Pacific Century Place 16/F SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 - Indonesia | Call Center 021 5088 7200 | Email : support@indopremier.com | www.indopremier.com
Rabu, April 3
EQUITY_UPDATE 20130403
Market Review
DJIA Selasa malam ditutup naik 89 poin atau 0,6% pada 14.662 terutama atas rilis data ekonomi yang lebih baik dari estimasi. Kemarin Wall Street menerima rilis construction spending untuk bulan Februari 2013 dengan kenaikan 1,2%yoy di atas estimasi konsensus +0,9%yoy. Selain itu, data factory orders untuk bulan yang sama, pada +3%yoy, lebih baik dibandingkan estimasi konsensus +2,6%yoy. Kedua rilis data ini meyakinkan investor akan percepatan pemulihan ekonomi Amerika. Dow Jones kembali ditutup pada tingkatan tertingginya.
OECD (The Organisation for Economic Co-operation and Development), lembaga pengkajian ekonomi yang berkedudukan di Paris, memperkirakan prospek pertumbuhan ekonomi global yang lebih optimistis dibandingkan dengan lembaga internasional lainnya. Amerika Serikat (AS) dan Jepang diperkirakan akan mencatatkan pertumbuhan ekonomi hingga di atas 3% untuk kuartal I-2013, dengan masing-masing, 3,5% dan 3,2%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi negara berkembang tetap lebih cepat dibandingkan negara maju, seperti Cina sekitar 8%. Versi IMF, ekonomi Amerika tahun 2013 akan bertumbuh 2,2%. Sementara, untuk Cina, beberapa lembaga internasional masih memperkirakan pertumbuhan ekonomi di bawah 8%, yaitu kisaran 7,5%-7,9%. Jika estimasi OECD bisa terealisasi, akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui peningkatan ekspor.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak dengan kecenderungan menguat terbatas. Saham pilihan ASII, KLBF,INTP,PGAS.
(dang.maulida@ipc.co.id)
News Highlights
Penjualan Kobexindo Tractors (KOBX) di segmen alat industrial mencapai US$ 16,25 juta pada 2012 atau tumbuh 64% dibandingkan 2011 senilai US$ 9,9 juta. Pertumbuhan penjualan ditopang oleh segmen industrial, di tengah pelemahan penjualan segmen alat berat khususnya di sektor pertambangan batubara. Perseroan menyatakan, dengan pertumbuhan 64% pada segmen industrial, pangsa pasar perseroan diyakini mencapai 10% pada 2013. Populasi alat berat Forklift sebesar 10% tersebut tersebar di berbagai sektor di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Forklift tersebut digunakan oleh perusahaan rental forklift, produsen besi baja, produsen consumer goods, dan logistic. Beberapa pelanggan, di antaranya, Wilmar, Kalbe Farma, dan Gudang Garam. (Investor Daily)
Holcim Indonesia (SMCB) mencari pinjaman sindikasi senilai Rp 1 triliun dari sejumlah bank lokal. Dana itu bakal digunakan untuk mendanai pembangunan pabrik semen Tuban II di Jawa Timur. SMCB merencakan dua pabrik baru di Tuban, yakni Tuban I dan Tuban II dengan total investasi sebesar 800 juta. Kapasitas pabrik Tuban I sebesar 1,7 juta ton per tahun diperkirakan mulai operasi pada Juni 2013. Dengan ini, kapasitas produksi SMCB naik menjadi 10,8 juta ton dari sebelumnya 9,1 juta ton. Di lain pihak, pabrik Tuban II memiliki kapasitas 1,7 juta ton dan akan mulai dibangun tahun ini dan diperkirakan mulai operasi awal 2015. (Investor Daily)
Bumi Resources (BUMI) membukukan rugi bersih sebesar US$ 666 juta selama 2012, dibandingkan dengan pencapaian laba bersih sebesar US$ 216 juta pada tahun 2011. Kerugian itu dipicu rugi transaksi derivatif sebesar US$ 344 juta, dibanding untung sebesar US$ 66 juta pada tahun 2011. Sementara itu, pendapatan terpangkas 7,5% menjadi US$ 3,7 miliar dari sebelumnya US$ 4 miliar. (Investor Daily)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar