Market Review
Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan akhir pekan kemarin dengan ditutup melemah signifikan, Dow Jones melemah 391 poin (-2,39%) pada level 15.988, S&P turun 42 poin (-2,18%) pada level 1.880, sementara Nasdaq ditutup melemah 127 poin (-2,75%) pada level 4.488. Saham-saham Wall Street berakhir melemah signifikan di perdagangan akhir pekan, pelemahan tersebut tertekan oleh harga minyak dunia yang telah berada di bawah US$30 per barel dan kekhawatiran mengenai perekonomian China sekaligus perekonomian global. Kembali meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar menimbulkan aksi jual dan menekan pergerakan indeks di bursa saham Wall Street. Dari Eropa, bursa saham mengakhiri perdagangan akhir pekan kemarin dengan ditutup melemah signifikan, DAX melemah 249 poin (-2,54%) pada level 9.545, sementara FTSE melemah 114 poin (-1,93%) pada level 5.804. Pergerakan di bursa saham eropa masih dipengaruhi oleh harga minyak dunia dan kekhawatiran mengenai kondisi perekonomian China. Pelaku pasar terus mencermati data-data ekonomi yang di rilis dan lebih memilih untuk mengamankan asetnya terlebih dahulu.
Indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan akhir pekan lalu langsung berada di teritori positif. Sentiment positif dari penguatan signifkan pada bursa saham AS langsung direspon oleh pelaku pasar. Pelemahan tipis pada nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (di tutup di level Rp13.910 per USD) tidak direspon banyak oleh pelaku pasar. Namun, Pelemahan pada bursa saham Asia dan aksi jual oleh investor asing menghambat laju IHSG. Meskipun demikian, IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau. IHSG akhirnya ditutup menguat tipis 11 poin (+0,24%) pada level 4.524. Investor asing mencatatkan jual bersih (foreign net sell) sebesar 833,1M di pasar regular dan negosiasi. Sektor barang konsumsi dan aneka industri yang masing-masing mengalami penguatan sebesar 42 poin (+2,04%) dan 17 poin (+1,64%) menjadi penopang utama pergerakan IHSG pada perdagangan akhir pekan lalu.

Seiring pelemahan signifikan pada bursa saham global, dan maraknya aksi jual oleh investor asing di bursa saham kita serta pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap USD di akhir pekan lalu, ditengah penguatan yang terjadi pada IHSG pada perdagangan akhir pekan membuat IHSG berpotensi untuk bergerak melemah. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.490 dan resistance 4.555. Pergerakan keluar masuknya dana asing tetap menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan, mengingat asing mendominasi pergerakan saham-saham di IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: INTP(BoW), TLKM(Buy), BJBR(BoW), GIAA(BoW) dan KLBF(Spec Sell).
News Highlights
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tahun ini menyiapkan dana Rp 1,55T untuk meningkatkan penyertaan modal ke anak usahanya. Suntikan dana terbesar akan diberikan kepada anak usaha yang menggarap proyek high speed rail (HSR) atau kereta api cepat Jakarta-Bandung yakni PT Kereta Api Cepat Indonesia-China (KCIC). Tahun ini WIKA berencana tambah modal KCIC Rp 800M. KCIC merupakan perusahaan patungan antara konsorsium BUMN China dan Pilar Sinergi BUMN Indonesia dengan kepemilikan masing-masing 40% dan 60%. Sementara WIKA menjadi pemimpim konsorsium BUMN Indonesia dengan porsi 38%. Saat ini, KCIC telah menyetor modal awal Rp 1,25T sebagai syarat kepemilikan modal badan usaha di bidang transportasi sesuai aturan yang ada. KCIC akan mendanai proyek HSR senilai US$ 5,5M dari kas internal 25% dan pinjaman 75%. Pinjaman perbankan akan diperoleh dari China Development Bank. Setelah KCIC menyetor modal Rp 1,25T, China Development Bank segera mencairkan pinjaman Rp 3,75T. WIKA menargetkan, penjanjian pinjaman dengan bank ini rampung sebelum groundbreaking proyek HSR, 21 Januari 2016.
PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menargetkan produksi batu bara tahun 2016 sebesar 25,75 juta ton, atau meningkat 34% dari realisasi tahun 2015 hanya 19,24 juta ton. target pertambangan PTBA Tanjung Enim di Kabupaten Muaraenim Sumatera Selatan berkontribusi sebanyak 24,7 juta ton dari total produksi tahun ini. kontribusi produksi diharapkan berasal dari PT Internasional Prima Coal (IPC) sebesar 930 ribu ton dan unit pertambangan Ombilin (UPO) sebanyak 60 ribu ton. Sementara, di luar produksi PT Bukit Asam melalui PT Bukit Asam Prima (BAP) ditargetkan melakukan pembelian batu bara sebesar 2,57 juta ton tahun ini atau naik 76 persen dari realisasi pembelian batu bara tahun lalu hanya 1,46 juta ton. Dengan demikian, jumlah rencana produksi dan pembelian batu bara 2016 sebesar 28,32 juta ton, atau naik dari realisasi tahun lalu hanya 20,7 juta ton.
PT Bank Pembangunan Daerah Jabar Banten Tbk (BJBR) akan terlibat dalam pembiayaan pembangunan tiga jalan tol dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) pada 2016. Pada 2016 Bank BJB akan meningkatkan pembiayaan pada proyek infrastruktur antara lain tiga jalan tol dan Bandara Internasional Jawa Barat. Menurut dia proyek yang sedang diproses pada awal 2016, selain BIJB yakni pembiayaan untuk Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja), Jalan Tol Bogor - Ciawi dan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Hingga saat ini, BJB telah membiayai empat proyek jalan tol, 14 pembangkit listrik serta proyek infrastruktur lainnya. Partisipasi pembiayaan proyek jalan tol yang telah dilakukan antara lain dalam pembangunan Tol Cikopo- Palimanan (Cipali), Tol Sentul Selatan-Kedunghalang-Kedungpandak-Simpang Yasmin, Tol Kanci-Pejagan dan Tol Gempol-Pandaan-Karangjati.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) tahun ini rencananya akan terus melakukan akuisisi terhadap perusahaan perkebunan sawit yang lain dalam rangka meningkatkan produksi dan memperluas area tertanam. Langkah ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kinerja serta memperkokoh eksistensi perseroan diantara perusahaan perkebunan nasional.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) akan meningkatkan frekuensi penerbangan Jakarta-London dari 3 kali menjadi 5 kali dalam seminggu. Peningkatan frekuensi penerbangan ini sejalan dengan rencana perpindahan bandara tujuan di London dari Gatwick ke Heathrow. Pemindahan ini dilakukan karena Bandara Heathrow lebih banyak konektivitas penerbangan dari atau ke negara-negara lain di sekitar Eropa. Handayani menargetkan pemindahan ini pada Maret 2016 sudah terlaksana.
PT Elnusa Tbk (ELSA) menyatakan permulaan tahun 2016 telah dibayangi oleh keberlangsungan industri migas yang semakin bergejolak. Meski demikian perseroan telah memiliki kontrak sebesar Rp5,6T yang akan direalisasikan sebesar Rp3T tahun ini.
Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera membangun proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung dengan ditandai peletakkan batu pertama (groundbreaking) pada 21 Januari 2016. Rencana groundbreaking ini diperkirakan akan terealisasi alias tidak molor. Pasalnya, seluruh proses perizinan akan dikebut dan ditargetkan rampung pada 20 Januari. Rencananya, groundbreaking akan dilakukan di wilayah Walini, tepatnya pada Kilo meter (Km) 95.
DISCLAIMER: This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendation contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein to make markets, or have positions in the securities recommended herein. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar