (net buy) pemodal asing senilai Rp431 miliar. Nilai transaksi yang terjadi Rp6,565 triliun dengan volume trading sebanyak 6,141 miliar saham.
Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah BRMS, KLBF, TLKM, MNCN, PBRX, LPPF, GGRM, BBRI, SRIL dan SMGR.
Nilai Tukar Rp/USD:
Rupiah menguat 0,10% ke level Rp13.240 per dolar AS.

Indeks LQ45 naik 0,58% ke posisi 840,36 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,31% ke posisi 652,68 poin. Indeks IDX30 naik 0,54% ke level 444,89 poin. Indeks Sri Kehati menguat 0,52% ke level 286,37 poin. Indeks SM Infra 18 drop -0,54% ke level 322,60 poin.
Aksi beli (net buy) pemodal asing senilai Rp431 miliar. Nilai transaksi yang terjadi Rp6,565 triliun dengan volume trading sebanyak 6,141 miliar saham.
Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah BRMS, KLBF, TLKM, MNCN, PBRX, LPPF, GGRM, BBRI, SRIL dan SMGR.
Nilai Tukar Rp/USD:
Rupiah menguat 0,10% ke level Rp13.240 per dolar AS.

Bursa Asia:
Indeks saham di Asia ditutup variatif pada trading hari Kamis (31/3). Indeks Kospi (Korsel) turun -0,31 persen. Indeks Shenzhen (China) naik 0,28 persen. Indeks ASX 200 (Australia) naik 1,45 persen.
Chief IG Market, Chris Weston menyebut selama periode triwulan I 2016 terdapat 2 kisah besar modal. Menurutnya pada awal triwulan kejatuhan pasar Asia dipicu sentimen devaluasi yuan. Setelah itu (yuan) menguat terhadap dolar AS dan indeks S&P 500 di USA naik ke level tertinggi di awal tahun ini.
Kemduian tampak kegembiraan yang sempurna dipicu sikap Chairman the Fed Janet Yellen yang berdampak para trader mengabaikan sentimen kenaikan suku bunga the Fed. Yellen menyatakan akan berhati-hati dalam mengambil keputusan kenaikan suku bunga dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian global.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) melemah -0,71% (-120,29 poin) ke level 16.758,67 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) melemah -0,13% (-26,69 poin) ke posisi 20.776,70 poin.
Indeks Shanghai (China) menguat 0,11% (3,27 poin) ke posisi 3.003,92 poin
Indeks Straits Times (Singapura) drop -1,12% (-32,09 poin) ke posisi 2.840,69 poin.
Bursa Eropa
Bursa Eropa mengawali trading hari Kamis (31/3) pagi waktu setempat ke zona negatif.
Indeks FTSE 100 (Inggris) drop -0,5% ke posisi 6.172,81 poin
Indeks DAX 30 (Jerman) turun -0,5% ke level 9.997,94 poin
Indeks CAC 40 (Perancis) melemah -0,6% ke posisi 4.416,84 poin
Oil:
Harga minyak di pasar komoditi Asia mulai bergerak melemah pada perdagangan hari Kamis (31/3) seiring perkiraan kenaikan cadangan minyak di USA lebih kecil dari estimasi membayangi kekhawatiran akan kelebihan pasokan yang sedang berlangsung. Departemen Energi USA kemarin mengatakan persediaan minyak USA naik 2,3 juta barel. Sedangkan menurut estimasi diperkiraan sebanyak 3 juta barel.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 39 sen menjadi US$37,93 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent drop 25 sen menjadi US$39,01 per barel.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Sektor_Agri_Paling_Kuat_Menopang_Laju_IHSG&level2=newsandopinion&id=4214371&img=level1_topnews_1&urlImage=Investor%20Saham.jpg#.VvzswdKqqko
Indeks saham di Asia ditutup variatif pada trading hari Kamis (31/3). Indeks Kospi (Korsel) turun -0,31 persen. Indeks Shenzhen (China) naik 0,28 persen. Indeks ASX 200 (Australia) naik 1,45 persen.
Chief IG Market, Chris Weston menyebut selama periode triwulan I 2016 terdapat 2 kisah besar modal. Menurutnya pada awal triwulan kejatuhan pasar Asia dipicu sentimen devaluasi yuan. Setelah itu (yuan) menguat terhadap dolar AS dan indeks S&P 500 di USA naik ke level tertinggi di awal tahun ini.
Kemduian tampak kegembiraan yang sempurna dipicu sikap Chairman the Fed Janet Yellen yang berdampak para trader mengabaikan sentimen kenaikan suku bunga the Fed. Yellen menyatakan akan berhati-hati dalam mengambil keputusan kenaikan suku bunga dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian global.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) melemah -0,71% (-120,29 poin) ke level 16.758,67 poin.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) melemah -0,13% (-26,69 poin) ke posisi 20.776,70 poin.
Indeks Shanghai (China) menguat 0,11% (3,27 poin) ke posisi 3.003,92 poin
Indeks Straits Times (Singapura) drop -1,12% (-32,09 poin) ke posisi 2.840,69 poin.
Bursa Eropa
Bursa Eropa mengawali trading hari Kamis (31/3) pagi waktu setempat ke zona negatif.
Indeks FTSE 100 (Inggris) drop -0,5% ke posisi 6.172,81 poin
Indeks DAX 30 (Jerman) turun -0,5% ke level 9.997,94 poin
Indeks CAC 40 (Perancis) melemah -0,6% ke posisi 4.416,84 poin
Oil:
Harga minyak di pasar komoditi Asia mulai bergerak melemah pada perdagangan hari Kamis (31/3) seiring perkiraan kenaikan cadangan minyak di USA lebih kecil dari estimasi membayangi kekhawatiran akan kelebihan pasokan yang sedang berlangsung. Departemen Energi USA kemarin mengatakan persediaan minyak USA naik 2,3 juta barel. Sedangkan menurut estimasi diperkiraan sebanyak 3 juta barel.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 39 sen menjadi US$37,93 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent drop 25 sen menjadi US$39,01 per barel.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Sektor_Agri_Paling_Kuat_Menopang_Laju_IHSG&level2=newsandopinion&id=4214371&img=level1_topnews_1&urlImage=Investor%20Saham.jpg#.VvzswdKqqko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar