Senin, April 29

EQUITY_UPDATE 20130429


Market Review


Dow Jones Jum’at minggu lalu ditutup naik 12 poin pada 14.713 terutama atas rilis data ekonomi yang mixed. Pertumbuhan PDB Amerika untuk kuartal I-2013 pada 2,5%yoy, lebih rendah dibandingkan estimasi konsensus pada 2,8%yoy. Di lain pihak, indeks kepercayaan konsumen untuk bulan April 2013 pada 76,4, lebih tinggi dibandingkan estimasi konsensus pada 73,2. Sentimen jual di Wall Street disebabkan juga beberapa emiten merilis arahan kinerja kuartal II-2013 yang lebih rendah dibandingkan dengan kuartal I-2013, seperti yang diumumkan oleh emiten Amazon.com dan Starbucks. Indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup melemah pada Jum’at minggu lalu.

Pasar saham Jepang libur hari ini. Sementara itu, investor juga menunggu hasil rapat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis 2 Mei. Konsensus memperkirakan ECB akan memangkas suku bunga acuan refinancing rate sebesar 25 basis poin. Suku bunga saat ini, 0,75% sudah berada pada tingkatan terendah sejak Juli 2012. Lebih lanjut lagi, the Fed juga akan menggelar pertemuan kebijakan pada Selasa (30/4) dan Rabu (1/5). The Fed diperkirakan masih akan melanjutkan program QE sebesar US$ 85 miliar per bulan.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah terbatas. Saham pilihan ADHI, INTP, ICBP, AKRA.
(dang.maulida@ipc.co.id)


News Highlights


Produsen produk perikanan Dharma Samudera Fishing Industries (DSFI) tetap meraih laba bersih kuartal I-2013 senilai Rp 2,68 miliar, naik 17% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,29 miliar. Laba bersih ditopang oleh pertumbuhan penjualan sebesar 22,4% menjadi Rp 82,6 miliar pada kuartal I-2013 dibandingkan dengan Rp 67,7 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Penjualan ke pasar ekspor masih mendominasi sumber pendapatan perseroan dengan realisasi Rp 78,6 miliar. Selama kuartal I-2013 perseroan berhasil merealisasikan 20% kenaikan volume ekspor. (Bisnis Indonesia)

Perusahaan penerbangan milik Grup MNC Indonesia Air Transport (IATA) optimis dapat meraup pendapatan sebesar Rp 1 triliun sepanjang tahun ini, menyusul sejumlah rencana ekspansi yang akan dijalankan. Perseroan menyatakan sepanjang tahun ini IATA mengalami kenaikan pendapatan sebesar 21,4% dari Rp 221,8 miliar menjadi Rp 269,28 miliar. Namun karena adanya kenaikan biaya operasional, perseroan masih tetap merugi. (Bisnis Indonesia)

Telekomunikasi Indonesia (TLKM) akan meningkatkan jumlah pelanggan USeeTV menjadi satu juta pelanggan tahun ini. Sepanjang tahun lalu, pelanggan USeeTV berjumlah 21.000 pelanggan. USeeTV adalah layanan IPTV (Internet Protocol Television) yang dimiliki Telkom. USeeTV menampilkan siaran menggunakan jaringan internet (broadband) bukan melalui frekuensi FTA (free to air), satelit atau televisi kabel. (Kontan)

Bank Indonesia (BI) memperkirakan deflasi 0,04% mom atau inflasi 5,6% yoy pada April 2013. Estimasi ini berdasarkan survei harga yang dilakukan BI hingga pekan ketiga bulan ini, yang mendapati penurunan harga beberapa komoditas seperti cabai, bawang putih, dan beras. BI juga memperkirakan tambahan inflasi sebesar 0,79 percentage points (ppts) jika pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi untuk mobil pribadi di beberapa kota besar menjadi Rp 7.000/liter. Tambahan inflasi sebanyak 1,6 ppts juga akan ada jika harga BBM dinaikkan Rp 1.000/liter secara menyeluruh. (Bisnis Indonesia, Investor Daily)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa pemerintah masih mengkaji opsi kenaikan harga BBM bersubsidi untuk semua kategori. Pemerintah juga mempelajari apakah implementasi dua harga pada komoditas itu memungkinkan secara teknis di lapangan. Menurutnya, jika risikonya terlalu tinggi, akan tidak mungkin bagi pemerintah untuk memilih opsi kebijakan itu. (Bloomberg)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar