Senin, April 15

EQUITY_UPDATE 20130415


Market Review


Dow Jones Jumat malam ditutup turun tipis kurang dari 1 poin (0,08) atau 0,00% pada 14.865 menyusul keluarnya data penjualan retail oleh Pemerintah AS yang tercatat turun pada bulan Maret. Harga komoditas, termasuk minyak mentah, juga turun yang disebabkan turunnya tingkat konsumsi. Emas dunia turun ke level terendah dalam dua tahun terakhir setelah investor mengurangi kepemilikan atas asset tersebut yang membuat pasar emas berada di fase downtrend.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak menguat dengan saham pilihan BSDE, LPKR, ASII, dan TLKM.
(wafi@ipc.co.id)


News Highlights


PT Electronic City berencana melepas sebagian sahamnya ke publik melalui penawaran umum saham perdana (IPO) pada akhir Semester I 2013. Perusahaan yang bergerak pada ritel modern peralatan elektronik itu, lanjut dia, akan menggunakan dana hasil IPO nanti untuk ekspansi usaha seperti menambah toko baru. Jumlah toko Electronic City saat ini sudah 23 toko. PT Electronic City menunjuk Danareksa Investment Management dan Credit Suisse AG sebagai pelaksana penjamin emisi. Sebagai salah satu syarat IPO, Electronic City menggunakan buku laporan keuangan tahun 2012. (Antara)

Menurut Bank Indonesia, aktivitas terkait Pemilu tahun depan akan menambah pertumbuhan ekonomi sebesar 0,13 ppts dan 0,19 ppts pada FY13 and FY14. Belanja Pemilu selama 3Q13–2Q14 diperkirakan mencapai Rp 44,1 triliun, dengan asumsi rata-rata belanja kampanye per calon anggota legislatif sebesar Rp 1,8 miliar. Sebagai perbandingan, belanja terkait Pemilu 2009 mencapai Rp 43,1 triliun, menambah pertumbuhan ekonomi sebanyak 0,23 ppts pada FY08 dan 0,26 ppts pada FY09. (Bisnis Indonesia, Investor Daily)

Rapat kabinet pada akhir pekan lalu menghasilkan keputusan untuk menaikkan harga bensin dan solar bersubsidi. Harga baru dan waktu pelaksanaan kenaikan harga ini belum diketahui. Meski begitu, sepeda motor, angkutan umum, dan angkutan barang akan mendapat pengecualian dari kebijakan ini. Untuk mendukung kebijakan ini, pemerintah berencana memisahkan SPBU untuk mobil pribadi dengan SPBU untuk jenis kendaraan lain. Sistem radio-frequency identification (RFID) juga akan dipasang di SPBU guna memonitor dan mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi. Menurut pemerintah, kenaikan harga dan implementasi RFID pada Juli 2013 akan menghemat belanja subsidi sebesar Rp 29 triliun. Ini dengan asumsi konsumsi BBM bersubsidi mobil pribadi sebanyak 60% dari total dan subsidi per liter bernilai setengah dari besar subsidi saat ini. (Investor Daily, Kontan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar