Ipotnews - Indeks Harga
Saham Gabungan (IHSG) naik 0,83 persen (38,57 poin) ke level 4691,71
poin pada penutupan perdagangan hari Senin (26/10). Aktivitas
perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) semarak dengan nilai transaksi
tembus Rp25 triliun lebih.
Indeks LQ45 naik 0,78% ke posisi 811
poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,20% ke posisi 621 poin. Indeks
IDX30 naik 0,94% ke level 422 poin. Indeks SRI KEHATI menguat 1,14% ke
posisi 273 poin. Indeks SMInfra18 naik +0,33% ke level 306,98 poin.
Nilai
transaksi tercatat Rp25,488 triliun. Volume trading sebanyak 6,803
miliar saham. Pemodal asing membukukan net sell (jual bersih) -Rp5,829
triliun.
Sektor
Consumer +0,40%
Agri -1,22%
Manufaktur -0,34%
Misc-ind -0,18%
Mining +0,99%
Infrastruktur +0,98%
Trade +0,88%
Finance +1,66%
Properti +0,72%
Basic-ind -0,12%
Meski
menguat sektoral saham bergerak variatif. Sektor finance naik paling
kuat ditopang saham-saham seperti BRI yang naik +3,6 persen. Bank
Mandiri naik +1,9 persen. Harga saham BCA naik +1,3 persen.
Saham-saham
infrastruktur dan mining juga berhasil melejit ditopang beberapa saham
di antaranya di sektor infrastruktur EXL naik +1,9 persen. PGAS naik
+1,7%. TLKM menguat +1,6 persen. Sementara saham mining yang menguat
adalah INCO naik +8,9 persen. ADRO +1,49 persen. KKGI naik +4,62 persen.
PTBA naik +1,03 persen.
Tekanan jual masih terjadi pada
sektor agri akibat aksi ambil untung. Sektor agri turun paling buruk.
Saham-saham agri yang bergerak melemah AALI -1,69 persen. BISI -0,80%.
BWPT -5,68 persen. SIMP -1,71 persen.
USD/IDR
Rupiah goyah, melemah 0,35% ke level Rp13.645 per dolar AS.
Asia
Pasar
saham Asia memperpanjang rally pada perdagangan hari Senin (26/10) awal
pekan ini setelah bank sentral China memangkas suku bunga acuan menjadi
amunisi bagi pasar yang mana sudah siap mengingat sebuah dukungan oleh
stimulus moneter lebih lanjut bank sentral Eropa pada pekan lalu yang
meyakinkan.
The People`s Bank of China (PBOC/bank sentral China)
menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin selain menurunkan kewajiban
dan cadangan bank-bank. Hal tersbeut untuk mendorong ekonomi China yang
sedang melambat.
Indeks Nikkei 225 naik 0,65% (121,82 poin) di posisi 18.947,12 poin
Indeks Hang Seng (Hong Kong) drop 0,15% (35,69 poin) ke level 23.116,25 poin.
Indeks Shanghai (China) naik 0,50% (17,15 poin) ke posisi 3429,58
Indeks Strait Times (Singapura) naik 0,54% (16,46 poin) ke level 3.084,92 poin.
Bursa Eropa
Pasar
saham Eropa melemah pada sesi pembukaan perdagangan hari Senin (26/10)
pagi waktu setempat. Para investor di daratan Eropa bersikap hati-hati
setelah bank sentral China menurunkan suku bunga acuan pada Jumat akhir
pekan lalu. Bank sentral China memangkas bunga acuan 25 basis poin.
Indeks FTSE 100 drop 0,25% ke level 6.428 poin
Indeks DAX 30 turun 0,03% ke posisi 10.791,18 poin
Indeks CAC 40 turun 0,31% ke level 4.908,33 poin
Oil
Harga
minyak di pasar Asia naik pada perdagangan hari Senin setelah turun
tajam pada pekan lalu seiring kekhawatiran pada kelebihan pasokan.
Pelaku pasar komoditi bersikap wait and see publikasi data indikator
ekonomi di AS dan Eropa.
Minyak jenis WTI naik 9 sen ke level 44,69 USD per barel. Sementara jenis Brent naik 3 sen ke posisi 48,02 USD per barel.
(afp/cnbc/awsj)
Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Dana_Asing_Aktif_Lagi__IHSG_Naik_0_83%&level2=newsandopinion&id=3921568&img=level1_topnews_2&urlImage=Transaksi%20Saham_big.jpg#.Vi3vT17cp5Y
Tidak ada komentar:
Posting Komentar