Pacific Century Place 16/F SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 - Indonesia | Call Center 021 5088 7200 | Email : support@indopremier.com | www.indopremier.com
Jumat, April 19
EQUITY_UPDATE 20130419
Market Review
Dow Jones Kamis malam ditutup naik turun 81 poin (-0,56%) dan tutup di level 14.537,10 masih ditengah keluarnya laporan keuangan kuartal I-2013 yang kurang menggembirakan serta keluarnya data jobless claims yang mengalami kenaikan dari minggu lalu dan lebih tinggi dari estimasi semula.
Data Jobless Claims tercatat naik 4,000 ke level 352,000 dari posisi minggu sebelumnya sebesar 348,000. Capaian ini masih lebih tinggi dibandingkan estimasi sebesar 350,000. Beberapa emiten di AS terus mengeluarkan laporan keuangan kuartal I-2013 yang tidak semuanya menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saham-saham seperti UnitedHealth Group, EBay, Apple, IBM mengalami penurunan setelah melaporkan laporan keuangan kuartal I-2013 yang tercatat lebih rendah dari estimasi semula.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBRI, MLPL, dan CPIN.
(wafi@ipc.co.id)
News Highlights
PT Timah (Persero) Tbk (TINS) menargetkan laba bersih tahun ini mencapai Rp1 triliun atau meningkat 132% dari laba bersih tahun lalu sebesar Rp431,6 miliar. Perusahaan mengatakan pencapaian target tersebut didukung antara lain oleh adanya modernisasi peralatan produksi dan pertambangan ilegal yang sudah semakin berkurang. Tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp7,82 triliun, turun 10,6% dari 2011 sebesar Rp8,75 triliun. Sementara, laba bersih sebesar Rp431,6 miliar, lebih rendah 52% dari 2011 yang sebesar Rp896,8 miliar. Selain itu, perusahaan menyetujui untuk mengalokasikan 50% dari laba bersih atau sebesar Rp215,78 miliar atau sebesar Rp42,87 per saham dibagikan kepada pemegang saham. (Bisnis Indonesia)
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menyetujui pembagian dividen senilai Rp9,95 triliun dari laba bersih tahun 2012 atau setara Rp2.269 per saham. Sepanjang tahun lalu perseroan mencatatkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 17,5% menjadi 107,7 miliar batang dari 91,7 miliar batang. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan industri pada tahun yang sama yakni 8,2% menjadi 303 miliar batang dari 280 miliar. (Bisnis Indonesia)
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), membukukan total pendapatan pada kuartal I/2013 sebesar 2,72 triliun atau naik 5,5% dari periode yang sama 2012 sebesar Rp2,58 triliun dengan kontributor utama pendapatan tersebut disumbang oleh produk CPO dengan porsi mencapai 90,9% dan sisanya 9,1% berasal dari produk kernel dan turunannya. Pada periode Januari-Maret 2013 itu, perseroan membukukan peningkatan volume penjualan sebesar 28% menjadi 382.900 ton dibandingkan dengan kinerja periode yang sama 2012 sebesar 299.100 ton. Komposisi lahan tertanam perseroan per kuartal I/2013 tercatat 274.100 hektare yang terdiri 22% lahan plasma dan 78% lahan inti. Dari total lahan tertanam tersebut, sebesar 86% sudah menghasilkan dan 14% belum menghasilkan. (Bisnis Indonesia)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), berhasil meraih laba bersih setelah pajak (NPAT) konsolidasi sebesar Rp 1 triliun pada kuartal pertama tahun 2013. Nilai ini tumbuh 12% dari periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp 900 miliar. Pertumbuhan laba bersih ini didukung oleh pertumbuhan kredit di segmen mass market, usaha kecil menengah (UKM) dan komersial. Total kredit Danamon pada akhir kuartal pertama tahun 2013 mencapai Rp 117 triliun atau tumbuh sebesar 11% dari Rp106 triliun pada kuartal pertama tahun 2012. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan kredit segmen mass market sebesar 8% menjadi Rp 66 triliun. (Kontan)
Laba bersih PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) selama triwulan I 2013 mencapai Rp334 miliar atau naik 6,7% dibanding triwulan terakhir 2012 sebesar Rp313 miliar. BTN mencatat pendapatan bunga (interest income) pada triwulan I 2013 sebesar Rp2,52 triliun atau tumbuh 19,51% dibanding posisi yang sama pada 2012 sebesar Rp2,11 triliun. Sementara itu untuk dana pihak ketiga (DPK) tumbuh dari Rp64,69 triliun pada 2012 menjadi Rp87,08 pada Maret 2013, atau tumbuh 34,62%. BTN juga membukukan aset sebesar Rp120,17 triliun atau tumbuh 31,6% dibanding posisi yang sama pada 2012 sebesar Rp91,31 triliun. (Investor)
PT Saratoga Investama Sedaya bersiap melepas saham ke publik akhir Juni 2013. Pendiri Saratoga Grup, Sandiaga S Uno mengatakan, akan melepas 15% dari total modal ditempatkan dan disetor. Perseroan ini menargetkan meraup dana lebih dari Rp 2 triliun. Penjamin emisi yang dipilih adalah PT Indo Premier Securities, UBS Securities dan Deutsche Bank. Saratoga Grup juga melepas 40% saham PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) di US$ 800 juta. Menurut Sandiaga, pertumbuhan bisnis MPM tiga tahun terakhir 25%-30%. (Kontan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar