Senin, Oktober 26

Market Summary: Dana Asing Aktif Lagi, IHSG Naik 0,83%

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,83 persen (38,57 poin) ke level 4691,71 poin pada penutupan perdagangan hari Senin (26/10). Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) semarak dengan nilai transaksi tembus Rp25 triliun lebih.

Indeks LQ45 naik 0,78% ke posisi 811 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,20% ke posisi 621 poin. Indeks IDX30 naik 0,94% ke level 422 poin. Indeks SRI KEHATI menguat 1,14% ke posisi 273 poin. Indeks SMInfra18 naik  +0,33% ke level 306,98 poin. 

Nilai transaksi tercatat Rp25,488 triliun. Volume trading sebanyak 6,803 miliar saham. Pemodal asing membukukan net sell (jual bersih) -Rp5,829 triliun.

Sektor
Consumer +0,40%
Agri -1,22%
Manufaktur -0,34%
Misc-ind -0,18%
Mining +0,99%
Infrastruktur +0,98%
Trade +0,88%
Finance +1,66%
Properti +0,72%
Basic-ind -0,12%

Meski menguat sektoral saham bergerak variatif. Sektor finance naik paling kuat ditopang saham-saham seperti BRI yang naik +3,6 persen. Bank Mandiri naik +1,9 persen. Harga saham BCA naik +1,3 persen. 

Saham-saham infrastruktur dan mining juga berhasil melejit ditopang beberapa saham di antaranya di sektor infrastruktur EXL naik +1,9 persen. PGAS naik +1,7%. TLKM menguat +1,6 persen. Sementara saham mining yang menguat adalah INCO naik +8,9 persen. ADRO +1,49 persen. KKGI naik +4,62 persen. PTBA naik +1,03 persen.   

Tekanan jual masih terjadi pada sektor agri akibat aksi ambil untung. Sektor agri turun paling buruk. Saham-saham agri yang bergerak melemah AALI -1,69 persen. BISI -0,80%. BWPT -5,68 persen. SIMP -1,71 persen.  

USD/IDR
Rupiah goyah, melemah 0,35% ke level Rp13.645 per dolar AS.

Asia
Pasar saham Asia memperpanjang rally pada perdagangan hari Senin (26/10) awal pekan ini setelah bank sentral China memangkas suku bunga acuan menjadi amunisi bagi pasar yang mana sudah siap mengingat sebuah dukungan oleh stimulus moneter lebih lanjut bank sentral Eropa pada pekan lalu yang meyakinkan.

The People`s Bank of China (PBOC/bank sentral China) menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin selain menurunkan kewajiban dan cadangan bank-bank. Hal tersbeut untuk mendorong ekonomi China yang sedang melambat. 

Indeks Nikkei 225 naik 0,65% (121,82 poin) di posisi 18.947,12 poin
Indeks Hang Seng (Hong Kong) drop 0,15% (35,69 poin) ke level 23.116,25 poin.
Indeks Shanghai (China) naik 0,50% (17,15 poin) ke posisi 3429,58
Indeks Strait Times (Singapura) naik 0,54% (16,46 poin) ke level 3.084,92 poin.

Bursa Eropa
Pasar saham Eropa melemah pada sesi pembukaan perdagangan hari Senin (26/10) pagi waktu setempat. Para investor di daratan Eropa bersikap hati-hati setelah bank sentral China menurunkan suku bunga acuan pada Jumat akhir pekan lalu. Bank sentral China memangkas bunga acuan 25 basis poin.

Indeks FTSE 100 drop 0,25% ke level 6.428 poin
Indeks DAX 30 turun 0,03% ke posisi 10.791,18 poin
Indeks CAC 40 turun 0,31% ke level 4.908,33 poin

Oil
Harga minyak di pasar Asia naik pada perdagangan hari Senin setelah turun tajam pada pekan lalu seiring kekhawatiran pada kelebihan pasokan. Pelaku pasar komoditi bersikap wait and see publikasi data indikator ekonomi di AS dan Eropa.

Minyak jenis WTI naik 9 sen ke level 44,69 USD per barel. Sementara jenis Brent naik 3 sen ke posisi 48,02 USD per barel.

(afp/cnbc/awsj)


Sumber : IPOTNEWS
https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Dana_Asing_Aktif_Lagi__IHSG_Naik_0_83%&level2=newsandopinion&id=3921568&img=level1_topnews_2&urlImage=Transaksi%20Saham_big.jpg#.Vi3vT17cp5Y

Tidak ada komentar:

Posting Komentar