Jumat, Februari 5

Equity Update 5 Februari 2016

Market Review
Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin ditutup menguat, Dow Jones menguat 80 poin (+0,49%) pada level 16.417, S&P naik 2 poin (+0,13%) pada level 1.915 dan Nasdaq ditutup menguat 6 poin (+0,13%) pada level 4.510. Indeks di bursa saham Wall Street di buka menguat mengikuti penguatan signifikan pada pasar equitas dunia lainnya. Indeks menjalani perdagangan dengan volatitilitas yang cukup tinggi. Pelemahan yang terjadi pada harga minyak dunia sempat menekan indeks ke zona negatif beberapa kali selama sesi perdagangan, namun aksi beli yang kembali dilakukan oleh pelaku pasar kembali mengangkat indeks ke zona hijau. Dari Eropa, mayoritas bursa saham mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat, DAX melemah 42  poin (-0,44%) pada level 9.393, sementara FTSE menguat 62 poin (+1,06%) pada level 5.899. Penguatan pada mayoritas indeks bursa saham eropa mengikuti pergerakan pasar equitas asia. Beberapa indeks yang mengalami pelemahan tertekan oleh tekanan yang terjadi pada harga minyak dunia.
Indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan kemarin langsung berada di teritori positif. Sentiment positif dari penguatan pada bursa saham AS langsung direspon oleh pelaku pasar. Penguatan pada nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (di tutup di level Rp13.640 per USD), Aksi beli oleh investor asing dan penguatan cukup signifikan pada bursa saham asia serta penguatan pada pembukaan perdagangan bursa saham eropa mampu membuat IHSG bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan kemarin. IHSG akhirnya ditutup menguat cukup signifikan sebesar 70 poin (+1,52%) pada level 4.666. Investor asing mencatatkan beli bersih (foreign net buy) sebesar 361,3M di pasar regular dan negosiasi. Seluruh sektor mengakhiri perdagangan di zona hijau. Sektor barang konsumsi dan keuangan yang masing-masing mengalami penguatan sebesar 51 poin (+2,33%) dan 12 poin (+1,85%) menjadi penopang utama pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.

equity5
Seiring penguatan pada mayoritas bursa saham gobal, penguatan cukup signifikan pada IHSG dan nilai tukar rupiah terhadap USD serta kembali masuknya dana investor asing ke bursa saham Indonesia membuat IHSG berpotensi untuk bergerak melanjutkan penguatan. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.605 dan resistance 4.720. Pergerakan keluar masuknya dana asing tetap menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan, mengingat asing mendominasi pergerakan saham-saham di IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: BBRI(Buy), ANTM(Buy), ASII(Buy) dan ADRO(SoS).
                                                                             News Highlights
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) meraup laba bersih sepanjang 2015 sebesar Rp1,85T atau tumbuh 62% dibandingkan tahun sebelumnya Rp1,15T. Sementara rata-rata perbankan mengalami penurunan pendapatan, laba bersih BTN meningkat dengan sangat signifikan. BTN mencatat kinerja kredit dan pembiayaan sebesar Rp139T atau tumbuh 19,88% dibandingkan tahun sebelumnya Rp115,92T. Pertumbuhan kredit BTN tersebut di atas rata-rata pertumbuhan industri yang hanya berada pada kisaran 9,85%. Sementara itu, dana pihak ketiga perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp128T, tumbuh 19,97% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan dana pihak ketiga tersebut juga di atas rata-rata pertumbuhan industri 7,7%. BBTN juga berhasil menekan tingkat kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di bawah 4% pada 2015 setelah tiga tahun sebelumnya selalu berada di atas 4%. BBTN pada tahun 2016 optimistis bisa mempertahankan pertumbuhan kredit kisaran 18-20%.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) optimis tetap bisa membangun pabrik semen di Kecamatan Tambakromo dan Kayen, Kabupaten Pati. Indocement yakin rencana pembangunan pabrik semen di Pati dengan nilai investasi sekitar Rp5T ini tetap dapat berjalan seiring langkah upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya. Rencana pembangunan pabrik semen Indocement terhambat seiring putusan majelis hakim PTUN Semarang yang membatalkan yang membatalkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pati terkait izin pembangunan pabrik semen dan penambangan batu gamping untuk PT SMS. Keputusan majelis hakim itu sekaligus mengabulkan gugatan yang dilayangkan warga Pati.
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan membangun dua pabrik betok pracetak berkapasitas 350.000 ton pada tahun ini. Pembangunan pabrik anyar tersebut akan dilakukan melalui anak usahanya, PT Waskita Beton Precast. Pembangunan pabrik tersebut untuk mengejar target kapasitas produksi beton precast tahun ini sebesar 2,65 juta ton per tahun. Akhir tahun lalu, kapasitas produksi kami masih 1,8 juta ton. Waskita Beton Precast akan membangun satu pabrik beton pracetak di Palembang, berkapasitas 250.000 ton. Pabrik tersebut untuk melayani proyek-proyek yang ada di daerah Sumatera bagian Selatan, terutama kebutuhan proyek light rail transit (LRT) di Palembang, yang akan digarap WSKT.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Angkasa Pura 2 (Persero) meningkatkan.kerja sama dalam bidang pengelolaan kas terintegrasi (integrated cash management). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dilaksanakan di Gedung Kantor Pusat BNI di Jakarta, Kamis. Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati dan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura 2 (Persero) Andra Y Agussalam. Untuk membantu operasional Angkasa Pura 2, maka BNI menyediakan solusi cash management yang terpadu mulai dari collection, liquidity management, hingga payment management.
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar Rp 700M-Rp 800M tahun ini. Perusahaan ritel tersebut akan menggunakan belanja modal untuk melanjutkan ekspansi gerai baru.  Sebagian pendanaan capex menggunakan kas internal, sisanya pinjaman perbankan. Tahun ini, MPPA berencana menambah 10 gerai Hypermart. Menurut Danny, sebagian besar gerai Hypermart akan dibangun di luar Jawa. Rinciannya, tiga di pulau Jawa dan tujuh di luar Pulau Jawa, seperti Sumatera dan Indonesia bagian timur. Di samping itu, MPPA akan menambah tiga hingga empat gerai Foodmart, lalu empat gerai Smart Club dan 10 gerai Boston. Ini mengikuti penambahan gerai Hypermart. Khusus Foodmart, akan dibangun di kota-kota besar, seperti Jabodetabek, Surabaya dan Medan.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tahun ini memperluas pasar ekspor ke Thailand seiring dengan diraihnya tender obat resep dari pemerintah Thailand. Pasar Thailand memang cukup terbuka terlebih setelah memasuki era masyarakat ekonomi Asean. Produk yang diekspor ke Thailand sudah dipersiapkan sejak beberapa tahun ke belakang, tetapi bisa diekspor tahun ini lantaran registrasi produk baru memakan waktu yang tidak singkat. Tahun ini, KLBF berharap dapat meningkatkan kontribusi pendapatan penjualan dari ekspor menjadi 6% dari 5% tahun lalu.
PT Blue Bird Tbk (BIRD) berencana akan menambah armada taksi di Bandung pada tahun 2016 ini. Perseroan masih memiliki 350 izin operasional taksi yang belum direalisasikan. Saat ini jumlah armada yang beroperasi pada kota Bandung hanya sekitar 261 unit. Untuk tahun 2016 perseroan berencana untuk menambah 2000 unit armada, sementara realisasi penambahan armada pada tahun 2015 hanya sebesar 1500 unit dari target yang sebanyak 4500 unit.

-----------------------------------

DISCLAIMER: This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness.  Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendation contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.  PT. Indo Premier Securities or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein to make markets, or have positions in the securities recommended herein. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar