Jumat, Januari 29

Equity Update 29 Januari 2016

Market Review
Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat cukup signifikan, Dow Jones menguat 126 poin (+0,79%) pada level 16.070, S&P naik 10 poin (+0,53%) pada level 1.893 dan Nasdaq ditutup menguat 39 poin (+0,87%) pada level 4.468. Indeks di bursa saham Wall Street menjalani perdagangan dengan fluktuasi yang cukup tinggi. Penguatan yang terjadi pada harga minyak dunia seiring berita potensi pembicaraan antara Rusia dan preodusen OPEC untuk memangkas produksi berhasil mengangkat harga saham-saham yang berbasis energi. Laba dari salah satu emiten besar yaitu Facebook yang lebih tinggi dari ekspektasi membuat sahamnya di buru dan memberikan sentiment positif bagi perusahaan teknologi besar lainnya. Dari Eropa, bursa saham mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup melemah cukup signifikan, DAX melemah 241 poin (-2,44%) pada level 9.640, sementara FTSE melemah 58 poin (-0,97%) pada level 5.932. Indeks di bursa saham eropa menjalani perdagangan dengan fluktuasi tinggi, data-data ekonomi zona eropa yang masih di nilai kurang baik dan sikap hati-hati The Fed dalam mengeluarkan kebijakan menjadi fokus pelaku pasar di bursa saham eropa.
Indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan kemarin langsung berada di teritori negatif. Sentiment negatif dari pelemahan cukup signifikan pada bursa saham amerika langsung direspon oleh pelaku pasar. Namun, Penguatan pada nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (di tutup di level Rp13.873 per USD) dan penguatan yang terjadi pada beberapa bursa saham asia serta penguatan pada awal perdagangan bursa saham eropa mampu membuat IHSG berbalik ke zona hijau. Aksi beli terhadap saham-saham dengan kapitalisasi pasar yang besar turut mempertahankan IHSG di zona hijau. IHSG akhirnya ditutup menguat sebesar 19 poin (+0,42%) pada level 4.603. Investor asing mencatatkan beli bersih (foreign net buy) sebesar 8,7M di pasar regular dan negosiasi. Sektor aneka industri dan Pertanian yang masing-masing mengalami penguatan sebesar 15 poin (+1,44%) dan 24 Poin (+1,43%) menjadi penopang utama pergerakan ISHG pada perdagangan kemarin.
eu 29
Seiring penguatan pada bursa saham Amerika dan penguatan pada IHSG serta nilai tukar rupiah terhadap USD pada perdagangan kemarin, ditengah pelemahan cukup signifikan pada bursa saham eropa membuat IHSG berpotensi untuk bergerak melanjutkan penguatan. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.570 dan resistance 4.640. Pergerakan keluar masuknya dana asing tetap menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan, mengingat asing mendominasi pergerakan saham-saham di IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: AALI(Buy), BJBR(Buy), BSDE(Spec Buy) dan LSIP(SoS).
News Highlights
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) hingga Desember 2015 telah menyalurkan kredit ke sektor usaha mikro mencapai Rp42,4T, tumbuh 22,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kredit dengan plafon maksimal senilai Rp200 juta tersebut disalurkan kepada hampir 1,1 juta debitur, dimana sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro di sektor perdagangan. di samping kredit mikro, komitmen perseroan untuk menjadi sahabat pelaku usaha mikro juga direalisasikan melalui dukungan kepada program pemerintah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk KUR, sejak diluncurkan pada Oktober 2007, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp21,68T hingga akhir Desember 2015 kepada 466.946 debitur KUR.
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membidik pendanaan eksternal Rp 1T untuk membiayai belanja modal alias capital expenditure (capex) tahun ini. Manajemen mengkaji sejumlah opsi, yakni menerbitkan obligasi, mengajukan utang bank dan pinjaman Export Credit Agency (ECA). Produsen semen pelat merah ini siap menggelar ekspansi organik sepanjang 2016. SMGR menargetkan capex tahun ini sebesar Rp 7T. Dengan mencermati cash flow, pembiayaan investasi SMGR harus disokong dari luar. Namun, belum dapat memastikan melalui mekanisme apa pendanaan eksternal SMGR. Saat ini manajemen masih mencermati skema paling menguntungkan.
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sampai dengan bulan Desember 2015 mencapai 1,734 juta ton turun sedikit dibandingkan pencapatah tahun 2014 yang 1,743 ton. Sampai dengan Desember 2015 produksi Tandan Buah Segar (TBS) mencapai 5,60 juta ton naik 0,7 persen dari 5,56 juta ton tahun sebelumnya.
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi senilai Rp 5T. Untuk PUB tahap pertama, WSKT akan menerbitkan obligasi Rp 2T pada Kuartal II 2016 ini. Obligasi itu menggunakan buku Desember 2015 sebagai dasar valuasi. obligasi itu akan diterbitkan dalam dua seri yang bertenor tiga tahun dan lima tahun. Nantinya, dana obligasi akan digunakan untuk modal kerja dan belanja modal untuk beberapa proyek konstruksi yang sifatnya jangka panjang.
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mulai memfokuskan portofolio bisnisnya di Subang, Jawa Barat. Namun, bukan berarti portofolio lamanya di Karawang ditinggalkan. Perseroan masih berencana membentuk joint venture (JV) untuk menguasai 100 hektar (ha) lahan di kawasan tersebut. Catatan saja, dalam bisnis lahan industri, mengembangkan lahan sendiri bakal memberikan margin yang lebih tebal ketimbang lahan yang dikelola dengan skema JV. Hanya saja, dalam JV, modal khususnya untuk akuisisi lahan memang tidak sebesar mengembangkan lahan milik sendiri.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) melalui anak usahanya mendapatkan fasilitas pinjaman senilai Rp1.275.000.000.000 dari berapa pihak yaitu PT Rabobank International Indonesia, PT Maybank Indonesia Tbk (BNII), dan PT Bank Of Tokyo-Mitsubishi UFJ LTD Jakarta Branch. Anak usaha yang mendapatkan fasilitas pinjaman antara lain yaitu, PT Indo Beras Unggul, PT Jatisari Srirejeki, PT Sukses Abadi Karya Inti. Tujuan dari pinjaman tersebut adalah mendukung financial anak usaha Perseroan (AISA).
PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) pada Kamis resmi membuka satu lagi pusat layanan kesehatan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta. Gerai terbaru tersebut mengintegrasikan sejumlah fasilitas layanan kesehatan pada satu atap seperti apotek, klinik dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis, laboratorium klinik, optik dan homecare, dan segera menyusul layanan hemodialisa. Peresmian 'outlet' ini merupakan perwujudan visi kami yaitu menjadi perusahaan "healthcare" pilihan utama yang terintegrasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar