Market Review
Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan di tutup menguat, Dow Jones menguat 116 poin (+0,74%) pada level 15.883, S&P menguat 10 poin (+0,52%) pada level 1.869, sementara Nasdaq berakhir stagnan 0 poin (+0,01%) pada level 4.472. Indeks di bursa saham Wall Street menjalani pergerakan yang berfluktuasi pada perdagangan kemarin. Penguatan signifikan yang terjadi pada harga minyak dunia membuat pelaku pasar kembali memburu saham-saham sektor energi yang sudah mengalami koreksi dalam. Kenaikan pada saham-saham sektor energi berhasil memimpin penguatan yangterjadi pada indeks di bursa saham Wall Street. Dari Eropa, bursa saham mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat cukup signifikan, DAX menguat 182 poin (+1,94%) pada level 9.574, sementara FTSE menguat 100 poin (+1,77%) pada level 5.774. Penguatan cukup signifikan di bursa saham Eropa merespon pernyataan presiden Bank Central Eropa (ECB) yang mengindikasikan bahwa upaya untuk lebih meningkatkan perekonomian Negara-negara yang ada di zona eropa akan terus berlanjut. Penguatan pada harga minyak dunia pun turut mendongkrak pergerakan indeks pada perdagangan kemarin.
Indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan kemarin langsung berada di teritori positif. Sentiment positif dari penguatan cukup signifikan pada awal perdagangan bursa saham asia langsung direspon oleh pelaku pasar. Penguatan pada nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (di tutup di level Rp13.907 per USD) sempat membuat IHSG menjalani perdagangan di zona hijau hingga akhir sesi 1. Namun, pelemahan signifikan yang terjadi pada bursa saham Asia di akhir-akhir perdagangan dan aksi jual oleh investor asing membuat IHSG mengalami tekanan serta mengakhiri perdagangan di zona merah. IHSG akhirnya ditutup melemah 14 poin (-0,31%) pada level 4.414. Investor asing mencatatkan jual bersih (foreign net sell) sebesar 276,6M di pasar regular dan negosiasi. Sektor perdagangan dan properti yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 10 poin (-1,26%) dan 4 poin (-0,81%) menjadi pemberat utama pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.

Seiring penguatan cukup signifikan yang terjadi pada bursa saham global dan penguatan pada bursa saham asia di awal perdagangan, ditengah pelemahan tipis pada IHSG kemarin dan pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap USD kemarin membuat IHSG berpotensi untuk bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.375 dan resistance 4.450. Pergerakan keluar masuknya dana asing tetap menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan, mengingat asing mendominasi pergerakan saham-saham di IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: EXCL(Spec Buy), KLBF (BoW) CPIN(SoS) dan JPFA(SoS)
News Highlights
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) berencana melakukan penetrasi pasar rokok tahun ini, demikian kata salah satu eksekutifnya. Sampoerna diperkirakan menguasai sepertiga dari penjualan rokok di Indonesia dan merupakan penyumbang pendapatan terbesar dari pemegang saham utamanya Phillip Morris International. Sampoerna harus bersaing dengan Gudang Garam dan Djarum Group di pasar rokok Indonesia. Janelle berharap ekonomi Indonesia bisa tumbuh tahun ini karena pengeluaran pemerintah.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tidak menampik memiliki kemungkinan untuk. menurunkan tingkat suku bunga kredit di kuartal II-216. Kemungkinan itu sejalan dengan antisipasi yang dilakukan terkait adanya pengetatan likuiditas. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) akhirnya menurunkan suku bunga acuan atau BI rate menjadi 7,25% atau turun 25 basis poin. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan, BI juga menurunkan Lending Facility pada level 7,75% dan suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan mengoperasikan jalan tol sepanjang 660 km pada tahun ini, menyusul akan dioperasikannya tiga ruas tol baru, yaitu Semarang-Solo ruas Bawen-Salatiga, Solo-Ngawi ruas Kartasuro-Sragen, dan Surabaya-Mojokerto ruas Krian-Mojokerto. Panjang ketiga ruas tol yang akan dioperasikan perusahaan itu sepanjang 70 km. Perseroan menyiapkan belanja modal sekitar Rp13,86T tahun ini yang sebagian besar akan digunakan untuk investasi pembangunan tol-tol baru.
PT Sugih Energy Tbk (SUGI) hari ini telah melaksanakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta. Rapat tersebut digelar dalam rangka melakukan perubahan susunan direksi dan komisaris di dalam manajemen. Dalam rapat, Perseroan telah mengangkat dan menunjuk Riyanto Soewarno sebagai Direktur Utama (Dirut) Perseroan. Perubahan susunan direksi diharapkan akan dapat meningkatkan kemampuan Perusahaan untuk mengembangkan rencana bisnisnya yang cukup ambisius serta meningkatkan nilai pemegang saham, ditengah kondisi pasar yang menantang saat ini. Dengan pengalaman dan kredensial Riyanto Soewarno, Perseroan optimis perubahan tersebut akan memberikan nilai positif bagi kelanjutan pertumbuhan perkembangan bisnis Perseroan. SUGI berhasil mencatat kinerja yang positif di sepanjang tahun 2015. Alhasil, pendapatan naik cukup signifikan di sepanjang tahun 2015 sebesar US$ 4M dari sebelumnya hanya US$ 5 juta.
PT Indofarma Tbk (INAF) mengalami peningkatan harga dan aktivitas saham di luar kebiasaan. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengategorikan saham INAF dalam Unusual Market Activity (UMA). Hari ini, saham INAF bergerak menghijau 0,39% ke level Rp 256 per saham. Dengan volume 20,16 juta saham. Sebelumnya, saham INAF sempat melonjak 20% pada perdagangan kemarin. Kepala Divisi Pengawas Transaksi BEI Irvan Susandy, mengatakan, BEI mengimbau investor untuk memperhatikan keterbukaan informasi INAF.
PT Freeport Indonesia (PTFI) mengklaim akan memulai groundbreaking pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) katoda tembaga di Gresik, Jawa Timur pada Juli 2016. Hal tersebut dikatakan oleh Executive President Public Affair Freeport Indonesia, Clementio Lamury. Ia menyatakan, Freeport sudah menandatangani kontrak Enginering Procurement (EP) bersama dengan perusahaan asal Jepang, Chiyoda. EP-nya senilai US$ 927 juta. Lalu nanti tinggal kontrak konstruksi, rencananya Juli konstruksi dengan Cyoda juga. Setela itu, pada Juli 2016 groundbreaking.
PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) melalui anak usahanya telah masuk ke bisnis mobile satelite services (MSS) dengan melakukan penyertaan 25% saham di PT Dini Nusa Kusuma (DNK). DNK adalah perusahaan swasta yang berkecimpung di bidang usaha telekomunikasi dan teknologi informasi berbasis satelit, menyediakan jasa layanan untuk penggunaan di darat, udara maupun laut. DNK adalah perusahaan yang menyediakan layanan suara, data dan internet di dalam pesawat pertama kali di Indonesia.
DISCLAIMER: This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendation contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein to make markets, or have positions in the securities recommended herein. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar