Pacific Century Place 16/F SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 - Indonesia | Call Center 021 5088 7200 | Email : support@indopremier.com | www.indopremier.com
Senin, April 8
EQUITY_UPDATE 20130408
Market Review
Dow Jones Jum’at minggu lalu (5/4) ditutup melemah 41 poin atau 0,28% pada 14.565, terutama atas rilis data penambahan tenaga kerja untuk Maret 2013 pada 88ribu unit lebih rendah dibandingkan estimasi konsensus 192ribu unit. Sementara itu, tingkat pengangguran untuk bulan Maret 2013 turun menjadi 7,6%yoy dibandingkan pada bulan sebelumnya dan estimasi konsensus pada 7,7%.
Berdasarkan riset Boston Consulting Grup (BSG), Indonesia, pada 2020, diperkirakan memiliki jumlah kelas menengah sebanyak 141 juta orang, naik dari jumlah saat ini 74 juta orang. Sementara, survei McKinsey menyatakan, saat ini, jumlah kategori kelas menengah, pada 45 juta orang. Menurut Bank Dunia, kelas menengah Indonesia tumbuh sangat cepat , dengan penambahan 7 juta jiwa per tahun. Pada 2003, jumlah kelas menengah di Indonesia hanya 37,7% dari populasi, namun pada 2010 mencapai 134 juta jiwa atau 56,6% dan tahun ini diperkirakan 60%. Bank Dunia membagi masyarakan kelas menengah dalam empat tingkat. Pertama, kelas menengah dengan pendapatan Rp 1-1,5 juta per bulan (38,5%). Kedua, berpendapatan Rp 1,5-2,6 juta per bulan (11,7%). Ketiga, berpendapatan Rp 2,6-5,2 juta per bulan (5%). Keempat, berpendapatan Rp 5,2-6 juta per bulan (1,38%). Sejalan dengan informasi ini, kalangan pengamat dan praktisi properti Indonesia menyatakan pertumbuhan pasar apartemen menengah belum terindikasi bubble, sebab permintaan segmen ini lebih banyak berasal dari kalangan end user (pengguna). Nilai konstruksi apartemen segmen menengah seharga Rp 300-600 juta di Jabodetabek mencapai Rp 43 triliun tahun ini, lebih tinggi dibandingkan nilai konstruksi perkantoran (Rp 36 triliun), rumah tapak (Rp 28 triliun), proyek ritel (Rp 26 triliun), dan hotel (Rp 26 triliun).
IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan rawan aksi ambil untung. Saham pilihan BSDE,MAPI, BKSL, AKRA
(dang.maulida@ipc.co.id)
News Highlights
Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) membukukan penjualan unit properti (marketing sales) sebesar 13 hektare (ha) senilai Rp 210 miliar selama Januari-Februari 2013. Dari jumlah itu, sebanyak 85% atau Rp 178 miliar difasilitasi oleh Marubeni Corporation, perusahaan perdagangan terbesar di Jepang. Perseroan menjelaskan bahwa Marubeni bertindak sebagai agen penjual lahan perseroan. Adapun pembelinya mayoritas perusahaan asal Jepang. Per Februari 2012, harga jual rata-rata (average selling price/ASP)mencapai US$ 169 atau Rp 1,62 juta per meter persegi (m2). Jumlah itu naik 10,5% dibanding periode sama tahun lalu. (Investor Daily)
Bank Bukopin (BBKP) tahun ini menargetkan laba bersih Rp 977,72 miliar atau tumbuh 20% dibandingkan tahun lalu yang tercatat Rp 814,77 miliar. Untuk menopang pencapaian target tersebut, perseroan akan menambah jaringan pelayanan dan peluncuran produk baru untuk segmen bisnis usaha kecil dan menengah (UKM), komersial dan konsumsi. Penyaluran kredit menargetkan pertumbuhan kredit tahun ini sebesar 15%, DPK sebesar 20%, dan pertumbuhan pendapatan bunga dan nonbunga sekitar 20%. (Investor Daily)
Produsen timah Timah (TINS) memproyeksikan produksi TINS sepanjang Januari-Maret 2013 ini akan lebih kecil dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebesar 7.407 ton. Meski demikian, TINS optimistis pendapatannya selama kuartal I-2013 akan meningkat dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Penyebabnya, harga jual timah saat ini menguat mencapai US$ 24.000 per ton, atau lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya sebesar US$ 23.101 per ton. (Kontan)
Menurut Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, bank sentral tetap bertahan dengan target inflasi 4,5%±1% tahun ini meski inflasi yoy telah mencapai 5,9% pada Maret 2013. BI, ujarnya, tidak terburu-buru untuk memutuskan penyesuaian suku bunga, walaupun BI juga sedang mengkajinya. Sementara itu, pemerintah melihat potensi deflasi pada April 2013 karena harga beberapa komoditas pangan mengalami penurunan. Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan bahwa harga bawang, beras, dan daging sapi telah turun pada bulan ini. (Bisnis Indonesia, Kontan)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa pemerintah mempertimbangkan dua opsi untuk membatasi belanja subsidi, yakni pemotongan subsidi untuk orang kaya dan kenaikan harga BBM bersubsidi. Jika pemerintah memilih kenaikan harga BBM, kebijakan ini akan dilengkapi dengan pemberian kompensasi untuk rakyat miskin. Secara terpisah, staf khusus presiden bidang perekonomian menyatakan bahwa ada opsi untuk menawarkan jenis baru bensin bersubsidi yang memiliki Research Octane Number (RON) 90. Jenis bensin ini akan dihargai Rp 7.000 hingga Rp 7.500 per liter. Saat ini, pemerintah menawarkan bensin bersubsidi (Premium) yang memiliki RON 88 pada harga Rp 4.500 per liter. (Bisnis Indonesia, Kontan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar