Pacific Century Place 16/F SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 - Indonesia | Call Center 021 5088 7200 | Email : support@indopremier.com | www.indopremier.com
Jumat, April 26
EQUITY_UPDATE 20130426
Market Review
Dow Jones Kamis malam ditutup naik 25 poin atau 0,2% pada 14.701 terutama atas rilis data tenaga kerja Amerika yang lebih baik dibandingkan estimasi konsensus. Klaim pengangguran baru mingguan dirilis 339ribu unit dibandingkan 351ribu unit estimasi konsensus. Klaim pengangguran lanjutan dirilis pada 3,0juta unit dibandingkan estimasi 3,1 juta unit. Sementara itu, pasar saham Jepang pagi ini waspada rilis data ekonomi dari bank sentral Jepang, dan dibuka menguat terbatas. Rilis data CPI terakhir Jepang menunjukkan deflasi 0,5%yoy, penurunan selama lima bulan berturut, lebih tinggi dibandingkan estimasi konsensus. Bank sentral Jepang telah menetapkan kebijakan moneter agresif untuk mengakhiri masa deflasi dan menargetkan tingkat inflasi sebesar 2%.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah terbatas. Saham pilihan ASRI, BKSL,TLKM,PGAS
(dang.maulida@ipc.co.id)
News Highlights
Astra International (ASII) memutuskan menggeser prioritas bisnis dengan mengubah komposisi belanja modalnya, menyusul kinerja kuartal I/2013 yang mengecewakan. Perseroan menyatakan untuk memutuskan menambah volume belanja modal divisi infrastruktur. Pada saat yang bersamaan, perseroan menurunkan belanja modal untuk divisi pertambangan dan alat berat. Total belanja modal tahun 2013 dianggarkan sebesar Rp 15,5 triliun, atau naik 16% dari belanja modal tahun lalu. Belanja modal divisi infrastruktur meningkat hampir enam kali lipat menjadi Rp 2,8 triliun dari sebelumnya Rp 500 miliar. Adapun, belanja divisi tambang dan alat berat diturunkan sebesar 42% menjadi Rp 2,9 triliun dari semula Rp 5 triliun. Untuk divisi utama otomotif, perseroan menganggarkan belanja modal Rp 8,4 triliun, atau naik 17,5% dari belanja modal tahun lalu. Sebagian bear dana belanja modal otomotif akan digunakan untuk menambah gerai penjualan kendaraan roda empat. (Bisnis Indonesia)
Rapat Umum Pemegang Saham Astra International (ASII) memutuskan membagi dividen tunai 2012 sebesar Rp 8,7 triliun atau 45% dari laba bersih yang Rp 19,4 triliun. Dividen dibandingkan Rp 216 per saham (dividend yield = 2,9%). Sebelumnya, dividen interim sudah dibayarkan Rp 66 per saham, sehingga sisanya dividen final Rp 150 per saham dibayar 7 Juni. (Bisnis Indonesia)
Wijaya Karya (WIKA) membukukan laba bersih sebesar Rp 157 miliar hingga kuartal I-2013 atau melonjak 65,3% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 95 miliar. Laba bersih kuartal I WIKA tersebut sekitar 28,3% dari target tahun ini Rp 555 miliar. (Bisnis Indonesia)
Tahun 2013, Wijaya Karya (WIKA) menargetkan pendapatan sebesar Rp 15,41 triliun. Tahun ini, perseroan membidik perolehan kontrak baru senilai Rp 20,76 triliun. Hingga kuartal I-2013, kontrak baru WIKA mencapai Rp 4,68 triliun, naik 34,5% dibandingkan kuartal I-2012 senilai Rp 3,48 triliun. (Investor Daily)
RUPS Wijaka Karya (WIKA) menyetujui rencana pembagian dividen sebesar Rp 137,36 miliar atau 30% dari laba bersih 2012 senilai Rp 457,86 miliar. Dividen itu setara Rp 22,32 per saham (dividend yield = 1,02%).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar