Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup menguat signifikan, Dow Jones menguat 248 poin (+1,42%) pada level 17.737, S&P naik 34 poin (+1,64%) pada level 2.084 dan Nasdaq ditutup menguat 89 poin (+1,78%) pada level 5.075. Saham-saham di bursa Wall Street mengakhiri perdagangan dengan menguat signifikan didukung oleh risalah Federal reserve yang menunukkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada desember dengan keyakinan yang lebih besar mengenai membaiknya data ekonomi AS. Penguatan pada harga minyak dunia turut menopang penguatan bursa saham Wall Street. Dari Eropa, bursa saham mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup bervariasi, DAX melemah 11 poin (-0,10%) pada level 10.960, sementara FTSE menguat 10 poin (+0,16%) pada level 6.279. Bervariasinya pergerakan di bursa eropa tertekan pelemahan pada saham-saham sektor jasa perjalanan (Travel) efek dari kejadian terorisme di Paris yang diekspektasikan akan menghambat kinerja perusahaan-perusahaan di sektor tersebut.
Indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan kemarin langsung berada di teritori positif. Sentimen positif dari penguatan pada bursa saham global langsung di respon oleh pelaku pasar. Namun, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (di tutup di level Rp13.819 per USD) dan aksi profit taking oleh beberapa pelaku pasar serta pelemahan pada bursa saham asia dan eropa membuat IHSG perlahan-lahan mengalami tekanan. IHSG akhirnya ditutup melemah tipis sebesar 3 poin (-0,07%) pada level 4.497. Investor asing mencatatkan jual bersih (foreign net sell) sebesar 3,5M di pasar regular dan negosiasi. Sektor perdagangan dan pertanian yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 7 poin (-0,89%) dan 12 poin (-0,70%) menjadi pemberat utama pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.

Seiring penguatan pada mayoritas bursa saham gobal dan penguatan pada nilai tukar rupiah terhadap USD pagi ini ditengah masih terjadinya arus keluar dana asing membuat IHSG berpotensi untuk bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.450 dan resistance 4.520. Pergerakan keluar masuknya dana asing tetap menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan, mengingat asing mendominasi pergerakan saham-saham di IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: PGAS(Spec Buy), MPPA(Spec Buy), SMGR(SoS) dan INTP(SoS).
News Highlights
PT Astra International Tbk (ASII) melakukan rotasi manajemen guna mengantisipasi tantangan bisnis pada masa yang akan datang, terutama dalam pasar otomotif roda empat. Rotasi manajemen dilakukan pada salah satu anak perusahaan Astra, yakni PT Toyota Astra Motor (TAM) yang merupakan distributor tunggal kendaraan Toyota di Indonesia. Adapun rotasi yang dilakukan Astra yakni mengganti Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) dari sebelumnya dijabat oleh Suparno Djasmin, kini digantikan oleh Henry Tanoto yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Marketing Officer PT Astra International Tbk - Toyota Sales Operation (Auto2000). Suparno Djasmin sendiri kini mendapatkan penugasan baru di lini bisnis jasa keuangan dan tetap menjabat sebagai Direktur PT Astra International Tbk.
PP Properti Tbk (PPRO) akan membentuk perusahaan patungan (JV) dengan Graha Buana Cikarang (GBC), anak usaha Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA). JV tersebut akan membangun apartemen sederhana milik di kawasan industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Dalam JV tersebut, PPRO akan memiliki porsi 45%, sedangkan porsi GBC sebesar 55%.
PT Soechi Lines Tbk (SOCI) pada 16 November 2015 telah memberikan jaminan perusahaan atas fasilitas kredit yang diterima oleh Success Marlina Pte Ltd (SMP) senilai US$18 juta. Pinjaman itu berasal dari RHB Bank ltd yang merupakan pihak ketiga. SMP adalah entitas anak yang 100% sahamnya dimiliki oleh Success International Marine Pte Ltd dimana SIM adalah entitas anak yang 99,9% sahamnya dimiliki perseroan.
PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menyiapkan dua agenda ekspansi pada tahun depan. Pertama, KAEF bakal membangun pabrik garam farmasi tahap kedua. Kedua, emiten farmasi pelat merah ini akan membangun pabrik bahan baku yang memproduksi active pharmaceutical ingredient (API). Pabrik garam farmasi berkapasitas 4.000 ton per tahun. Sementara pabrik API nanti untuk memproduksi enam bahan baku obat dan delapan high functional chemicals. Nilai investasi pabrik ini sekitar Rp 550M.
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) berencana membangun proyek kota terpadu di Makassar, Sulawesi Selatan dengan potensi penjualan sekitar Rp800M tahun depan. Proyek Summarecon Makassar akan dibangun di lahan seluas 170 hektar. Proyek ini merupakan joint venture dengan Grup Mutiara Properti dimana Summarecon menguasai 51% saham proyek tersebut.
PT Buyung Poetra Sembada menargetkan dana IPO antara Rp298 hingga Rp355 miliar dari pelepasan sebanyak 710.000.000 sahamnya lewat IPO. Kisaran harganya antara Rp420-500 per lembar. Seperti diketahui perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan distribusi beras premium ini akan melepas 30,08 persen dengan nominal saham Rp100 per lembar. Adapun Masa penawaran awal pada 18-26 November 2016 dan masa penawaran 10&11 Desember 2015 dengan pencatatan di BEI pada 16 Desember 2015. Rencananya dana hasil penawaran umum saham ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja antara lain pembelian bahan baku beras dan bahan penunjang produksi.
PT Ateliers Mecaniques D'Indonesis Tbk (Atmindo) bakal melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) sebanyak - banyaknya 240 juta saham biasa. Jumlah ini mencerminkan sebanyak -banyaknya 22,22% dari modal dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO. Adapun nilai nominal saham ini Rp100 per saham. Sementara, harga saham yang ditawarkan kepada masyarakat dikisaran Rp120 per saham sampai dengan Rp140 per saham. Dengan demikian, dana hasil IPO ini diperkirakan mencapai Rp28,8M hingga Rp33,6M. sekitar 32% dari dana hasil IPO akan dipergunakan untuk memperkuat modal kerja perseroan dalam rangka pembuatan produk-produk boiler maupun auxiliary atas pesanan pelanggan Perseroan. Kemudian, sekitar 68% dana hasil IPO akan dipergunakan untuk pembayaran utang bank di HSBC
-----------------------------------
ipotindonesia , ipotplan , ipotfund
DISCLAIMER: This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendation contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein to make markets, or have positions in the securities recommended herein. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar