Pacific Century Place 16/F SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 - Indonesia | Call Center 021 5088 7200 | Email : support@indopremier.com | www.indopremier.com
Kamis, April 11
EQUITY_UPDATE 20130411
Market Review
Dow Jones Rabu malam ditutup naik 129 poin atau 0,9% pada 14.802, terutama atas risalah rapat the Fed atas komitmen bank sentral Amerika untuk menghadapai ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Rilis risalah rapat bank sentral diinterpretasikan sebagai QE yang berkelanjutan.
Kemarin juga dirilis data perdagangan internasional negara Cina untuk bulan Maret 2013. Tiongkok membukukan defisit perdagangan sebesar US$ 880 juta atau setara Rp 8,5 triliun akibat impor lebih tinggi dibandingkan ekspor. Estimasi konsensus ekonomi memperkirakan surplus US$ 14,7 miliar. Data perdagangan Tiongkok yang tidak sesuai estimasi ini dirilis sehari setelah data penurunan inflasi. Secara umum, dikatakan kedua rilis data ini mengindikasikan pemulihan percepatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang masih lemah, atas pelemahan ekonomi global. Tahun 2012, Tiongkok mencatat pertumbuhan ekonomi terlemah dalam 13 tahun, pada 7,8%. Pemerintah Tiongkok tahun ini menargetkan pertumbuhan ekonomi 7,5% atau sama dengan target tahun lalu. Beberapa lembaga swasta internasional memperkirakan pertumbuhan dalam kisaran 8%.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Saham pilihan TLKM, PTBA, PGAS
(dang.maulida@ipc.co.id)
News Highlights
Nusantara Infrastructure (META) resmi menggandeng investor asal Malaysia, Robust Success Sdn Bhd, untuk menggarap proyek-proyek jalan tol. Robust masuk melalui Margautama Nusantara, induk perusahaan yang membawahi anak usaha META di bidang jalan tol. (Kontan)
Kimia Farma (KAEF) akan membangun pabrik baru di Banjaran, Jawa Barat. Dengan pendirian pabrik itu, kapasitas produksi diharapkan bisa naik hingga tiga kali lipat. Perseroan menyatakan pemasangan tiang pancang ditargetkan akan dilaksanakan di semester I-2013, dan pembangunan pabrik diperkirakan selesai dalam waktu 1,5 tahun. Selain membangun pabrik baru, KAEF juga akan memindahkan pabriknya di Pulogadung, Jakarta ke Banjaran. Langkah ini dilakukan untuk menekan ongkos produksi, terutama setelah tariff listrik dan upah buruh naik awal tahun ini. (Kontan)
Omzet Matahari Departement Store (LPPF) tahun ini diperkirakan naik menjadi Rp 15 triliun dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebesar Rp 10,8 triliun, melalui penambahan 15 gerai di Pulau Jawa dan luar Jawa. Perseroan menyatakan LPPF akan terus mengisi peluang bisnis di berbagai kota yang mengalami pertumbuhan ekonomi, dengan membuka gerai baru.Saat ini perseroan memiliki 116 unit gerai yang tersebar di 50 kota. (Bisnis Indonesia)
Survei konsumen terbaru Bank Indonesia menunjukkan indeks keyakinan konsumen di angka 116,8 pada Maret 2013, sama seperti indeks di bulan sebelumnya. Konsumen menurunkan persepsi mereka mengenai kondisi pendapatan dan ketenagakerjaan saat ini, namun optimisme mereka terhadap kondisi pendapatan dan ketersediaan lapangan kerja di masa depan mengalami peningkatan. Survei yang sama juga menunjukkan kenaikan ekspektasi inflasi jangka pendek. Indeks yang mengukur ekspektasi konsumen mengenai harga di tiga bulan yang akan datang mengalami kenaikan 3,5 poin. Akan tetapi, indeks ekspektasi harga pada enam dan 12 bulan mendatang turun 2,2 poin dan 0,4 poin. (BI)
Pemerintah membukukan defisit APBN sebesar Rp 17,9 triliun pada 1Q13, jauh di atas defisit sebesar Rp 8 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Belanja modal mencapai Rp 10,4 triliun. Ini setara dengan 5,6% dari targetnya selama setahun, lebih rendah dari rasio realisasi 6,7% pada 1Q12. Belanja pegawai dan belanja barang tercatat sebanyak Rp 50,9 triliun dan Rp 12,4 triliun di kuartal lalu, masing-masing setara 21,1% dan 6,2% dari alokasi anggarannya. Secara keseluruhan, belanja negara mencapai Rp 271,9 triliun pada 1Q13, 16,2% dari target setahun. (Bisnis Indonesia)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar