Pacific Century Place 16/F SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 - Indonesia | Call Center 021 5088 7200 | Email : support@indopremier.com | www.indopremier.com
Kamis, April 25
EQUITY_UPDATE 20130425
Market Review
Dow Jones Rabu malam ditutup turun 43 poin atau 0,29% pada 14.676 terutama atas rilis data durable goods order atau pesanan data barang tahan lama untuk bulan Maret 2013 yang turun 5,7%yoy, terendah selama tujuh bulan. Rilis data ini lebih rendah dibandingkan estimasi konsensus pada penurunan 3,1%yoy, sementara pada bulan sebelumnya data ini mencatatkan kenaikan sebesar 4,3%yoy. Rilis data durable goods order tidak bisa mempertahankan tiga hari kenaikan berturut DJIA kemarin, walaupun beberapa emiten Amerika merilis data kuartal I-2013 yang lebih baik dari estimasi konsensus.
Pada perdagangan kemarin, komoditas WTI ditutup naik sebesar 2,51% menjadi US$91,06 per barel. Kenaikan ini tertinggi sejak Desember 2006, terutama atas prospek Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menurunkan tingkat suku bunga main refinancing rate sebesar 25bp menjadi 0,5% pada rapat kebijakan berikut pada 2 Mei 2013.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas. Saham pilihan PTBA, ASRI, BKSL,KLBF.
(dang.maulida@ipc.co.id)
News Highlights
Astra Astra International (ASII) membukukan laba bersih sebesar Rp 4,3 triliun pada kuartal I-2013, turun 7% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 4,6 triliun. Pendapatan ASII meningkat 1% menjadi Rp 46,7 triliun dari Rp 46,4 triliun. Pendapatan ini disumbangkan enam lini bisnis inti, yakni otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, infrastruktur dan logistic, serta teknologi informasi. Sepanjang kuartal I-2013, penjualan mobil Astra naik 7% menjadi 155 ribu unit, dengan pangsa pasar 52%. Adapun penjualan sepeda motor Honda naik 14% menjadi 1,2 juta unit. Pangsa pasar Honda naik dari 55% menjadi 62%. Sementara itu, laba bersih divisi otomotif turun 10% menjadi Rp 2,2 triliun, laba bersih agribisnis turun 6%, sedangkan laba bersih divisi jasa keuangan melonjak 23%, dan laba bersih divisi alat berat dan pertambangan anjlok 26%. (Investor Daily)
Bank Rakyat Indonesia (Persero) BBRI membukukan laba bersih sebesar Rp 5,01 triliun selama kuartal I-2013, atau bertumbuh 18,9% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 4,22 triliun. Pertumbuhan laba tersebut terutama ditunjang oleh pertumbuhan kredit. Hingga kuartal I-2013, kredit BBRI bertumbuh 27,6%yoy menjadi Rp 361,3 triliun, dibandingkan kuartal I-2012 sebesar Rp 283,1 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK), selama kuartal I-2013 naik 19,6%yoy menjadi Rp 403,09 triliun. NPL gross turun menjadi 1,97% sepanjang kuartal I-2013, dibandingkan dengan 2,73% pada periode sama tahun lalu. (Investor Daily)
Alam Sutera Realty (ASRI) menaikkan target penjualan unit properti (marketing sales) tahun ini menjadi Rp 5,6 triliun dari semula Rp 4,2 triliun. Peningkatan penjualan tahun ini akan ditopang oleh kenaikan harga jual. ASRI juga meningkatkan belanja modal dari Rp 2,5 triliun menjadi Rp 3,2 triliun. Dana itu digunakan untuk mengakuisisi lahan dan membangun sejumlah proyek properti. Sebahagian besar belanja modal bersumber dari kas internal. (Investor Daily)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar